Sergio Busquets Kembali ke Barcelona, Masuk Staf Kepelatihan

Sergio Busquets kembali ke Barcelona sebagai staf Barcelona Atlètic di bawah Juliano Belletti. Ia juga mengikuti kursus lisensi kepelatihan.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 17 Agustus 2026, 20:39 WIB
Busquets juga menyatakan bahwa dirinya akan pensiun dengan bangga, bahagia, dan syukur sebagai pesepak bola. (AFP/Megan Briggs)

Bola.com, Jakarta - Sergio Busquets resmi kembali ke Barcelona, kali ini sebagai bagian staf Barcelona Atletic. Keputusan itu datang hampir setahun setelah ia pensiun sebagai pemain.

Legenda Blaugrana tersebut menghabiskan 15 musim bersama tim utama. Bersama Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, ia menjadi poros lini tengah era tiki-taka.

Advertisement

Usai berpisah pada musim panas 2023, Busquets melanjutkan karier di Inter Miami selama dua musim MLS. Ia menutup kariernya pada Juli 2025, lalu memilih pulang ke klub yang membesarkan namanya.


Peran Baru di Barcelona Atletic

Sergio Busquets resmi kembali ke Barcelona sebagai pelatih Barca Atletic (Dok. FC Barcelona)

Busquets kembali memasuki Barcelona melalui 'pintu' yang sama seperti ketika berpisah tiga tahun lalu. Kali ini ia tidak datang sebagai pemain, melainkan bagian dari staf kepelatihan Barcelona Atlètic yang dipimpin Juliano Belletti.

Mantan gelandang berusia 38 tahun itu akan bekerja bersama Belletti di Johan Cruyff Stadium. Keduanya bertugas mendampingi tim cadangan Barcelona membangun identitas baru. Tugas itu dijalankan di bawah jajaran staf saat ini.

Di saat bersamaan, Busquets mengikuti kursus sebagai syarat memperoleh lisensi kepelatihan. Langkah ini selaras dengan perannya di unit pengembangan pemain muda.


Jejak Panjang Busquets di Barcelona

Gelandang Barcelona, Sergio Busquets, bersitegang dengan gelandang Sevilla, Fernando, dalam laga lanjutan La Liga Spanyol, Sabtu (20/6/2020) dini hari WIB. Barcelona bermain imbang 0-0 atas Sevilla. (AFP/Cristina Quicler)

Selama membela Barcelona, Busquets menjadi bagian penting dari salah satu periode tersukses klub. Trio dirinya, Iniesta, dan Xavi membentuk lini tengah ikonik yang mengendalikan permainan.

Ia bukan sekadar mantan pemain berprestasi, melainkan simbol gaya bermain klub. Pengaruhnya di ruang ganti turut diakui selama lebih dari satu dekade.

Karena itu, kehadirannya di Barcelona Atlètic dinilai sebagai tambahan berharga. Pengalaman di level tertinggi menjadi modal penting. Kemampuannya mewariskan filosofi Barcelona memperkuat hal tersebut.


Dari MLS ke Ruang Ganti Johan Cruyff Stadium

Pria berkebangsaan Spanyol itu memberikan ungkapan terima kasih kepada mantan klubnya, Barcelona dan Timnas Spanyol. Ia mengaku terhormat tak akan melupakan momen tersebut. (AFP/Megan Briggs)

Selepas musim panas 2023, Busquets hijrah ke Amerika Serikat. Ia bergabung dengan Inter Miami dan menyelesaikan dua musim di Major League Soccer.

Di sana, ia kembali satu tim dengan sejumlah mantan rekan Barcelona. Mereka termasuk Lionel Messi, Luis Suarez, dan Jordi Alba.

Pada Juli 2025, Busquets mengumumkan keputusan pensiun. Kini, ia memulai babak baru dari sisi berbeda. Fokusnya membantu membentuk pemain muda untuk masa depan Blaugrana.

Sumber: FC Barcelona

Berita Terkait