Peluang Besar Asnawi Mangkualam Cetak Sejarah: Jadi Pemain Indonesia ke-4 di AFC Champions League Elite

Port FC bertekad tampil baik di AFC Champions League Elite 2026/2027.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 19 Agustus 2026, 17:30 WIB
Pemain Port FC, Asnawi Mangkualam tersenyum melihat medali juara Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (13/7/2025). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bola.com, Jakarta - Asnawi Mangkualam berpeluang besar untuk mencetak sejarah hebat. Asnawi bisa menjadi pemain Indonesia keempat yang berlaga di AFC Champions League Elite.

Peluang emas ini terbuka lebar seiring kepastian klubnya, Port FC, tampil di panggung bergengsi kasta teratas Asia tersebut. Asnawi Mangkualam masih terikat masa bakti jangka panjang bersama klub Thai League 1 tersebut hingga Juni 2029 mendatang.

Advertisement

Port FC menjadi salah satu wakil Thailand di AFC Champions League Elite 2026/2027. Mereka mendapatkan tiket itu setelah menjadi runner-up Thai League 1 musim lalu. 

Port FC pun bertekad untuk meraih prestasi maksimal di AFC Champions League Elite 2026/2027. Peluang untuk itu pun cukup besar. 


Ikuti Jejak

Aksi Jordi Amat bersama Johor Darul Ta'zim (JDT) di musim 2024/2025. (Dok. JDT)

Sebelum Asnawi Mangkualam, ada tiga pemain Indonesia yang pernah berlaga di AFC Champions League Elite. Sebelumnya, ada Jordi Amat (Johor Darul Ta'zim), Sandy Walsh (Yokohama F. Marinos/Buriram United), dan Shayne Pattynama (Buriram United).

Dari tiga pemain di atas, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama menjadi pemain Indonesia dengan prestasi terbaik di AFC Champions League Elite. 

Kedua pemain di atas bisa membawa Buriram United melaju ke babak perempat final AFC Champions League Elite 2025/2026. Namun, saat itu, Sandy dan Shayne tidak melulu menjadi pemain inti.


Belum Ada Klub Indonesia

Selebrasi pemain Persib usai mencetak gol ke gawang Sabah FC di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (15-8-2026). (Bola.com/Alit Binawan)

AFC Champions League Elite (ACL Elite) adalah kompetisi klub sepak bola kasta tertinggi di Asia yang diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Resmi diperkenalkan sebagai format baru untuk menggantikan format lama AFC Champions League, kejuaraan ini dirancang untuk menampilkan persaingan antar-klub paling kompetitif di benua Asia dengan daya tarik finansial serta kualitas pertandingan yang lebih tinggi. Juara dari turnamen ini tidak hanya berhak atas gelar tim terbaik di Asia, tetapi juga mendapatkan tiket otomatis untuk tampil di ajang bergengsi level dunia seperti FIFA Intercontinental Cup dan FIFA Club World Cup.

Format kompetisi ini menggunakan sistem kompetisi baru bertajuk league stage yang diikuti oleh 24 klub terbaik, terbagi seimbang ke dalam Wilayah Barat dan Wilayah Timur (masing-masing 12 tim). Pada fase ini, setiap tim memainkan delapan pertandingan (empat kandang dan empat tandang) melawan lawan yang berbeda di wilayahnya.

Delapan tim teratas dari masing-masing wilayah berhak melaju ke babak 16 besar. Mulai dari babak perempat final hingga partai puncak, seluruh pertandingan dimainkan dengan format sistem gugur tunggal di lokasi terpusat untuk memperebutkan mahkota juara tertinggi sepak bola klub Asia.

Indonesia belum pernah mengirimkan wakil di AFC Champions League Elite. Sebab, koefisien klub di Indonesia masih belum mencukupi untuk berlaga di ajang itu. 

Berita Terkait