Bola.com, Jakarta - Enzo Maresca hanya membutuhkan empat kemenangan lagi untuk menyamai start luar biasa Pep Guardiola bersama Manchester City.
Maresca membawa Man City melaju dengan sempurna dalam enam pertandingan awal. Terbaru, The Citizens menghancurkan Norwich City dengan skor telak 5-0 pada putaran ketiga Carabao Cup 2026/2027, Kamis (17/9/2026) malam waktu setempat.
Sebelumnya, The Citizen juga berhasil mengalahkan Bournemouth, Coventry City, Crystal Palace, dan Manchester United di Premier League, serta Porto di Liga Champions.
Dalam enam pertandingan tersebut, Man City mencetak 15 gol dan hanya kebobolan dua kali. Mereka juga mencatatkan empat clean sheet secara beruntun.
Seperti dikutip dari Sportmole, Sabtu (19/9/2026), start tersebut membuat Maresca mulai mendekati pencapaian Guardiola ketika pertama kali menangani Man City pada 2016.
Guardiola saat itu sukses membawa timnya meraih 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Jika ingin menyamai catatan tersebut, Maresca harus melewati empat pertandingan berikutnya yang tidak mudah karena ada Liverpool dan Paris Saint-Germain dalam daftar lawan.
Empat Laga Menuju Rekor Guardiola
Man City terlebih dahulu menjamu Sunderland pada Minggu (20/9/2026). Setelah itu, kompetisi memasuki jeda internasional yang bisa dimanfaatkan Maresca untuk memperbaiki timnya.
Usai jeda, Man City akan bertandang ke Anfield menghadapi Liverpool pada 11 Oktober. Tiga hari kemudian, PSG menanti di Liga Champions sebelum Ipswich Town menjadi lawan berikutnya pada 17 Oktober.
Jika mampu memenangkan keempat laga tersebut, Maresca akan menyamai salah satu start terbaik seorang manajer baru di Premier League.
Menariknya, Maresca bukan sosok asing bagi Man City. Ia pernah menjadi bagian dari staf Guardiola pada musim 2022/2023 ketika klub tersebut meraih treble.
Namun, Maresca menegaskan bahwa pengalamannya di Etihad Stadium tidak berarti dirinya sudah mengenal seluruh skuad saat ini.
"Ketika saya berada di sini sebelumnya, hanya ada tiga atau empat pemain yang masih ada sekarang," ujar Maresca.
Dari starting XI Man City saat final Liga Champions 2023 melawan Inter Milan, hanya Erling Haaland, Phil Foden, dan Ruben Dias yang masih berada di skuad. Rico Lewis ketika itu berada di bangku cadangan.
Rodri, Bernardo Silva, John Stones, dan Nathan Ake telah meninggalkan klub. Maresca pun harus beradaptasi dengan sejumlah pemain anyar.
Marc Guehi, Enzo Fernandez, Elliot Anderson, dan Ayyoub Bouaddi menjadi bagian dari proyek baru Man City. Allan juga langsung mencuri perhatian setelah mencetak gol pada penampilan starter pertamanya ketika menghadapi Norwich.
Maresca Puas dengan Adaptasi Skuad
Start enam kemenangan beruntun tersebut tentu menjadi sinyal positif bagi proyek Maresca. Namun, sejarah Man City bersama Guardiola menunjukkan bahwa awal sempurna belum tentu berujung trofi.
Start Guardiola Jadi PeringatanGuardiola juga mengawali kiprahnya di Man City dengan luar biasa pada musim 2016/2017.
Pelatih asal Spanyol itu membawa City meraih 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk enam kemenangan pertama di Premier League.
Namun, laju tersebut akhirnya terhenti setelah Man City bermain 3-3 melawan Celtic di Liga Champions.
Setelah itu, momentum City justru menghilang. Mereka melewati lima pertandingan tanpa kemenangan pada Oktober.
Pada akhir musim, Guardiola gagal mempersembahkan trofi pada musim debutnya di Inggris. Man City finis di peringkat ketiga Premier League, tersingkir pada babak 16 besar Liga Champions, dan kandas di semifinal Piala FA.
Catatan tersebut menjadi pengingat bagi Maresca bahwa start impresif tidak otomatis menjamin kesuksesan.
Sumber: Sportbites