Bola.com, Jakarta - Liga Champions akan segera dimulai, dengan 144 pertandingan yang akan dimainkan pada fase liga. Kami telah memilih 6 pertandingan terbaik yang tidak boleh dilewatkan.
Sebanyak 36 tim akan bersaing dalam kompetisi musim ini. Klub-klub seperti PSG, Arsenal, Bayern Munchen, Real Madrid, dan Barcelona semuanya mengincar trofi Si Kuping Besar.
Mulai dari mantan pemain yang kembali ke klub lamanya hingga duel antara tim-tim dengan karakter keras, berikut 6 pertandingan yang wajib Anda tandai di kalender.
PSG vs Barcelona (21 Oktober)
Dalam beberapa tahun terakhir, duel PSG dan Barcelona terasa seperti final Liga Champions yang seharusnya terjadi. Keduanya merupakan dua tim terbaik di Eropa, terutama dalam hal kekuatan menyerang.
PSG telah memenangkan dua edisi terakhir kompetisi, sedangkan Barcelona sempat mengalami kesulitan. Meski demikian, keduanya tetap berpeluang besar melaju jauh dan bahkan tampil di Madrid pada Juni mendatang.
Pertandingan ini juga memiliki sejarah panjang. PSG dan Barcelona sama-sama menjadi aktor utama dalam peristiwa Remontada. Rekor pertemuan kedua tim juga berimbang, dengan masing-masing meraih enam kemenangan dan empat hasil imbang.
Duel ini juga dikenal sebagai pertandingan yang menghasilkan banyak gol. Kedua tim tidak mampu mencatatkan clean sheet dalam enam pertemuan terakhir, sementara setidaknya tiga gol tercipta dalam tiga pertandingan terbaru.
Di luar El Clasico, laga ini menjadi salah satu pertandingan Eropa yang mempertemukan banyak superstar dalam satu lapangan. Lamine Yamal, Ousmane Dembele, Raphinha, dan Khvicha Kvaratskhelia akan menjadi ancaman di lini serang. Sementara itu, lini tengah akan mempertemukan Vitinha dan Joao Neves dengan trio Barcelona yang diperkuat Rodri.
Meski bukan pertandingan fase gugur, duel ini bisa menjadi gambaran mengenai apa yang mungkin terjadi di fase selanjutnya.
Bayern Munchen vs Arsenal (22 Oktober)
Dua kandidat juara akan saling berhadapan di Munchen. Arsenal belum pernah menang di markas Bayern sejak 2013.
Namun, pada pertemuan terakhir kedua tim, Arsenal berhasil meraih kemenangan 3-1 pada fase grup musim lalu. Karena itu, kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk kembali meraih kemenangan.
Bayern dan Arsenal juga sama-sama berakhir di posisi dua teratas pada fase liga musim lalu.
Fenerbahce vs Liverpool (5 November)
Pengaruh Turki di level tertinggi sepak bola Eropa mungkin sudah tidak sebesar sebelumnya, tetapi pertandingan tandang ke negara tersebut tetap menjadi tantangan tersendiri.
Liverpool akan bertandang ke markas Fenerbahce pada fase liga. Klub Turki tersebut memiliki sejumlah mantan pemain Premier League seperti N'Golo Kante, Romelu Lukaku, dan Mason Greenwood. Nama terakhir diperkirakan akan mendapat sambutan keras dari suporter yang datang ke stadion.
Pertandingan ini menjadi tantangan berat bagi Iroala. Perjalanan ke Turki juga dapat memberikan tekanan terhadap jadwal Liverpool di Premier League yang mengapit laga tersebut karena tambahan waktu perjalanan.
Barcelona vs Manchester City (9 Desember)
Manchester City akan terlibat dalam pertandingan besar bersama PSG dan Barcelona. Namun, pertandingan ke Camp Nou menjadi duel yang paling menarik perhatian.
Kedua tim telah bertemu enam kali dalam kurun waktu dua setengah tahun, tetapi kini sudah hampir satu dekade sejak pertemuan terakhir mereka. Manchester City juga belum pernah menang di Barcelona.
Barcelona memiliki rekor dominan atas City. Mereka hanya kalah sekali dalam enam pertemuan dan mencetak 12 gol dalam lima kemenangan.
Pep Guardiola juga pernah menelan kekalahan telak 0-4 dalam satu-satunya kunjungannya ke Camp Nou bersama Manchester City. Lionel Messi mencetak hattrick pada pertandingan tersebut.
Barcelona kembali diprediksi menjadi tim yang lebih diunggulkan. Kepindahan Rodri juga menambah daya tarik dalam pertandingan tersebut.
Arsenal vs Real Madrid (10 Desember)
Pertandingan Arsenal kontra Real Madrid memiliki banyak cerita menarik.
Mourinho, mantan manajer Chelsea, akan kembali ke Emirates untuk menghadapi klub yang hanya tiga kali mampu mengalahkannya. Ada pula Vinicius Junior, pemain yang pernah menjadi target Arsenal, tetapi kali ini akan datang ke London Utara dengan mengenakan seragam putih Real Madrid.
Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Real Madrid untuk membalas kekalahan beruntun yang mereka alami musim lalu.
Real Madrid memiliki lini serang yang lebih kuat, sedangkan Arsenal mempunyai pertahanan yang lebih solid. Kondisi tersebut bisa membuat kedua tim saling menetralisasi. Namun, pertandingan juga berpotensi berubah menjadi duel terbuka yang penuh aksi.
Manchester United vs Bayern Munchen (21 Januari)
Kembalinya Manchester United ke kompetisi elite Eropa membuat pertandingan ini terasa semakin spesial. Terlebih, Bayern merupakan salah satu klub dengan sejarah panjang di Liga Champions dan memiliki pengalaman menghadapi Manchester United di kompetisi tersebut.
Kedua tim terakhir kali bertemu di fase grup Liga Champions 2023/2024. Bayern berhasil memenangkan kedua pertandingan, tetapi kali ini Manchester United akan mendapat keuntungan bermain di Old Trafford.
Duel ini juga terasa seperti pertandingan Liga Champions klasik. Manchester United menempati posisi kedua, sedangkan Bayern berada di posisi keenam dalam daftar klub dengan jumlah pertandingan Piala Eropa terbanyak.
Dengan sejarah dan nama besar kedua klub, pertemuan ini berpotensi menghadirkan kembali atmosfer duel sengit di Old Trafford.
Sumber: Planet Football