Cole Palmer Absen Bela Timnas Inggris, Chelsea Malah Diuntungkan

Cole Palmer absen dari Timnas Inggris, Chelsea bisa tersenyum.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 September 2026, 22:30 WIB
Gelandang Chelsea, Cole Palmer, merayakan gol keduanya yang dicetak melalui titik penalti dalam pertandingan Liga Inggris antara Chelsea vs Leeds United di Stamford Bridge, London, pada 10 Februari 2026. (Adrian Dennis / AFP)

Bola.com, Jakarta - Cole Palmer harus menunggu lebih lama untuk kembali mendapat kesempatan membuktikan kemampuannya kepada pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel.

Gelandang Chelsea itu menarik diri dari skuad Inggris untuk agenda internasional kali ini. The Athletic menyebut "manajemen beban" sebagai alasan keputusan tersebut.

Advertisement

Palmer hampir selalu tampil dalam perjalanan Chelsea di Premier League musim ini dan hanya melewatkan tujuh menit pertandingan.

Keputusan itu menjadi pukulan bagi Palmer. Ia belum bermain untuk Inggris sejak Maret 2026 dan juga absen pada Piala Dunia 2026. Padahal, performa impresifnya pada awal musim membuat Palmer kembali dipanggil.

Tuchel bahkan mengakui sang pemain pantas mendapat kesempatan untuk membuktikan dirinya layak menjadi bagian permanen skuad Inggris.

Namun, kesempatan tersebut kembali harus dilewati Palmer.


Chelsea Kecewa, tapi ...

Gelandang Chelsea asal Inggris Cole Palmer (depan) berduel dengan gelandang Brighton asal Pantai Gading, Malick Yalcouye (belakang), dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stamford Bridge, London, pada Minggu (30/8/2026). (Adrian Dennis / AFP)

Chelsea tentu kecewa karena Palmer tidak bisa memperkuat Inggris. Di sisi lain, klub juga memiliki alasan untuk menyambut absennya sang pemain karena ia mendapat waktu istirahat tambahan.

Chelsea memasuki jeda internasional dengan suasana yang kurang positif setelah menelan dua kekalahan dan sekali imbang.

Namun, Sports Illustrated (SI) dalam ulasannya menyatakan performa Palmer menjadi satu di antara hal yang menonjol pada awal era Xabi Alonso.

Palmer mencetak empat gol dan dua assist dalam tujuh pertandingan. Ia juga mengakui kembali menikmati permainannya dalam lini depan Chelsea yang lebih fleksibel di bawah Alonso.

Taktik menjadi salah satu faktor, tetapi waktu istirahat panjang selama musim panas juga berperan penting.

Musim lalu, Palmer banyak berjuang dengan masalah cedera pangkal paha yang membatasi pengaruhnya di lapangan.


Dampak ke Klub

Cole Palmer dan Declan Rice berebut bola dalam laga Liga Inggris antara Chelsea vs Arsenal di Emirates Stadium, 1 Maret 2026. (AP Photo/Alastair Grant)

Ia hanya mencetak 11 gol dan tiga assist di semua kompetisi sehingga tidak banyak alasan untuk mempersoalkan keputusannya tidak dibawa Inggris ke Piala Dunia 2026.

Kegagalan tersebut kemudian memberinya masa istirahat musim panas yang lebih panjang.

Untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, pemain berusia 24 tahun itu bisa benar-benar berhenti dari aktivitas pertandingan. Sejak Mei hingga Agustus lalu, fokusnya beralih dari pertandingan ke pemulihan.

Dampaknya terlihat pada awal musim ini.

Penggemar Chelsea tentu ingin melihat Palmer kembali memperkuat Inggris di panggung internasional.

Namun, tambahan waktu istirahat selama tiga pekan bagi pemain berusia 24 tahun itu juga tidak akan banyak dikeluhkan jika hasilnya kembali terlihat seperti sekarang.


Masa Depan di Timnas Inggris

Phil Fode (kiri) dan Cole Palmer (tengah) dalam sebuah sesi latihan di Timnas Inggris menjelang laga Kualifikasi Euro 2024 kontra Malta dan Makedonia Utara bulan November 2023. (PAUL ELLIS / AFP)

Situasi ini membuat perjalanan Palmer untuk kembali menjadi pilihan Tuchel makin rumit.

Tuchel dikenal tetap mengandalkan kelompok pemain yang sama, terutama mereka yang memberikan dampak positif di dalam dan luar lapangan.

Ia juga menilai performa pemain bersama Inggris, bukan sekadar apa yang ditunjukkan ketika membela klub.

Phil Foden pernah mengalami situasi serupa. Tuchel secara terbuka menantangnya setelah menilai pemain Manchester City itu belum mampu mengubah performa bagus dalam latihan menjadi pengaruh nyata bersama Inggris.

Sejak Tuchel datang pada Januari 2025, Palmer baru bermain 158 menit dalam tiga penampilan untuk Inggris. Cedera dan performa yang kurang baik membatasi peluangnya di level internasional.

Selama Palmer absen, pemain lain mendapat kesempatan untuk membangun reputasi.


Terbuka terhadap Perubahan

Cole Palmer dan Mathys Tel berduel dalam laga Liga Inggris antara Chelsea vs Tottenham di Stamford Bridge, 20 Mei 2026. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Meski begitu, Tuchel terbukti terbuka terhadap perubahan. Palmer berhasil kembali masuk pertimbangannya bulan ini dan peluang tersebut bisa kembali terbuka jika ia terus mencetak gol serta assist bersama Chelsea.

"Namun, absennya Palmer dari agenda internasional kali ini membuat persaingan untuk mendapatkan tempat terasa lebih berat," tulis SI.

Posisi gelandang serang juga memiliki banyak pilihan. Jude Bellingham menjadi pilihan utama, sedangkan Eberechi Eze, Morgan Rogers, dan Morgan Gibbs-White masuk skuad kali ini.

Phil Foden juga menunggu kesempatan, sementara pemain muda, Josh King dan Max Dowman, ikut bersaing.

Dengan banyaknya pemain yang mengantre untuk mendapatkan menit bermain, posisi Palmer perlahan makin berada di belakang.

Lantaran Inggris tidak menghadapi turnamen besar dalam waktu dekat, Tuchel kemungkinan lebih fleksibel dalam menentukan skuad selama 12 bulan ke depan.

Palmer masih memiliki kesempatan untuk kembali meyakinkan sang pelatih, tetapi ia tidak bisa terus absen dalam perjalanan menuju Euro 2028.

 

Sumber: SI

Berita Terkait