BRI Super League 2026/2027 Tanpa Kehadiran Pelatih Tersukses, Bernardo Tavares Jadi Satu-Satunya yang Pernah Juara

Bernardo Tavares menjadi satu-satunya pelatih BRI Super League 2026/2027 yang pernah membawa tim juara.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 13 Agustus 2026, 18:15 WIB
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya. (Dok. persebaya.id)

Bola.com, Jakarta - BRI Super League 2026/2027 bakal menyajikan racikan strategi yang menarik dari para arsitek yang telah resmi bertugas. Namun, dari 18 pelatih musim ini, hanya ada satu nama yang pernah merasakan gelar juara di Indonesia.

Ya, siapa lagi kalau bukan Bernardo Tavares. Juru taktik asal Portugal itu pernah mengangkat trofi bersama PSM Makassar pada Liga 1 2022/2023. Kini, Tavares akan memulai petualangan baru bersama Persebaya Surabaya.

Advertisement

Selain Tavares, tidak ada pelatih lainnya yang pernah merasakan kesuksesan mengangkat trofi di kompetisi sepak bola di Indonesia. Bahkan, deretan pelatih tersukses sudah tidak lagi meramaikan persaingan musim 2026/2027.

Lantas, siapa saja sosok pelatih yang pernah merasakan manisnya meraih gelar di Indonesia? Mampukah sosok-sosok debutan seperti Shin Tae-yong, Igor Tolic, hingga Oscar Bruzon, menjadi penantang gelar di musim ini?


Tanpa Pelatih Tersukses

Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung di BRI Super League. (Dok. ileague.id)

Menariknya, kompetisi Super League 2026/2027 ini tidak akan menghadirkan nama-nama pelatih tersukses. Sosok pelatih yang paling anyar mendapatkan status tersebut yakni Bojan Hodak, eks juru taktik Persib Bandung.

Sebab, Bojan Hodak berhasil membawa timnya meraih tiga gelar secara beruntun, dari musim 2023/2024, 2024/2025, hingga 2025/2026. Setelah meraup kesuksesan itu, Hodak justru meninggalkan jabatannya.

Kini, dia bertugas sebagai Technical Advisor alias penasihat teknik Persib untuk musim 2026/2027. Sosok yang menggantikannya ialah Igor Tolic, figur yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih.


Pelatih Sukses Lainnya

Pelatih kepala Bali United, Stefano Teco Cugurra memberi instruksi kepada pemainnya saat menghadapi Persib Bandung pada laga leg kedua semifinal Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/5/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Selain Bojan Hodak, setidaknya ada satu lagi sosok pelatih yang bisa dibilang punya capaian yang sama, yakni Stefano Cugurra Teco. Juru taktik asal Brasil ini juga mengantongi tiga gelar juara selama berkarier di Indonesia.

Gelar pertamanya dipersembahkan untuk Persija Jakarta ketika mengangkat trofi Liga 1 2018. Setelah itu, pelatih yang akrab disapa Teco untuk membantu Bali United meraih dua trofi pada Liga 1 2019 dan 2021/2022.

Sayangnya, kini Teco sudah tak beredar di kasta tertinggi. Pelatih berusia 52 itu terakhir kali menukangi Barito Putera di kasta kedua musim 2025/2026. Sayangnya, Teco gagal membawa Laskar Antasari promosi ke kasta tertinggi.


Daftar Pelatih Peraih Gelar

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, berfoto bersama dua pemainnya, Yakob dan Yance Sayuri, setelah memastikan timnya menjadi juara BRI Liga 1 202/2023 lewat kemenangan 3-1 atas Madura United pada laga pekan ke-32, Jumat (31/4/2023). (Bola.com/Wahyu Pratama)

ISL 2011/2012: Sriwijaya FC (Rahmad Darmawan)

ISL 2013 Persipura Jayapura (Jacksen Tiago)

ISL 2014 Persib Bandung (Djadjang Nurdjaman)

ISL 2015: Kompetisi tidak digelar karena sanksi FIFA

Liga 1 2017: Bhayangkara FC (Simon McMenemy)

Liga 1 2018: Persija Jakarta (Stefano Cugurra)

Liga 1 2019: Bali United (Stefano Cugurra)

Liga 1 2020: Dibatalkan karena Covid-19

Liga 1 2021/2022: Bali United (Stefano Cugurra)

Liga 1 2022/2023: PSM Makassar (Bernardo Tavares)

Liga 1 2023/2024: Persib Bandung (Bojan Hodak)

Liga 1 2024/2025: Persib Bandung (Bojan Hodak)

Super League 2025/2026: Persib Bandung (Bojan Hodak)

 

Catatan: Sejak era Indonesia Super League (ISL), Liga 1, hingga Super League

Berita Terkait