Bola.com, Jakarta - Musim 2026/2027 yang makin di depan mata membuat Persita Tangerang enggan membuang waktu tanpa makna.
Masih menjalani pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta, tim berjuluk Pendekar Cisadana itu terus memantangkan persiapan.
Selain latihan internal yang dibarengi dengan ragam skema, taktik, dan filosofi permainan, Hokky Caraka dkk. juga setidaknya sudah melakoni dua laga uji coba.
Usai bermain imbang 1-1 versus Isen Mulang FC serta menang 1-0 atas Persik Kediri, pasukan Carlos Pena itu juga sudah mengagendakan dua laga uji coba selanjutnya, yakni melawan PSM Makassar dan PSIM Yogyakarta.
Rangkaian uji coba diharapkan bisa kian memantapkan kohesi antarlini serta membangun chemistry.
Perombakan Skuad
Maklum, jelang bergulirnya BRI Super League musim ini yang rencananya akan mulai bergulir pada 4 September mendatang, Persita melakukan perombakan mesin perangnya.
Sedikitnya, manajemen melepas 13 pemain yang terdiri empat pilar lokal dan sembilan pemain asing.
Sebagai gantinya, wajah-wajah anyar didatangkan. Di antaranya Sutanto Tan, Wahyudi Hamisi, Luquinhas (Brasil), Alexandre Ramalingom (Madagaskar), dan Tyronne del Pino (Brasil).
Manajemen berharap, selama TC di Kota Gudeg plus laga-laga uji coba, bakal bisa mendongkrak performa Pendekar Cisadane. Terlebih ihwal kemampuan memenangkan pertandingan.
"Diharapkan Pendekar Cisadane terus mengasah kemampuan lewat laga ini. Terus berproses untuk lebih baik," tulis Persita.
Lebih Pede
Musim ini, Persita ingin menorehkan pencapaian yang lebih baik. Musim lalu, tim yang bermarkas di Indomilk Arena Stadium finis di posisi ke-10 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.
Persiapan yang tergus digenjot serta kehadiran amunisi-amunisi nan mumpuni di semua lini, setidaknya membuat Persita kini lebih percaya diri.
"Intensitas latihan terus ditingkatkan demi penampilan terbaik di awal musim," lanjut Persita.
Oleh karena itulah, dua laga uji coba melawan PSM dan PSIM menjadi momen berharga guna mengukur kemampuan sekaligus mematangkan strategi permainan.
Tak Ada Waktu Bersantai
Tak ada waktu untuk berleha-leha. Soalnya, berdasarkan jadwal resmi yang sudah dirilis I.League, Persita akan mengawali Super League 2026/2027 pada 5 September melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Selanjutnya, duel yang ditunggu-tunggu pendukung setia, Laskar Benteng Viola (LBV), baru tersaji beberapa hari berselang saat tim kesayangan menjamu Java United FC di Indomilk Arena Stadium pada 13 September 2026.
"Kami akan mempersiapkan diri dan fokus penuh sejak pertandingan pertama. Hasil laga awal sangat krusial untuk membangun mentalitas tim sepanjang musim," kata Abdurahman, manajer Persita.