Comeback di MotoGP Aragon, Johann Zarco Puji Kemanusiaan Pecco Bagnaia setelah Kecelakaan Horor di Catalunya

Johann Zarco berterima kasih kepada Pecco Bagnaia atas sikap Kemanusiaannya usai kecelakaan horor di MotoGP Catalunya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 29 Agustus 2026, 20:45 WIB
Johann Zarco dari tim LCR Honda CASTROL terlihat sedang diwawancarai oleh AFP di sirkuit Motorland di Alcaniz, Spanyol timur laut, menjelang balapan MotoGP Aragon pada 27 Agustus 2026. Pembalap MotoGP asal Prancis, Johann Zarco, menunjukkan rasa percaya dirinya pada 27 Agustus 2026 dalam wawancara dengan AFP menjelang kembalinya ia di GP Aragon, tiga bulan setelah mengalami kecelakaan hebat. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Bola.com, Jakarta - Johann Zarco mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pecco Bagnaia setelah insiden kecelakaan mengerikan yang melibatkan keduanya pada MotoGP Catalunya di Barcelona, Mei lalu.

Ucapan tersebut terekam dalam video yang diunggah LCR Honda.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Zarco secara khusus mengapresiasi sikap Bagnaia yang dinilainya menunjukkan sisi kemanusiaan ketika berada di gravel seusai kecelakaan.

Zarco terlibat insiden dengan pembalap Honda, Luca Marini, dan Bagnaia dari Ducati di Tikungan 1 MotoGP Catalunya.

Kaki pembalap Prancis itu sempat terjebak di motor Ducati milik Bagnaia ketika motor tersebut meluncur dan memantul di area gravel.

Bagnaia dan Marini langsung berlari menghampiri Zarco sembari menunggu tim medis tiba di lokasi kecelakaan.

Zarco terhindar dari cedera serius dan tidak perlu menjalani operasi. Meski begitu, ia harus absen dari balapan selama lebih dari 100 hari.


Terima Kasih ke Bagnaia

Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia pada tes pramusim MotoGP Sepang 2026. (X/Ducati)

Kini, pembalap LCR Honda itu kembali ke lintasan pada akhir pekan MotoGP Aragon. Zarco langsung menunjukkan performa menjanjikan pada Jumat dengan menjadi satu-satunya pembalap Honda yang masuk 10 besar Practice.

Dalam video yang diunggah LCR di media sosial, Zarco kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bagnaia.

"Saya ingin bertemu denganmu untuk berterima kasih karena sudah menunjukkan sisi kemanusiaan seperti itu di gravel Catalunya," ujar Zarco.

Zarco juga menjelaskan kondisi lukanya. Ia menyebut kondisinya berjalan baik dan ukuran lukanya tidak banyak berubah.

"Ini berjalan baik. Ukurannya tidak jauh lebih besar. Saya mengompresnya dengan sesuatu yang dingin," katanya.

Menurut Zarco, luka tersebut justru membuatnya terhindar dari operasi. Ia harus menunggu sebelum menjalani tindakan karena ada risiko infeksi.


Comeback ke Lintasan

Pembalap tim LCR Honda CASTROL, Johann Zarco, melibas tikungan saat sesi latihan bebas pertama di sirkuit Motorland, Alcaniz, Spanyol timur laut, menjelang Grand Prix MotoGP Aragon pada 28 Agustus 2026. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Zarco sebelumnya dinyatakan bersalah atas insiden tersebut oleh FIM MotoGP Stewards. Ia kemudian dijatuhi hukuman double long lap penalty untuk MotoGP Aragon.

Mengenai comeback-nya, Zarco mengatakan tidak merasakan sakit pada kakinya.

"Soal kaki, tidak ada rasa sakit, tetapi otot-otot membutuhkan sedikit waktu untuk kembali terbiasa dengan posisinya," kata Zarco.

Zarco sempat mengalami kram setelah sesi pertama. Ia langsung menanganinya dan akan menjalani pijat.

"Seperti biasa, malam ini saya akan mendapat pijatan yang bagus pada kaki untuk sedikit merilekskannya karena kram bisa menjadi masalah," kata rider senior berusia 36 tahun itu.

Zarco merasakan intensitas yang lebih tinggi ketika sesi Jumat berlanjut. Ia mengaku langsung kembali merasakan atmosfer persaingan setelah ritmenya menjadi lebih cepat.

"Namun sore ini, ritmenya langsung lebih cepat dan intens, dan kami kembali ke olahraga ini! Saya berkata, 'Wow, ini intens!'"

 

Sumber: Crash

Berita Terkait