Bola.com, Jakarta - Bruno Fernandes mengungkap percakapan pribadinya dengan Harry Maguire setelah dirinya ditunjuk sebagai kapten Manchester United pada 2023.
Fernandes mengaku sempat merasa canggung karena belum berbicara dengan Maguire mengenai pergantian kapten tersebut.
Namun, Maguire justru membuat situasi menjadi lebih mudah bagi Fernandes. Menurut pemain asal Portugal itu, Maguire menerima keputusan tersebut dengan sikap yang baik dan lebih dulu mengajaknya berbicara.
Maguire kehilangan ban kapten MU pada 2023 setelah manajer saat itu, Erik ten Hag, mengambil keputusan tersebut di tengah periode penurunan performanya.
Fernandes kemudian dipercaya menggantikannya sebagai kapten.
"Saya ditanya apakah ingin menjadi kapten klub, dan sejujurnya situasinya sedikit canggung karena saya belum berbicara dengan Harry. Namun, dia sudah mengetahuinya lebih dulu. Saya rasa manajer berbicara dengannya sebelum berbicara dengan saya," ujar Fernandes kepada LIFEJACKET.
Berbagi Peran Kepemimpinan
Maguire kemudian mendatangi Fernandes untuk membicarakan keputusan tersebut. Ia bahkan mengatakan bahwa jika ban kapten harus berpindah tangan, Fernandes merupakan sosok yang layak menerimanya.
"Dia sangat baik. Dia datang dan berbicara kepada saya dan mengatakan bahwa jika dia harus kehilangan ban kapten, ban itu akan diberikan kepada seseorang seperti saya. Itu membuat saya sedikit lebih tenang menghadapi situasi tersebut," ungkap Fernandes.
Fernandes menilai hubungan dekatnya dengan Maguire turut membuat proses pergantian kapten berjalan lebih mudah.
Keduanya sudah saling berbagi peran kepemimpinan sebelum Fernandes resmi menjadi kapten.
Itulah mengapa, Fernandes memastikan perubahan tersebut tidak mengubah komunikasi mereka di ruang ganti. Ia juga tetap menganggap Maguire sebagai bagian dari kelompok kapten MU.
"Saya selalu membuat Harry sadar bahwa dia juga bagian dari ban kapten karena menurut saya dia pantas mendapatkan rasa hormat itu, mengingat semua yang telah dia lakukan untuk klub dan juga untuk saya sejak saya datang ke klub," katanya.
Bangga Jadi Kapten MU
Fernandes mengakui dirinya tetap merasakan kebanggaan besar ketika dipercaya menjadi kapten MU.
Ia menyadari posisi tersebut memiliki sejarah panjang karena sebelumnya diisi sejumlah legenda klub.
Di sisi lain, pergantian kapten dari Maguire kepada Fernandes tidak terjadi dalam situasi ideal. Maguire kehilangan posisi tersebut setelah mengalami periode performa yang kurang baik.
Sejak menjadi kapten, Fernandes mengatakan perubahan paling terasa adalah bertambahnya kewajiban media.
Ia sebelumnya sudah terbiasa menjalankan tugas media, tetapi tanggung jawab tersebut meningkat setelah mengenakan ban kapten.
Perlakukan Rekan Setim Sama
Untuk urusan hubungan dengan rekan setim, Fernandes memilih tidak mengubah sikapnya. Ia tetap berusaha memperlakukan seluruh pemain dengan cara yang sama.
"Saya tidak mengubah cara saya bersikap kepada orang lain atau cara saya memperlakukan orang lain. Menurut saya, hal terpenting selalu rasa hormat di antara orang-orang yang bekerja bersama," ujar Fernandes.
Menurut Fernandes, menjadi kapten tidak membuat seseorang lebih tinggi daripada pemain lain.
"Ban kapten hanya memberi Anda tanggung jawab dalam situasi tertentu ketika Anda harus mengambil keputusan atas nama orang lain. Hanya itu, dan Anda tidak boleh bertindak di atas orang lain hanya karena mengenakan ban kapten," tegas bintang Timnas Portugal tersebut.
Sumber: MEN