Gemilang Bantu Bayern Munchen Menang Telak di Liga Champions, Harry Kane Buktikan Layak Jadi Nominasi Ballon d'Or 2026

Terbaru, Harry Kane ikut membantu Bayern Munchen menghancurkan Bodo/Glimt dengan skor telak 5-0 dalam laga matchday pertama Liga Champions 2026/2027 di Allianz Arena, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 11 September 2026, 05:12 WIB
Pemain Bayern Munchen,Harry Kane (tengah), merayakan golnya ke gawang Bodo/Glimt dalam laga matchday pertama Liga Champions 2026/2027, Jumat (11/9/2026). Bayern Munchen menang telak 5-0 dalam pertandingan tersebut. (AP Photo/Lennart Preiss)

Bola.com, Jakarta - Harry Kane kembali menunjukkan alasan namanya layak diperhitungkan dalam persaingan Ballon d'Or. Penyerang Bayern Munchen itu seolah tidak mengenal kata berhenti dalam urusan mencetak gol.

Terbaru, Harry Kane ikut membantu Bayern Munchen menghancurkan Bodo/Glimt dengan skor telak 5-0 dalam laga matchday pertama Liga Champions 2026/2027 di Allianz Arena, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.

Advertisement

Selain membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan, striker Timnas Inggris itu juga kembali menorehkan catatan spesial di Liga Champions.

Golnya dalam pertandingan itu membuat Harry Kane kini selalu mencetak gol dalam delapan penampilan terakhirnya di Liga Champions secara beruntun.

Catatan itu hanya pernah dibuat oleh tiga pemain lain, yakni Cristiano Ronaldo, Robert Lewandowski, dan Ruud van Nistelrooy.

 
 

Harry Kane Masuk Jajaran Elite Ronaldo dan Lewandowski

Kemampuan Harry Kane dalam urusan mencetak gol memang tak perlu diragukan lagi. Striker asal Inggris ini tetap menunjukkan kualitasnya di Eropa setelah bergabung dengan Bayern Munchen. Sejauh ini ia telah mengemas 10 gol untuk Die Roten di Liga Champions.

Harry Kane mencetak gol kedua Bayern Munchen pada menit ke-61. Ia dengan tenang menyelesaikan peluang setelah Jamal Musiala lebih dulu membawa Die Roten membuka keunggulan.

Gol itu sekali lagi memperlihatkan kualitas Kane ketika tampil di panggung terbesar Eropa. Ketajaman, ketenangan, serta konsistensinya membuat mantan striker Tottenham Hotspur itu terus menjadi ancaman bagi setiap lawan.

Lebih istimewa lagi, Kane kini menyamai sebuah pencapaian yang hanya pernah dilakukan empat pemain dalam sejarah Liga Champions.

Cristiano Ronaldo tercatat dua kali mencetak gol dalam delapan penampilan Liga Champions secara berturut-turut.

Robert Lewandowski juga pernah melakukan hal serupa, sedangkan Ruud van Nistelrooy menjadi pemain lainnya yang pernah mencapai torehan tersebut.

Kini, Kane bergabung dengan deretan nama legendaris itu.


Rekor Kane di Liga Champions Terus Bertambah

Harry Kane berhasil mencetak hattrick saat Bayern Munchen menang 3-0 atas VfB Stuttgart pada laga final DFB Pokal musim ini di Olympiastadion Berlin, Minggu (24/05/2026) dini hari WIB. Berkat hasil tersebut, Die Bayern berhasil menjuarai DFB Pokal sekaligus mengawinkan gelar dengan Bundesliga. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)

Performa Kane di Liga Champions sebenarnya bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ia telah membangun reputasi sebagai salah satu pencetak gol terbaik Inggris dalam sejarah kompetisi tersebut.

Kane saat ini memegang rekor sebagai pemain Inggris dengan jumlah gol terbanyak di Liga Champions.

Tidak hanya itu, musim 2025/2026 juga menjadi salah satu periode terbaik dalam kariernya di kompetisi Eropa.

Harry Kane mencetak 14 gol dalam satu musim Liga Champions, sekaligus menjadi jumlah gol terbanyak yang pernah dicatat pemain Inggris dalam satu musim kompetisi itu.

Catatan itu memperlihatkan Kane bukan sekadar produktif di kompetisi domestik. Ia juga mampu mempertahankan ketajamannya ketika menghadapi klub-klub terbaik Eropa.


Bukti Kane Layak Masuk Perburuan Ballon d'Or

Harry Kane (kiri) dari Bayern dan Joshua Kimmich (Bayern) merayakan kemenangan mereka dalam pertandingan Bundesliga antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund di Munich, Jerman, Sabtu, 18 Oktober 2025. (Foto AP/Lennart Preiss)

Bagi seorang pemain yang mengincar penghargaan individu terbesar di dunia sepak bola, penampilan di Liga Champions memiliki bobot yang sangat besar.

Harry Kane memahami hal tersebut dan terus memberikan jawaban melalui performanya di atas lapangan.

Ia bukan hanya mencetak gol ketika menghadapi lawan yang lebih lemah. Kane berulang kali menunjukkan kemampuannya untuk tampil menentukan ketika tekanan berada di titik tertinggi.

Konsistensi menjadi salah satu keunggulan terbesar Kane. Ia mampu menjaga ketajaman sekaligus memberikan kontribusi penting bagi Bayern Munchen dalam pertandingan-pertandingan besar.

Deretan gol dan rekor yang terus bertambah membuat argumen untuk memasukkan Kane dalam kandidat Ballon d'Or semakin sulit diabaikan.


Harry Kane Belum Menunjukkan Tanda-Tanda Melambat

Pada usia ketika sebagian besar striker mulai mengalami penurunan performa, Kane justru masih terus mencetak gol dengan kecepatan luar biasa.

Kemenangan telak Bayern atas Bodø/Glimt menjadi contoh terbaru. Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor, sementara Bayern Munchen melanjutkan dominasi mereka dengan kemenangan 5-0.

Yang membuat performa Kane makin mengesankan adalah konsistensinya. Delapan penampilan beruntun dengan gol di Liga Champions bukan sekadar statistik biasa.

Itu merupakan pencapaian yang menempatkannya sejajar dengan sejumlah pencetak gol paling produktif sepanjang sejarah kompetisi.


Cristiano Ronaldo, Lewandowski, Van Nistelrooy, dan kini Kane.

Jika terus mempertahankan performa seperti ini, bukan tidak mungkin Harry Kane akan semakin dekat dengan penghargaan individu yang selama ini menjadi salah satu target terbesar dalam kariernya.

Harry Kane belum berhenti mencetak gol. Dan semakin banyak ia mencetak gol, semakin kuat pula alasan bahwa bintang Bayern Munchen itu pantas disebut sebagai salah satu kandidat serius Ballon d'Or.

Sumber: Bavarian Football Works


Persaingan di Liga Champions

Berita Terkait