Marc Marquez Ungkap Senjata Utama di Perburuan Gelar MotoGP 2026

Marc Marquez menyebut dua hal sebagai modal utama untuk menghadapi tujuh balapan terakhir MotoGP 2026.

BolaCom | Fauzi Ananta DharmawanDiterbitkan 23 September 2026, 15:15 WIB
Pembalap asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, berpartisipasi dalam balapan MotoGP Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Inggris tengah, pada 9 Agustus 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez mengungkap senjata utamanya dalam persaingan gelar MotoGP 2026.

Pembalap Ducati tersebut menyebut motor dan timnya sebagai kekuatan terbesar yang akan membantunya menghadapi persaingan ketat di tujuh seri terakhir musim ini.

Advertisement

Marquez sempat memimpin klasemen untuk pertama kalinya pada musim ini setelah memenangkan MotoGP San Marino.

Kemenangan tersebut membuatnya mampu memangkas defisit 102 poin yang sebelumnya memisahkannya dari posisi teratas sejak MotoGP Italia pada Mei lalu.

Namun, hasil di Austria membuat posisinya kembali berubah. Marquez finis kedua dalam sprint race dan kelima pada balapan utama sehingga kini tertinggal 12 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak klasemen.

Ketika ditanya mengenai senjata terbesarnya dalam tujuh balapan terakhir, Marquez memberikan jawaban singkat.

"Motor saya dan tim saya," ujar Marquez, dikutip dari Crash.

Ketika kembali ditanya apakah bukan bakat atau pengalamannya yang menjadi modal utama, pembalap Ducati itu tetap memberikan jawaban yang sama.

"Tidak, motor saya dan tim saya," katanya.


Persaingan Gelar Makin Ketat

Pembalap asal Spanyol dari tim Aprilia Racing, Jorge Martin (kiri), dan pembalap asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bersaing dalam balapan Sprint MotoGP Grand Prix Austria di Spielberg bei Knittelfeld, Austria, pada 19 September 2026. (Joe Klamar/AFP)

Marquez juga menilai empat pembalap teratas masih memiliki peluang dalam persaingan menuju gelar juara. Satu di antaranya adalah Pedro Acosta yang saat ini berada di posisi keempat dengan selisih 72 poin.

Acosta baru saja meraih kemenangan di Austria. Menurut Marquez, performa tersebut menunjukkan pembalap KTM itu masih menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar.

"Empat pembalap teratas siap bertarung untuk gelar juara," kata Marquez.

Kakak Alex Marquez itu juga menyoroti perkembangan KTM.

"Seperti yang kita lihat dari Pedro, sejak Silverstone, KTM telah membuka mesin mereka dan kembali memiliki tenaga yang bagus," ujarnya.

"Mereka siap bertarung untuk gelar," lanjut Marquez.


Acosta Jadi Ancaman di Motegi

Duel Pedro Acosta dan Marc Marquez pada Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram,hari Sabtu (28/02/2026). (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Ducati diperkirakan kembali kompetitif di Jepang. Karakter Sirkuit Motegi yang memiliki banyak pengereman dan akselerasi, ditambah penggunaan kembali ban belakang standar Michelin, dinilai dapat mendukung performa Desmosedici.

Namun, Marquez justru menunjuk Acosta sebagai pembalap yang patut diperhitungkan di Motegi setelah kemenangan di Austria.

"Maksud saya, di Motegi setelah GP ini, Pedro kembali menjadi favorit," ujar Marquez.

"Karena setiap tahun dia sangat, sangat cepat di sana," ucapnya.

Marquez mengingat Acosta juga tampil cepat ketika pertama kali balapan di Motegi.

Saat itu, Acosta terjatuh ketika memimpin sprint race dan kembali mengalami kecelakaan pada balapan utama ketika berada di posisi kedua dan sedang memperebutkan kemenangan.

"Tahun lalu dia juga sangat cepat. Jadi, kita lihat saja. Seperti yang saya katakan, empat pembalap teratas, tujuh balapan terakhir akan berlangsung sangat ketat," kata Marquez.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait