Dokumenter Mourinho Ungkit Konflik Lama Jelang Ia Kembali Memimpin Real Madrid

Mourinho Docuseries angkat kekhawatiran lama menjelang periode kedua sang pelatih di Real Madrid.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 11 Agustus 2026, 08:00 WIB
Ilustrasi Jose Mourinho, Real Madrid. (Foto by AI)

Bola.com, Jakarta - Kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih Real Madrid kembali dibayangi cerita lama dari periode pertamanya di Santiago Bernabeu.

Dokumenter Netflix tentang Mourinho mengungkap kembali keretakan hubungannya dengan sejumlah pemain, termasuk legenda Madrid, Iker Casillas.

Advertisement

Mourinho pertama kali menangani Real Madrid pada 2010 hingga 2013. Saat tiba di Madrid, Mourinho dipandang sebagai satu di antara pelatih terbaik di dunia setelah meraih kesuksesan di Eropa bersama Inter Milan.

Mourinho berhasil membawa Real Madrid meraih Copa del Rey dan gelar La Liga dengan torehan poin yang memecahkan rekor.

Namun, Mourinho gagal mengakhiri penantian Madrid di kompetisi Eropa dan meninggalkan klub setelah musim terakhirnya berakhir tanpa trofi.

Periode akhir masa kepelatihannya juga diwarnai berbagai persoalan di luar lapangan. Mourinho terlibat perselisihan dengan media, rival, hingga beberapa pemainnya sendiri.


Hubungan Mourinho dan Casillas Memburuk

Kiper legendaris Real Madrid ini dikabarkan memang kurang harmonis dengan Jose Mourinho. Namun Iker Casillas yang telah memainkan 136 pertandingan di bawah asuhan Mourinho pernah dinobatkan sebagai kiper terbaik La Liga pada 2012. (AFP/Pierre-Philppe Marcou)

Casillas menjadi satu di antara pemain yang hubungannya dengan Mourinho memburuk. Kapten Real Madrid itu bahkan kehilangan tempatnya di bawah mistar dan tersisih dari tim pada musim 2012/2013.

Dalam dokumenter Netflix "Mourinho", Casillas menggambarkan hubungannya dengan Mourinho sebagai sesuatu yang sangat dingin.

"Hubungan saya dengan Jose sangat dingin. Pada tahun-tahun itu, saya benar-benar merasa semuanya dibawa sampai batas tertentu hingga akhirnya tali itu putus," ujar Casillas.

Mantan gelandang Real Madrid, Sami Khedira, yang kembali ke klub pada musim panas ini sebagai bagian dari staf kepelatihan Mourinho, juga membahas perselisihan tersebut.

Khedira menilai konflik antara Mourinho dan Casillas memberikan dampak buruk terhadap kondisi tim.

Menurutnya, Casillas merupakan legenda Real Madrid yang dicintai para pendukung, tetapi keputusan Mourinho mencadangkannya serta berbagai persoalan lain membuat suasana ruang ganti menjadi sangat buruk.

Khedira menyebut hubungan Mourinho dengan sejumlah pemain lain akhirnya ikut rusak, termasuk Cristiano Ronaldo, Casillas, Sergio Ramos, dan beberapa pemain Spanyol.

Menurut Khedira, para pemain tersebut sangat penting bagi suasana di ruang ganti.


Pemain Real Madrid Terlalu Dimanjakan

Iker Casillas dan Jose Mourinho saat bersama di Real Madrid. (AFP PHOTO / YASSER AL-ZAYYAT)

Mourinho kemudian menjelaskan satu di antara alasan yang menurutnya membuat hubungan dengan Casillas memburuk.

Mourinho mengingat tiga percakapan awalnya dengan Casillas sebagai kapten Real Madrid. Dalam percakapan pertama, Casillas disebut meminta tambahan waktu libur bagi pemain yang memperkuat timnas.

Pada percakapan kedua, Casillas meminta agar waktu latihan digeser satu jam lebih lambat karena kemacetan di Madrid.

Kemudian, pada percakapan ketiga, Casillas disebut menyampaikan keinginan para pemain untuk tidak menginap di hotel dan langsung bertemu pada hari pertandingan sebelum menuju stadion.

Mourinho mengaku dari situ mulai menyadari bahwa para pemain Real Madrid saat itu terlalu dimanjakan.

Mourinho juga membahas sikapnya yang kerap berseteru dengan Barcelona.

Menurutnya, perilaku tersebut tidak selalu diterima dengan baik oleh pemain Real Madrid yang harus kembali bertemu para pemain Barcelona ketika membela Timnas Spanyol.

Mourinho tetap mempertahankan sikapnya. Ia menggambarkan persaingan Real Madrid dan Barcelona sebagai sebuah perang ketika kedua klub sedang bertemu.


Aturan Ketat Kembali Jadi Sorotan

Pelatih Real Madrid asal Portugal Jose Mourinho memberi isyarat saat memimpin sesi latihan di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)

"Kemunculan dokumenter yang kembali mengungkit drama lama Mourinho di Real Madrid bertepatan dengan laporan mengenai cara skuad saat ini beradaptasi dengan aturan baru yang ketat di pusat latihan Valdebebas," tulis SI.

Para pemain sejauh ini disebut menerima sistem denda yang diterapkan Mourinho untuk mendorong ketepatan waktu. Mourinho juga melakukan perubahan dalam hal nutrisi serta pemulihan cedera.

Presiden Real Madrid. Florentino Perez, memilih Mourinho pada awal musim panas dengan tujuan mengembalikan kontrol terhadap para pemain setelah musim yang diwarnai kekacauan.

Namun, masih harus dilihat berapa lama periode positif tersebut dapat bertahan.

13 tahun setelah konflik dengan Casillas, Mourinho tetap dikenal sebagai pelatih yang memiliki sejumlah perselisihan besar sepanjang kariernya.

Konfliknya dengan Casillas menjadi satu di antara cerita yang kembali mendapat perhatian melalui dokumenter tersebut.

"Sikap Mourinho dalam dokumenter yang menunjukkan tidak banyak penyesalan atau introspeksi atas konflik masa lalu juga membuat kemungkinan terjadinya persoalan serupa kembali menjadi perhatian," lanjut SI dalam ulasannya.

Kini, Mourinho kembali ke Real Madrid pada masa ketika pengaruh pemain makin besar. Situasi tersebut terlihat dari persoalan yang melibatkan Kylian Mbappe dan Vinicius Jr. pada musim lalu.

Kondisi ruang ganti Real Madrid yang diisi banyak pemain dengan ego besar serta Mourinho yang ingin kembali menegaskan kendalinya menjadi dua hal yang disebut dalam sumber sebagai potensi pertemuan yang penuh konflik.

 

Sumber: SI

Berita Terkait