Virgil van Dijk Pimpin Gaji Liverpool, Intip Daftar Pemain yang Kantongnya Tebal

Usai Mohamed Salah dan Andrew Robertson pergi, Virgil van Dijk jadi top earner di Liverpool menurut Capology.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 20 Agustus 2026, 22:35 WIB
(Dari kiri ke kanan, baris belakang) Kiper Liverpool asal Georgia #25, Giorgi Mamardashvili, striker Liverpool asal Prancis #22, Hugo Ekitike, bek Liverpool asal Belanda #04, Virgil van Dijk, bek Liverpool asal Prancis #05, Ibrahima Konate, gelandang Liverpool asal Hungaria #08, Dominik Szoboszlai, dan gelandang Liverpool asal Belanda #38, Ryan Gravenberch, (Dari kiri ke kanan, baris depan) bek Liverpool asal Irlandia Utara #12, Conor Bradley, bek Liverpool asal Skotlandia #26, Andrew Robertson, gelandang Liverpool asal Argentina #10, Alexis Mac Allister, gelandang Liverpool asal Jerman #07, Florian Wirtz, dan striker Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah, berpose untuk foto tim menjelang kick-off pertandingan League Phase Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Real Madrid di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 5 November 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Liverpool di bawah Fenway Sports Group (FSG) dikenal menjaga bisnis secara terukur dan disiplin. Pendekatan itu membantu The Reds mempertahankan kesehatan finansial, berbeda dengan sejumlah klub besar yang pernah terdampak kebijakan transfer agresif.

Di sisi lain, strategi mempertahankan pemain berpengalaman membawa konsekuensi pada beban gaji. Lebih dari selusin pemain dilaporkan menerima sedikitnya 100 ribu poundsterling per pekan.

Advertisement

Data Capology memberi gambaran struktur gaji skuad Liverpool terkini. Kepergian pemain dengan bayaran tinggi, termasuk Mohamed Salah dan Andrew Robertson, mengubah susunan penghuni papan atas penghasilan di Anfield.

Keseimbangan antara ambisi meraih trofi dan neraca yang sehat kembali diuji. Struktur gaji terbaru menjadi indikator cara Liverpool membangun skuad di era baru tanpa keluar dari rel finansial yang ketat.


Struktur Gaji Terbaru Liverpool

Logo dan ilustrasi Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Virgil van Dijk kini menempati posisi teratas daftar gaji Liverpool dengan 350 ribu per pekan. Bek tengah sekaligus kapten The Reds itu memimpin hierarki penghasilan setelah perubahan komposisi skuad.

Di bawahnya, ada trio dengan angka 280 ribu per pekan: Alexander Isak, Ryan Gravenberch, dan Dominik Szoboszlai. Cody Gakpo menyusul dengan paket 250 ribu per pekan.

Lapisan berikutnya diisi Ronald Araujo di 205 ribu per pekan, lalu Florian Wirtz dan Hugo Ekitike yang sama-sama menerima 200 ribu. Federico Chiesa, Alexis Mac Allister, dan Alisson Becker berada pada kisaran 150 ribu per pekan.

Nama Posisi Gaji
Virgil van Dijk Belakang 350 ribu
Alexander Isak Depan 280 ribu
Ryan Gravenberch Tengah 280 ribu
Dominik Szoboszlai Tengah 280 ribu
Cody Gakpo Depan 250 ribu
Ronald Araujo Belakang 205 ribu
Florian Wirtz Tengah 200 ribu
Hugo Ekitike Depan 200 ribu
Federico Chiesa Depan 150 ribu
Alexis Mac Allister Tengah 150 ribu
Alisson Becker Kiper 150 ribu

* per pekan dalam pounds, menurut Capology


Dampak Kepergian Mohamed Salah dan Andrew Robertson

Perpindahan dua nama berbayaran tinggi, Mohamed Salah dan Andrew Robertson, menggeser peta pendapatan di ruang ganti. Van Dijk naik ke puncak, sementara komposisi di bawahnya ikut tersusun ulang.

Perubahan hierarki tersebut berimbas pada distribusi gaji lintas lini—dari belakang hingga depan—sejalan dengan pembentukan skuad. Susunan baru ini mencerminkan prioritas posisi yang kini menyerap porsi biaya lebih besar.

Efeknya tidak semata pada struktur honor, melainkan juga pada fleksibilitas pengeluaran klub untuk sektor lain. Dengan beban gaji yang tetap signifikan, efisiensi alokasi menjadi kunci dalam merespons dinamika skuad.


FSG, Keseimbangan Neraca, dan Ketaatan FFP

Sejak diambil alih FSG, Liverpool relatif mampu menjaga jarak dari masalah Financial Fair Play. Kebijakan finansial yang berhati-hati menjadi landasan dalam mengambil keputusan di bursa maupun perpanjangan kontrak.

Meski demikian, komitmen pada pemain berpengalaman membuat total gaji tetap perlu dikelola cermat. Fakta bahwa lebih dari selusin pemain berada di kisaran minimal 100 ribu per pekan menuntut perencanaan yang presisi.

Pada akhirnya, struktur gaji terbaru The Reds menjadi parameter penting untuk membaca arah pembangunan tim. Liverpool dituntut menyeimbangkan target kompetitif dengan kesehatan neraca tanpa melepas kendali pada prinsip kehati-hatian finansial.

Berita Terkait