Diobok-obok Brighton, 2 Pemain Arsenal Disalahkan atas Hilangnya 3 Poin

Dua pemain Arsenal jadi biang kekalahan dari Brighton, dianggap terekspos.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 September 2026, 11:00 WIB
Charalampos Kostoulas dari Brighton (depan) dan Gabriel dari Arsenal saat pertandingan Liga Inggris antara Brighton & Hove Albion dan Arsenal di Brighton, Inggris, Sabtu, 19 September 2026. (Foto AP/Kin Cheung)

Bola.com, Jakarta - Arsenal harus menerima kekalahan telak pada pertandingan pekan kelima Premier League 2026/2027.

Bermain di Amex Stadium, Sabtu (19-9-2026), The Gunners takluk 0-3 dari Brighton dan harus kehilangan posisi di puncak klasemen.

Advertisement

Brighton membuka keunggulan setelah pertandingan berjalan lebih dari setengah jam.

Pascal Gross menerima bola di sekitar tepi kotak penalti, berbalik, kemudian melepaskan tembakan yang tidak mampu dijangkau David Raya.

Hanya 15 menit berselang, gawang Arsenal kembali bergetar. Charalampos Kostoulas mendapatkan ruang sekitar 25 yard dari gawang dan memiliki cukup waktu untuk melepaskan tembakan keras mendatar ke pojok kiri bawah.

Situasi tidak banyak berubah setelah turun minum. Brighton justru menambah keunggulan melalui Chema Andres yang memenangi duel udara sebelum menyundul bola hasil sepak pojok menjadi gol ketiga tuan rumah.


Sorotan di Medsos

Bintang Brighton & Hove Albion Charalampos Kostoulas rayakan gol ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris 2026/2027, Sabtu (19/9/2026). (AP Photo/Kin Cheung)

Kekalahan tersebut membuat Arsenal turun dari posisi teratas klasemen. Brighton kini hanya terpaut dua poin dari The Gunners setelah menjalani awal musim yang positif.

Penampilan lini belakang Arsenal kemudian menjadi sorotan di media sosial. Sejumlah pendukung menilai dua bek tengah, Gabriel dan Ezri Konsa, tampil mengecewakan setelah tim mereka kebobolan tiga gol.

Give Me Sport merangkum beberapa di antaranya.

Salah seorang fan menilai laga tandang melawan Brighton menjadi jenis pertandingan yang dapat membuat Konsa terekspos.

"Brighton di kandang adalah tipe pertandingan di mana Konsa akan terekspos," tulis seorang fan.

Pendukung lainnya mempertanyakan cara kedua bek tersebut dalam menghadapi pergerakan pemain Brighton.

"Mengapa kedua bek tengah terus mundur menjauh dari pemainnya setiap saat? Pertahanan yang sangat amatir dari Konsa dan Gabriel," tulis fan tersebut.


Kritik Suporter

Gelandang Brighton Spanyol #14, Chema Andres, mencetak gol ketiga tim selama pertandingan Liga Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Arsenal di Stadion Komunitas American Express di Brighton, Inggris selatan pada 19 September 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Konsa baru bergabung dengan Arsenal pada musim panas ini. Sejak kepindahannya ke London utara, ia dan Gabriel disebut baru dua kali bermain bersama sebelum pertandingan melawan Brighton.

Suporter Arsenal menyoroti koordinasi Gabriel dan Konsa di lini belakang.

"Gabriel menjalani pertandingan yang buruk. Dia dan Konsa benar-benar tidak memiliki pemahaman yang sama," ujar salah seorang fan.

Kritik lain juga diarahkan kepada kedua pemain itu setelah mereka dianggap tidak cukup cepat mengambil langkah untuk menghentikan serangan Brighton.

"Itu kesalahan Gabriel dan Konsa; tidak ada satu pun dari mereka yang maju. Biarkan dia terus menyentuh bola dan melepaskan tembakan," tulis fan lainnya.


Menanti Saliba Kembali

William Saliba. Bek tengah Prancis berusia 21 tahun ini kini memasuki musim ke-4 berseragam Arsenal sejak didatangkan dari Saint-Etienne pada awal musim 2019/2020. Ia didatangkan Unai Emery yang saat itu tengah menjalani musim keduanya bersama Arsenal dengan nilai transfer 30 juta euro atau kini setara Rp470 miliar. (AFP/Glyn Kirk)

Penampilan Arsenal di lini belakang membuat sejumlah pendukung dan Mikel Arteta menantikan kembalinya William Saliba.

Bek asal Prancis tersebut masih menepi akibat cedera punggung yang dialaminya sejak Piala Dunia 2026. Saat itu, Saliba menjadi pemain yang cukup sering tampil bersama Timnas Prancis.

Saliba tidak menjalani operasi untuk menangani cedera tersebut. Ia memilih menjalani program rehabilitasi.

Saliba diperkirakan baru bisa kembali bermain pada November 2026. Namun, ia berpeluang kembali lebih cepat jika Arsenal terus kebobolan dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait