Kalah 2 Kali di BRI Super League, Pelatih Borneo FC Minta Suporter Bersabar

Menghadapi Bali United dalam pekan ketiga BRI Super League 2026/2027, menjadi pembuktian Pesut Etam di kandang sendiri.

Bola.com, Denpasar - Hanya sekali meraih kemenangan dan 2 kali menelan kekalahan, tampaknya mulai membuat suporter Borneo FC kecewa. Situasi itu dirasakan oleh Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo.

Menghadapi Bali United dalam pekan ketiga BRI Super League 2026/2027, menjadi pembuktian Pesut Etam di kandang sendiri.

Apakah bisa meraih kemenangan dan mengembalikan kepercayaan suporter atau justru membuat suporter semakin geram dengan performa yang kurang meyakinkan kali ini.

Musim lalu, Pesut Etam bermain dengan cukup baik di awal musim dengan 11 kemenangan beruntun sebelum akhirnya dihentikan oleh Bali United pada pekan ke-12 melalui gol semata wayang Kadek Agung Widnyana Putra di Stadion Segiri Samarinda.

Mauro meminta suporter untuk bersabar dengan hasil yang diraih Borneo FC.

“Saya yakin peran suporter sangat bagus dan besar. Saya tahu pasti mereka tidak senang. Kami menerima hal itu dan kami hanya meminta mereka bersabar,” bebernya saat sesi konferensi pers jelang pertandingan pada Sabtu sore (19/9/2026).

Menurutnya, dengan komposisi tim yang hampir sepenuhnya baru musim ini, membuat Borneo FC perlu lebih padu. Total menurutnya, hanya tiga nama yang bertahan, yaitu Juan Felipe Villa, Komang Teguh Trisnanda, dan Caxambu.

“Mereka tahu tim ini baru. Ada 26 pemain baru. Bayangkan berapa pemain yang starter dari musim lalu? Hanya ada 3! Lainnya, semuanya baru. Jadi ini proses yang kami butuhkan. Saya sadar suporter tidak mau tahu, tapi mau tidak mau mereka harus menerimanya,” tegasnya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sudah Menganalisis Kekurangan Bali United

Tidak hanya kelebihan Bali United yang dilihat oleh Mauro, tapi juga sisi lemah Serdadu Tridatu yang bisa dieksploitasi oleh Borneo FC. Imbang atau justru kalah, mungkin jadi haram hukumnya di depan mata suporter setia mereka.

Makanya pelatih asal Portugal berusia 38 tahun itu sudah mempersiapkan berbagai strategi dengan matang, termasuk menganalisis apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan Bali United.

“Kami harus mencoba menghindari hal yang harus kami hindari. Misalnya mereka adalah tim yang mengandalkan kecepatan. Mereka juga banyak pemain berkualitas di setiap lini. Kami perlu tetap bermain dengan identitas kami,” tegasnya.

“Sekarang kami juga perlu membangun sebuah identitas baru karena ini juga tim baru dengan banyak pemain baru. Kami harus melakukan sesuatu yang bagus dan besok saat melawan Bali United, kami berharap bisa mendapatkan hasil maksimal,” tutupnya.

Video Populer

Foto Populer