Dihajar Brighton, Mikel Arteta Akui Arsenal Sudah Bermasalah Sejak Lemparan ke Dalam Pertama

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berujar skuadnya sudah terlihat dalam masalah sejak lemparan ke dalam pertama.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 September 2026, 04:45 WIB
Gelandang Brighton Spanyol #14, Chema Andres, mencetak gol ketiga tim selama pertandingan Liga Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Arsenal di Stadion Komunitas American Express di Brighton, Inggris selatan pada 19 September 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui skuadnya tampil buruk sejak awal saat menghadapi Brighton and Hove Albion di Stadion Falmer, Sabtu (19-9-2026).

Menurutnya, tanda-tanda masalah sudah terlihat sejak lemparan ke dalam pertama dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 0-3.

Advertisement

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan Arsenal pada awal musim dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris.

Brighton meraih kemenangan meyakinkan berkat gol Pascal Gross, Charalampos Kostoulas, dan Chema Andres.

Kemenangan tersebut membawa Brighton naik ke posisi ketiga klasemen. Tim tuan rumah juga tampil dominan sepanjang pertandingan dan membuat Arsenal kesulitan mengembangkan permainan.


Pertama Sejak Mei 2023

Bintang Brighton & Hove Albion Charalampos Kostoulas rayakan gol ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris 2026/2027, Sabtu (19/9/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi yang pertama dengan selisih tiga gol di Liga Inggris sejak kembali kalah 0-3 dari Brighton di Emirates pada Mei 2023.

Arteta pun menilai timnya tidak memiliki alasan setelah gagal membawa pulang poin dari Amex.

"Saya sangat kecewa. Namun, pertama-tama, kami harus memberi selamat kepada Brighton karena mereka pantas menang. Mereka adalah tim yang lebih baik," ujar Arteta, dikutip dari ESPN.

Pelatih asal Spanyol itu menyoroti duel-duel dasar yang menjadi bagian penting dalam pertandingan Liga Inggris. Arsenal, menurut Arteta, terlalu sering kalah dalam duel pertama maupun kedua sehingga berada dalam situasi yang sulit.

"Kami melakukan banyak kesalahan. Kami tidak memiliki prinsip permainan dalam sejumlah situasi dan selalu berada dalam posisi tertekan," kata Arteta.

Arteta menyebut kekalahan tersebut sebagai pelajaran besar bagi seluruh anggota tim. Ia menegaskan Arsenal harus mengambil pelajaran dari penampilan mereka di markas Brighton.


Pertandingan Sulit

Reaksi gelandang Arsenal Bukayo Saka pada laga Liga Inggris 2026/2027 melawan Brighton & Hove Albion, Sabtu (19/9/2026). (AFP/Glyn Kirk)

Di sisi lain, Brighton mampu mengamankan kemenangan, meski memiliki waktu pemulihan 24 jam lebih sedikit dibanding Arsenal setelah menjalani pertandingan tengah pekan.

Brighton sebelumnya menang 3-2 atas Manchester United di Carabao Cup, Kamis dini hari WIB, sedangkan Arsenal menghadapi Ipswich Town sehari sebelumnya.

Meski begitu, Arteta tidak menjadikan perbedaan waktu pemulihan tersebut sebagai alasan atas kekalahan timnya.

Menurut Arteta, Brighton memperlihatkan daya juang yang lebih besar. Ia bahkan merasa sudah bisa melihat sejak lemparan ke dalam pertama bahwa Arsenal akan menjalani pertandingan yang sulit.

"Brighton tahu, kami juga tahu, betapa sulitnya pertandingan ini. Namun, Brighton mampu mengatasi kami dan memiliki sesuatu yang tidak kami punya," tutur Arteta.


Buruk Secara Teknis

Para pemain Brighton merayakan gol pertama dalam pertandingan Liga Inggris antara Brighton & Hove Albion dan Arsenal di Brighton, Inggris, Sabtu, 19 September 2026. (Foto AP/Kin Cheung)

Arteta juga menilai Brighton lebih baik dalam situasi bola 50-50 dan memiliki timing yang lebih baik.

Ia mengakui Arsenal sangat buruk secara teknis dan tidak menunjukkan permainan yang semestinya.

"Sejak lemparan ke dalam pertama, sudah jelas kami akan berada dalam masalah. Kami sangat buruk secara teknis dan tidak menghormati pertandingan," ujar Arteta.

Arteta memberikan kredit kepada Brighton atas kemenangan tersebut. Namun, ia menegaskan kekalahan ini tidak menghapus apa yang telah dilakukan Arsenal dalam beberapa pekan terakhir.

Arteta meminta timnya mengambil pelajaran karena situasi serupa bisa kembali terjadi.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait