9 Aturan Baru Liga Inggris 2026/2027: Waktu Makin Ketat, VAR Makin Aktif

Liga Inggris 2026/2027 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan pertandingan.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 20 Agustus 2026, 22:15 WIB
VAR (Video Assistant Referee) membatalkan gol yang dicetak pemain Everton, Conor Coady, ke gawang Liverpool pada laga lanjutan Premier League 2022/2023 yang berlangsung di Goodison Park, Sabtu (3/9/2022). (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Liga Inggris 2026/2027 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan pertandingan.

Total ada sembilan aturan baru yang diterapkan untuk mengurangi aksi membuang-buang waktu sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan teknologi.

Advertisement

Perubahan tersebut sebelumnya telah diterapkan pada Piala Dunia 2026 dan dinilai mampu meningkatkan waktu efektif permainan. Di turnamen yang berlangsung di Amerika Utara itu, bola rata-rata berada dalam permainan lebih dari 60 menit per pertandingan.

Berikut sembilan aturan baru yang akan diterapkan di Liga Inggris 2026/2027:


Aturan 1-3

Gelandang Arsenal, Ainsley Maitland-Niles bersiap melakukan lemparan ke dalam di depan pelatih Mikel Arteta saat menghadapi Southampton dalam laga Liga Inggris 2020/2021 di Emirates Stadium, London (16/12/2020). Meski Ainsley Maitland-Niles telah dipromosikan ke tim utama Arsenal pada awal musim 2017/2018, nyatanya ia lebih banyak dipinjamkan ke beberapa klub. Kini ia tengah dipinjamkan ke Southampton sejak awal musim 2022/2023. (AFP/Pool/Peter Cziborra)

1. Lemparan ke dalam maksimal lima detik

Pemain yang tidak melakukan lemparan ke dalam dalam waktu lima detik akan membuat penguasaan bola diberikan kepada tim lawan. Namun, aturan ini tidak berlaku untuk lemparan jauh yang menjadi bagian dari skema bola mati.

2. Tendangan gawang maksimal lima detik

Kiper juga mendapat batas waktu lima detik untuk melakukan tendangan gawang. Jika melewati batas tersebut, wasit dapat memberikan sepak pojok kepada tim lawan.

3. Pemain yang sengaja menghentikan permainan

Pemain yang tiba-tiba menjatuhkan diri tanpa alasan jelas hingga permainan terhenti wajib meninggalkan lapangan. Pengecualian berlaku apabila pemain tersebut mengalami pelanggaran dan lawan telah menerima kartu.


Aturan 4-6

Altay Bayindir menjadi pahlawan Manchester United saat bersua Arsenal pada laga putaran ketiga Piala FA di Stadion Emirates, Minggu (13/1/2025) malam WIB. Altay menepis penalti Martin Odegaard pada waktu normal, dan sepakan 12 pas Kai Havertz pada adu penalti. Berkat kontribusi sang kiper, MU menang 5-3 (1-1) atas Arsenal lewat adu penalti. (AP Photo/Kin Cheung)

4. Pergantian pemain maksimal 10 detik

Pemain yang diganti kini harus meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik. Jika terlalu lama, pemain pengganti baru diperbolehkan masuk setelah menunggu satu menit.

5. Kiper cedera

Jika kiper mendapat pemeriksaan dari tim medis setelah menjatuhkan diri untuk menghentikan permainan, pelatih memiliki waktu 10 detik untuk menentukan pemain yang harus keluar selama satu menit. Jika keputusan tidak dibuat, kapten tim akan otomatis meninggalkan lapangan selama 60 detik.

Aturan ini tidak berlaku jika kiper mengalami pelanggaran atau pendarahan.

6. Handball dalam situasi tendangan gawang

Setiap sentuhan terhadap bola dalam proses tendangan gawang kini dianggap sebagai tanda bahwa tendangan telah dilakukan. Jika kemudian terjadi handball, penalti dapat diberikan kepada lawan.


7-9

Wasit, Graham Scott memberikan kartu kuning kepada Alvaro Morata saat laga babak ketiga Piala FA di Stamford Bridge, London, (17/1/2018). Chelsea menang lewat adu penalti 5-3. (AP/Alastair Grant)

7. VAR untuk kartu kuning kedua

VAR kini dapat digunakan untuk meninjau keputusan kartu kuning kedua yang sudah diberikan wasit. Namun, VAR tidak dapat digunakan untuk mencari pelanggaran yang seharusnya berujung kartu kuning kedua jika kartu tersebut belum diberikan.

8. Gol dari situasi bola mati

VAR dapat memeriksa kemungkinan pelanggaran yang terjadi sebelum tendangan bebas atau situasi bola mati menghasilkan gol. Jika ditemukan pelanggaran, gol dapat dianulir dan bola mati harus diulang.

9. Salah identifikasi pemain

VAR juga dapat digunakan apabila wasit memberikan hukuman kepada pemain yang salah. Intervensi hanya dapat dilakukan jika kesalahan tersebut berkaitan dengan pelanggaran yang sama.

Dengan perubahan tersebut, Premier League berharap pertandingan berjalan lebih efektif dan waktu bermain semakin panjang. Namun, peningkatan penggunaan VAR berpotensi kembali memunculkan perdebatan di kalangan suporter.    

Sumber: Mirror

Berita Terkait