Gabriel Martinelli Tak Tertarik ke Galatasaray, Arsenal Jadi Serbasalah

Gabriel Martinelli tak tertarik ke Galatasaray, Arsenal dihadapkan dilema di bursa transfer.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 Agustus 2026, 21:45 WIB
Pemain Arsenal, Gabriel Martinelli, tampak kecewa setelah ditaklukkan Bayern Munchen pada leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (18/4/2024). (AP Photo/Christian Bruna)

Bola.com, Jakarta - Arsenal mendapat kabar dari pihak Gabriel Martinelli bahwa winger asal Brasil itu tidak tertarik untuk pergi dan bergabung dengan Galatasaray pada musim panas ini.

Martinelli memang dikaitkan dengan kemungkinan hengkang dalam beberapa bulan terakhir. Arsenal disebut terbuka untuk menjualnya karena sang pemain memasuki tahun terakhir kontraknya.

Advertisement

Arsenal sebenarnya memiliki opsi memperpanjang kontrak Martinelli hingga 2028, tetapi opsi tersebut belum digunakan.

Galatasaray sebelumnya dikabarkan telah mengajukan tawaran awal untuk Martinelli. Juara Liga Turki itu menawarkan biaya transfer 52 juta dolar AS.

Nilai tersebut masih berada di bawah harga yang diinginkan Arsenal, yang diperkirakan sekitar 15 juta dolar AS lebih tinggi.

Namun, negosiasi lanjutan antara kedua klub tampaknya sulit terjadi. Menurut The Athletic, Martinelli tidak ingin bergabung dengan Galatasaray. Ia juga disebut tidak sedang berusaha meninggalkan Arsenal.


Liga Top Eropa

Gabriel Martinelli mencetak gol tunggal kemenangan Arsenal atas Manchester City pada laga pekan kedelapan Premier League di Stadion Emirates, Minggu (8/10/2023) malam WIB. (AFP/Adrian Dennis)

Jika memang harus pindah, Martinelli diyakini lebih memilih klub dari satu di antara lima liga top Eropa, yakni Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, atau Prancis. Liga Turki berada di luar lima liga tersebut.

Ketertarikan Barcelona terhadap Martinelli juga tidak berlanjut setelah klub asal Katalonia itu mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi.

Masih harus dilihat apakah ada klub lain yang sesuai dengan standar Martinelli, yang akan mengajukan tawaran.

Arsenal masih membutuhkan pemasukan dari penjualan pemain jika ingin kembali berinvestasi untuk memperkuat skuad sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September 2026.

Sejauh ini, Arsenal telah menjual Karl Hein, Jakub Kiwior, Leandro Trossard, dan Christian Nørgaard dengan total 53,6 juta dolar AS sebelum tambahan biaya.


Bisa Dapat Pengganti Lebih Baik

Selebrasi Gabriel Martinelli dalam laga Arsenal vs Olympiakos di Liga Champions, Kamis (2/10/2025). (AP Photo/Kin Cheung)

Martinelli masih dinilai cukup untuk menjadi pemain pelapis Arsenal. Namun, ada pertanyaan mengenai kemampuannya untuk menjadi starter di tim yang memiliki ambisi mempertahankan dominasi di Inggris sekaligus menjuarai Liga Champions.

Pada musim lalu, Martinelli mencetak 11 gol di semua kompetisi. Namun, hanya satu gol yang dibuatnya di Premier League. Ia kehilangan posisi utama dari Trossard dan hanya 11 kali menjadi starter.

Catatan Martinelli di Liga Champions lebih baik. Meski demikian, enam gol yang dicetaknya seluruhnya terjadi sebelum fase gugur. Ia bahkan tidak menjadi starter pada leg kedua semifinal maupun pertandingan final.

Christos Tzolis juga masih harus membuktikan diri setelah membangun reputasinya di sepak bola Belgia. Ia diproyeksikan mengisi peran sebagai pemain pelapis.

Di sisi lain, ketertarikan Arsenal terhadap sejumlah winger kiri lain menunjukkan adanya keinginan untuk mendapatkan pemain yang dianggap lebih layak menjadi starter daripada Martinelli.


Keuntungan Arsenal

Gabriel Martinelli dan Noni Madueke dari Arsenal merayakan gol selama pertandingan putaran ketiga Piala FA antara Portsmouth dan Arsenal di Portsmouth, Inggris, Minggu, 11 Januari 2026. (AP Photo/Kin Cheung)

Sebelumnya, Arsenal ingin mendatangkan Vinicius Junior, tetapi bintang Brasil itu memutuskan memperpanjang kontraknya di Real Madrid.

Morgan Rogers juga sempat menjadi target utama Arsenal. Namun, The Gunners gagal mendapatkannya setelah Rogers memilih Chelsea dalam transfer, yang kemudian menjadi rekor pembelian pemain Inggris di Premier League.

Dari sisi finansial, Arsenal juga bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan Martinelli.

Dengan metode akuntansi yang diperbolehkan, Arsenal dapat mencatat seluruh nilai transfer sebagai pemasukan pada laporan keuangan musim ini, sementara biaya pembelian pengganti berkategori pemain utama dapat dibebankan selama beberapa tahun.

Praktik jual beli pemain seperti ini makin umum dilakukan klub-klub elite sepak bola untuk menyesuaikan diri dengan aturan pengeluaran.

Mengingat nilai pembelian Martinelli pada 2019, hampir seluruh hasil penjualannya nantinya akan tercatat sebagai keuntungan bagi Arsenal.

 

Sumber: SI

Penulis: Arif Anggara Mulya

Berita Terkait