Marc Marquez: Perebutan Gelar MotoGP 2026 Belum Selesai Meski Bisa Kunci di Qatar

Pimpin 399 poin, Marc Marquez bisa mengunci gelar di Qatar jika unggul 30 poin dari Jorge Martin dan 8 dari Marco Bezzecchi, namun ia menilai titel masih jauh.

Bola.com, Jakarta - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, menegaskan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 belum berakhir, meski peluang untuk menguncinya di Grand Prix Qatar terbuka lebar. Sikap itu ia sampaikan usai sesi Practice di Sirkuit Internasional Lusail, yang memperlihatkan persaingan rapat dari para penantang.

Marquez memimpin klasemen sementara dengan 399 poin, torehan yang ia kumpulkan setelah kemenangan di MotoGP Malaysia. Posisi itu memberinya skenario untuk mengamankan titel lebih cepat di Lusail.

Untuk memastikan gelar di Qatar, Marquez harus menutup balapan dengan keunggulan 74 poin atas rider peringkat kedua, baik Jorge Martin maupun Marco Bezzecchi. Secara spesifik, akhir pekan ini ia perlu unggul 30 poin dari Martin dan 8 poin dari Bezzecchi.

Di tengah perburuan gelar tersebut, gelaran MotoGP Qatar 2026 ikut diwarnai kekhawatiran keamanan akibat ketegangan di Timur Tengah. Marquez mengakui ia lebih memilih berada di tempat lain, tetapi profesionalismenya menuntut fokus penuh pada balapan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Lusail Menunggu: Kecepatan Marc Marquez dan Ancaman Pesaing

Marc Marquez membuka sesi latihan bebas pertama (FP1) di Qatar dengan kecepatan menjanjikan. Ia memuncaki FP1 lewat catatan 1 menit 52,278 detik, menjadi patokan awal menjelang sesi-sesi selanjutnya.

Hari latihan Marquez tidak sepenuhnya mulus. Salah satu motornya mengalami masalah rantai putus, insiden yang ia syukuri terjadi saat latihan, bukan ketika balapan berlangsung.

Meski berada di depan, Marquez menyoroti kekuatan lawan. Ia menilai Marco Bezzecchi tampil sangat kuat dan membalap dengan baik, sedangkan Jorge Martin juga menunjukkan performa bagus meski sedang dalam kondisi cedera.

"[Gelar juara dunia] memang terasa lebih dekat, tetapi masihlah jauh. Ada tiga balapan yang akan dimainkan, namun bakal banyak momen yang terjadi dan pada akhirnya mental kami, seperti yang kami tunjukkan di Malaysia, akan tetap sama," ujar Marquez. Ia menambahkan akhir pekan di Qatar akan "sulit" karena banyak pembalap yang cepat.

Jorge Martin Kembali, Pertarungan Klasemen Tetap Terbuka

Jorge Martin kembali beraksi di MotoGP Qatar setelah absen di Grand Prix Malaysia akibat cedera patah pergelangan tangan yang dialaminya di Australia. Ia dinyatakan fit untuk balapan usai menjalani pemeriksaan medis pada Jumat pagi, meski kondisinya belum 100% sehingga timnya, Aprilia, mengambil langkah hati-hati.

Pada FP1, Martin awalnya berada di posisi kelima dengan selisih 0,734 detik dari Marc Marquez. Catatan itu menjadi modal awal di akhir pekan yang krusial bagi peluangnya di klasemen.

Martin menegaskan akan terus bertarung sampai benar-benar tak ada kesempatan tersisa. Untuk menjaga perebutan gelar tetap hidup, ia wajib mencegah Marquez unggul 30 poin darinya pada akhir pekan ini.

Ketegangan Kawasan dan Respons Marquez di Qatar

Penyelenggaraan MotoGP Qatar 2026 berada dalam bayang-bayang ketegangan di Timur Tengah, yang memicu kekhawatiran keamanan. Yamaha bahkan memutuskan untuk mundur dari ajang ini karena adanya pembatasan perjalanan perusahaan.

Marc Marquez mengakui kekhawatirannya terhadap situasi tersebut. Namun, fokusnya tetap pada rangkaian kompetisi yang harus dijalani di Lusail.

Untuk meminimalkan waktu berada di lokasi, pembalap asal Spanyol itu menyusun perjalanan sesingkat mungkin: tiba dengan penerbangan terakhir yang memungkinkan dan berencana pergi dengan penerbangan paling awal setelah seluruh kegiatan balap rampung.

"Saya lebih memilih berada di tempat lain. Untuk alasan itu, saya tiba dengan penerbangan paling akhir yang mungkin, dan saya akan pergi dengan penerbangan paling awal yang mungkin. Tapi kami di sini, kami siap balapan, dan dengan konsentrasi penuh," ungkap Marquez.

Video Populer

Foto Populer