Tarik-Ulur Biaya Gagal, Juventus Akhiri Upaya Gaet Emiliano Martinez

Juventus menyudahi negosiasi Emiliano Martinez. Villa kukuh pada angka, bujet Juve terbatas. Personal terms tercapai, tapi klub tak capai kesepakatan.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 17 Agustus 2026, 15:33 WIB
Kiper Argentina, Emiliano Martínez dalam pertandingan melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026 di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Senin (20/7/2026). (AP Photo/Ashley Landis)

Bola.com, Jakarta - Juventus resmi menghentikan pengejaran terhadap Emiliano Martinez setelah negosiasi biaya transfer dengan Aston Villa menemui jalan buntu. Raksasa Italia itu menolak memenuhi harga yang diminta pihak Birmingham.

Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, perbedaan valuasi menjadi pemicu utama. Angka yang diminta Aston Villa dinilai terlalu tinggi hingga membuat Juventus meninggalkan meja perundingan secara permanen.

Advertisement

Padahal, di sisi pemain, Juventus sudah mengantongi kesepakatan pribadi dengan Martinez untuk kontrak tiga tahun hingga 2029. Kiper berusia 33 tahun itu bersedia menerima gaji sekitar €5,5 juta bersih per musim.


Keputusan Akhir Juventus Terkait Martinez

Klub Turin memutuskan menyetop pendekatan karena enggan memenuhi banderol yang dipatok Aston Villa. Juventus menilai negosiasi tak lagi produktif dan memilih menghentikannya sepenuhnya.

Fabrizio Romano menjelaskan bahwa selisih pada nilai transfer menjadi titik patah. Valuasi Aston Villa dianggap terlalu tinggi oleh pihak Italia sehingga tidak ada ruang kompromi.

Setelah keputusan ini, Juventus mulai mengalihkan fokus ke target lain di sektor kiper. Nama Vicario masuk dalam radar sebagai opsi lanjutan setelah pembatalan rencana merekrut Martinez.


Detail Negosiasi: Valuasi, Gaji, dan Faktor Usia

Emiliano Martinez adalah pemain didikan akademi Arsenal. Namun, timnas kiper Argentina tersebut tidak pernah mendapat kesempatan bermain reguler selama berada di Emirates Stadium. Usai sedekade membela Arsenal, Martinez akhirnya hijrah ke Aston Villa pada musim panas 2020. Pemain berusia 30 tahun tersebut sudah memainkan 14 laga musim ini, 4 cleansheet dan 17 kali kebobolan. (AFP/Paul Ellis)

Aston Villa dilaporkan kukuh pada valuasi mereka, meminta biaya tetap £8,5 juta tanpa tambahan. Ketegasan itu menjadi salah satu penghalang utama tercapainya kesepakatan.

Di sisi lain, Juventus menganggap angka €10 juta ditambah bonus terlalu memberatkan, terlebih jika ditambah tuntutan gaji Martinez senilai €5 juta per musim. Ketiadaan pendapatan Liga Champions musim ini menekan ruang gerak finansial klub.

Selain faktor biaya, usia juga masuk pertimbangan. Juventus menilai nilai €10 juta terlalu tinggi untuk kiper yang akan berusia 34 tahun pada bulan September mendatang.

Situasi ini muncul saat Juventus tengah giat mencari solusi di bawah mistar gawang usai musim yang penuh gejolak. Martinez sempat menjadi nama paling ideal di benak manajemen, namun angka transfer menjadi batu sandungan besar.


Kesepakatan Pribadi yang Sudah Terjalin

Sebelum negosiasi antarklub runtuh, Juventus telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Martinez untuk kontrak tiga tahun hingga 2029. Kesepahaman di level pemain bukan masalah.

Kiper Argentina itu bahkan bersedia menerima gaji sekitar €5,5 juta bersih per musim, menegaskan keinginannya untuk pindah ke Turin. Komponen personal terms berjalan mulus.

Pada akhirnya, tak tercapainya kesepakatan biaya transfer antara klub membuat semua itu tidak terealisasi. Juventus meninggalkan pembicaraan dan mengakhiri upaya perekrutan secara permanen.


Respons Aston Villa di Bursa dan Arah Juve Berikutnya

Aston Villa mengindikasikan kesediaan untuk menjual Martinez dan mulai menyiapkan pengganti. Klub Premier League itu bergerak cepat mengidentifikasi target di pos kiper.

Secara konkret, Aston Villa menyepakati kesepakatan besar untuk kiper Parma, Zion Suzuki. Mereka membajak rencana transfer Suzuki ke Paris Saint-Germain, dengan biaya awal sekitar €30 juta yang berpotensi naik hingga €35 juta.

Sementara itu, setelah menutup pembicaraan terkait Martinez, Juventus beralih ke Vicario sebagai opsi berikutnya untuk memperkuat sektor penjaga gawang. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya merapikan skuat menghadapi musim baru.

Berita Terkait