Bola.com, Jakarta - Liverpool mulai bergerak mencari target pemain untuk diboyong pada bursa transfer Januari 2027. The Reds dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan agen gelandang AS Monaco, Lamine Camara.
Menurut laporan Football Insider, seperti dikutip Sportmole, Jumat (18/9/2026), Liverpool sudah menggelar pembicaraan awal dengan perwakilan Camara untuk menjajaki kemungkinan transfer pada Januari tahun depan.
The Reds memang disebut membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah setelah performa sejumlah pemain belum sepenuhnya meyakinkan pada awal musim.
The Reds baru saja meraih kemenangan 3-1 atas Tottenham Hotspur pada putaran ketigaa Carabao Cup di Anfield, Rabu (15/9/2026) dini hari WIB. Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai menjadi pencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Namun, performa Szoboszlai secara keseluruhan dinilai belum maksimal. Hal serupa juga terlihat dari penampilan Ryan Gravenberch setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Situasi tersebut membuat munculnya kebutuhan untuk mendatangkan gelandang baru pada bursa transfer musim dingin.
Pernah Hampir Gabung Chelsea
Lamine Camara bukan nama baru dalam radar klub-klub besar Liga Inggris. Gelandang asal Senegal itu sebelumnya hampir bergabung dengan Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026.
Chelsea bahkan disebut telah mencapai kesepakatan senilai 47 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun dengan Monaco pada hari terakhir bursa transfer.
Namun, transfer tersebut akhirnya gagal terealisasi.
Liverpool kini disebut berusaha memanfaatkan situasi tersebut untuk memboyong Camara ke Anfield. Gelandang berusia 22 tahun itu dianggap bisa memberikan tambahan kekuatan yang dibutuhkan Liverpool di lini tengah.
Duet Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai belum sepenuhnya meyakinkan. Keduanya dinilai masih kesulitan dalam duel dan memberikan perlindungan maksimal terhadap lini belakang.
Di Premier League musim ini, Gravenberch tercatat memenangi rata-rata 2,8 duel per pertandingan dengan persentase kemenangan 48 persen. Sementara Szoboszlai juga mencatat rata-rata 2,8 duel per laga, tetapi dengan persentase kemenangan hanya 31 persen.
Mac Allister tampil cukup impresif pada awal musim. Namun, masih ada pertanyaan mengenai kemampuannya menghadapi gelandang-gelandang terbaik di Premier League secara konsisten.
Kehadiran Camara diyakini dapat memberikan dimensi berbeda bagi lini tengah Liverpool. Selain meningkatkan kekuatan defensif, ia juga berpotensi memberikan ruang bagi Szoboszlai dan pemain muda Trey Nyoni untuk tampil lebih maksimal.
Tantangan untuk Andoni Iraola
Camara berpotensi menjadi salah satu bagian penting dalam proyek Andoni Iraola di Liverpool.
Sejauh ini, perjalanan Iraola sebagai manajer The Reds masih terbilang campuran. Dari enam pertandingan, Liverpool meraih tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Liverpool juga saat ini tertinggal enam poin dari Arsenal dan Manchester City di klasemen Premier League.
Selisih tersebut masih mungkin dikejar. Namun, Liverpool perlu memastikan jarak tidak semakin melebar jika ingin kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Jika Liverpool mampu menjaga jarak maksimal 10 poin dari Arsenal dan Manchester City ketika Camara tiba pada Januari, kehadiran sang gelandang bisa menjadi tambahan penting untuk menjaga peluang mereka meraih trofi domestik sekaligus memperbesar ambisi di kompetisi Eropa.
Sumber: Sportmole