Omar Marmoush Kesulitan Dapat Menit Bermain di Man City, Maresca: Dia Harus Tentukan Masa Depannya

Enzo Maresca menyerahkan masa depan Omar Marmoush di Man City kepada sang pemain sendiri.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 11 Agustus 2026, 07:15 WIB
Para pemain muslim The Cityzens seperti Rayan Cherki, Omar Marmoush, Bdukoir Khusanov, dan Rayan Ait-Nouri kemudian tampak menepi untuk minum di pinggir lapangan. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menegaskan bahwa Omar Marmoush sendiri yang akan menentukan masa depannya di The Citizens.

Marmoush kesulitan mendapatkan tempat sebagai starter di Premier League sejak bergabung dengan Man City dari Eintracht Frankfurt pada Januari 2025.

Advertisement

Hingga kini, penyerang berusia 27 tahun itu baru 22 kali tampil sebagai starter dan 15 kali masuk sebagai pemain pengganti.

Marmoush telah mencetak 10 gol di Premier League. Namun, ia masih berada di belakang Erling Haaland dalam persaingan di lini depan, dan situasi tersebut diperkirakan tidak berubah di bawah kepemimpinan Maresca.

Marmoush mencetak dua gol saat Man City menang 3-1 atas Atletico Madrid dalam laga uji coba di Seoul, Minggu kemarin.


Bandingkan dengan Kisah Trafford

Penampilan apik Omar Marmoush Bersama Eintracht Frankfurt membuat Manchester City tertarik mendatangkanya ke Etihad Stadium. City rela menggelontorkan dana hingga 75 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun demi mendapatkan tanda tangan sang pemain. Penyerang asal Mesir itu menjadi pembelian termahal The Citizens pada bursa transfer Januari tahun ini. (AFP/Oli Scarff)

Seusai pertandingan, Maresca membandingkan situasi Marmoush dengan James Trafford yang meninggalkan Man City untuk bergabung dengan Leeds pada pekan lalu setelah kesulitan mendapatkan kesempatan tampil di tim utama.

Ketika ditanya mengenai masa depan Marmoush, Maresca mengatakan keputusan tersebut berada di tangan sang pemain.

"Jawabannya harus serupa dengan yang saya sampaikan mengenai James Trafford. Para pemain berlatih setiap hari dan mereka ingin bermain. Jadi, ketika tidak bermain, mereka tidak bahagia," ujar Maresca, dikutip dari DPA.

Menurut Maresca, Marmoush memang tidak banyak bermain pada musim lalu sehingga keinginan untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain merupakan hal yang wajar.

Namun, hal itu tidak berarti Marmoush tidak akan mendapat kesempatan bermain lebih banyak di Man City.

"Itu tidak berarti dia tidak akan bermain lebih banyak menit di sini, tetapi itu juga merupakan keputusannya dan dia harus menentukan," lanjut Maresca.


Puas dengan Perkembangan Skuad

Pemain Manchester City, Omar Marmoush, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Newcastle dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Etihad Stadium, Manchester, Inggris, Sabtu (15/02/2025) waktu setempat. (AFP/Oli Scarff)

Man City menjalani tur pramusim di Asia tanpa Erling Haaland, Rodri, dan Rayan Cherki. Trio pemain Inggris, Elliot Anderson, Marc Guehi, dan Nico O’Reilly, juga tidak ikut setelah tampil di Piala Dunia 2026.

Meski demikian, Maresca mengaku puas dengan sikap para pemain yang mengikuti tur tersebut. Ia menilai mereka terbuka terhadap berbagai hal yang ingin diterapkan dan berusaha memahami alasan di balik setiap instruksi.

"Saya sangat senang. Terutama karena sejak kami memulai, para pemain menunjukkan keterbukaan. Mereka ingin memahami dan belajar mengapa kami melakukan sesuatu," ungkap Maresca.

Maresca menyadari, kedatangan ke klub baru membuat seorang pelatih berusaha menerapkan pola permainan atau gagasan yang berbeda. Baginya, hal terpenting adalah melihat perkembangan tim.

"Prosesnya sangat panjang untuk meningkatkan berbagai hal. Namun, saya bisa melihat kami mencoba apa yang dilakukan dalam latihan dan kami semakin baik dalam menjalankannya," tuturnya.

 

Sumber: DPA

Berita Terkait