Gerakan Melawan Gianni Infantino Makin Kencang, Presiden DFB: Sistem Ini Harus Diakhiri

Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Bernd Neuendorf, menyuarakan kritiknya terhadap kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 17 September 2026, 10:15 WIB
Presiden CONCACAF, Victor Montagliani (kiri), dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyaksikan upacara penyerahan trofi setelah Meksiko mengalahkan Amerika Serikat 2-1 untuk memenangkan Gold Cup CONCACAF 2025 antara Amerika Serikat dan Meksiko di Stadion NRG pada 6 Juli 2025 di Houston, Texas. (Omar Vega/Getty Images/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Bernd Neuendorf, semakin terbuka menyuarakan kritiknya terhadap kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Neuendorf bahkan secara tegas menyerukan agar apa yang ia sebut sebagai "sistem Infantino" di tubuh FIFA segera diakhiri.

Advertisement

"Yang penting adalah sistem Infantino ini juga harus diakhiri. Ini bahkan mutlak diperlukan," ujar Neuendorf kepada RTL/ntv.

Pernyataan tersebut disampaikan Neuendorf setelah menghadiri pertemuan Komite Eksekutif UEFA dan Dewan FIFA di Thessaloniki, Yunani.

Ia juga mengakui bahwa hubungan antara dirinya dengan Infantino maupun jajaran kepemimpinan FIFA saat ini sudah mengalami keretakan.

"Hubungan kepercayaan dengan Gianni Infantino, dengan kepemimpinan FIFA ini, tentu saja sudah hancur," tegasnya.


Masa Depan Infantino di FIFA

Gianni Infantino saat ini tengah membidik masa jabatan berikutnya sebagai Presiden FIFA. Pemilihan presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang.

Namun, langkah Infantino untuk kembali memimpin FIFA mendapat penolakan dari sejumlah pihak di Eropa.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah rencana investasi Piala Dunia yang mendapat kritik serta berbagai kebijakan FIFA yang dinilai kontroversial oleh sejumlah federasi sepak bola Eropa.

UEFA, yang dipimpin Aleksander Ceferin, juga disebut tengah berupaya membangun dukungan untuk menghadapi pencalonan kembali Infantino.

Sejumlah asosiasi sepak bola Eropa bahkan telah menarik dukungan mereka terhadap Infantino. Prancis dan Austria menjadi dua federasi terbaru yang mengambil langkah tersebut.

DFB belum secara resmi mencabut dukungan kepada Infantino. Namun, Neuendorf sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa federasi sepak bola Jerman tidak akan menandatangani surat dukungan yang disiapkan FIFA.


UEFA Siapkan Kandidat Penantang

Sikap kritis terhadap Infantino juga datang dari Federasi Sepak Bola Yunani (EPO).

Presiden EPO, Makis Gagatsis, menegaskan bahwa Infantino tidak bisa mengandalkan dukungan Yunani.

"Kami melihat berbagai hal terjadi di Piala Dunia yang tidak dapat diterima oleh opini publik sepak bola. Kemudian muncul program untuk menjual hak siar Piala Dunia dan kami jelas menentangnya. Karena itu, kami menarik dukungan terhadap Presiden FIFA," ujar Gagatsis.

UEFA saat ini disebut tengah melakukan komunikasi dengan sejumlah asosiasi anggota untuk membangun mayoritas yang menentang Infantino.

Selain itu, UEFA juga sedang mempertimbangkan langkah untuk melakukan perubahan terhadap sistem yang berlaku di FIFA.

UEFA bahkan diperkirakan akan mengajukan kandidat penantang Infantino sebelum batas waktu pencalonan pada 18 November.

Dengan semakin banyaknya federasi Eropa yang menyatakan sikap kritis, persaingan menuju pemilihan Presiden FIFA pada Maret mendatang berpotensi berlangsung sengit.

Sumber: Del Spiegel

Berita Terkait