Bola.com, Jakarta - Lionel Messi dan Inter Miami sedang berada dalam periode sulit. Sang juara bertahan MLS belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Situasi tersebut membuat Messi mulai berhadapan dengan catatan yang sebelumnya nyaris tidak pernah menghampiri sepanjang 22 tahun karier profesionalnya.
Inter Miami memang baru saja menikmati salah satu periode terbaik dalam sejarah klub. Desember tahun lalu, Messi menangis bahagia setelah mengantarkan The Herons meraih gelar MLS Cup untuk pertama kalinya.
Namun, hanya delapan bulan berselang, situasinya berubah drastis.
Inter Miami telah tersingkir dari Concacaf Champions Cup pada babak 16 besar dan gagal melewati fase grup Leagues Cup 2026. Mereka juga praktis kehilangan peluang dalam persaingan Supporters' Shield 2026 setelah mengalami serangkaian hasil mengecewakan.
Inter Miami Kalah Lima Kali Beruntun
Messi sebenarnya masih menjadi salah satu pemain paling menonjol di tengah keterpurukan Inter Miami.
La Pulga kembali bermain hanya beberapa hari setelah ayahnya meninggal dunia. Ia berusaha mengangkat performa tim yang kini ditangani Guillermo Hoyos. Namun, upaya Messi belum cukup.
Dalam lima pertandingan terakhir, Inter Miami hanya mampu meraih dua hasil imbang dan menelan tiga kekalahan.
Pada 8 Agustus, Inter Miali 1-2 Monterrey di ajang Leagues Cup. Lalu pada 12 Agustus, mereka keok 2-3 dari Club Leon pada ajang yang sama.
Inter Miami juga kalah 1-4 di tangan Nashville SC, lalu seri 2-2 menghadapi Philadelphia Union dan sama kembali saat berhadapan dengan Toronto pada 22 Agustus, seperti dilansir dari Sport Illustrated pada Kamis, (27/8/2026).
Peraih delapan kali Ballon d’Or ini tetap memberikan kontribusi bagi timnya dengan mencetak satu gol dan dua assist. Ia hanya gagal berkontribusi kala melawan Leon.
Kini, Messi mengalami masa kelam Inter Miami yang pernah terjadi sebelum kedatangan dirinya.
Bisa Menjadi Lebih Buruk
Rentetan tanpa kemenangan Inter Miami kini membuat Messi berada di ambang sebuah rekor yang tidak ingin ia dapatkan.
Sepanjang karier profesionalnya, Messi baru sekali mengalami lima pertandingan beruntun tanpa kemenangan di level klub. Catatan tersebut terjadi pada 2013 ketika Messi masih membela Barcelona.
Saat itu, Barcelona bermain imbang melawan Celta Vigo, dua kali seri menghadapi Paris Saint-Germain, serta ditahan Athletic Club. Mereka juga dihancurkan Bayern Munchen dengan skor telak 0-4. Kini, 13 tahun kemudian, situasi serupa kembali mengintai Messi.
Inter Miami akan menghadapi CF Montreal pada Sabtu mendatang. Jika kembali gagal menang, Messi akan menyamai rekor terburuknya sepanjang karier klub.
Situasinya bisa menjadi lebih buruk.
Jika Inter Miami juga gagal mengalahkan Atlanta United pada pertandingan berikutnya, Messi akan menghadapi rentetan enam pertandingan tanpa kemenangan untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya.
Perbedaan Kondisi dengan Musim Lalu
Bermain tanpa kemenangan beruntun sebenarnya sempat dialami Inter Miami di bawah asuhan Mascherano.
Mereka tidak mampu membawa poin penuh dalam empat laga beruntun pada Mei lalu setelah kalah dari Minnesota United dan Orlando City, serta dua kali imbang melawan San Jose Earthquakes dan Philadelphia Union.
Musim lalu, mereka mampu mengubah keadaan hingga meraih hasil juara. Hasil itu tidak luput dari peran pemain-pemain bintang yang ada, Messi, Jordi Alba, dan Sergio Busquets.
Kali ini, Jordi Alba dan Sergio Busquets tidak ada dalam skuad setelah memutuskan pensiun dari sepak bola.
Meski Casemiro telah bergabung dengan Messi, ia tidak mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Busquets dan masih kesulitan beradaptasi.
Di sisi lain, Inter Miami yang tidak mampu menjaga gawangnya rapat-rapat menyandarkan bahunya pada pemain berusia 39 tahun untuk meraih kemenangan ke depannya.
Sumber: Sport Illustrated