MU Catat Start Terburuk di Liga Inggris dalam 40 Tahun: 6 Pertandingan, 6 Poin

Manchester United (MU) kembali menelan hasil mengecewakan setelah ditahan Tottenham Hotspur 1-1.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 11 Oktober 2026, 08:00 WIB
Gelandang Manchester United, Bryan Mbeumo, merayakan gol pembuka yang dicetaknya saat menghadapi Tottenham Hotspur pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (10/10/2026). (Paul Ellis / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) kembali menelan hasil mengecewakan setelah ditahan Tottenham Hotspur 1-1 pada lanjutan Premier League 2026/2027 di Old Trafford, Sabtu (10/10/2026) waktu setempat.

Hasil ini memperpanjang periode sulit Setan Merah sekaligus menorehkan catatan awal musim terburuk mereka dalam 40 tahun terakhir.

Advertisement

MU sebenarnya berada di posisi menguntungkan setelah Tottenham harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah Rodrigo Bentancur. Namun, keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan tuan rumah untuk mengamankan tiga poin.

Gol Bryan Mbeumo sempat membawa MU unggul. Akan tetapi, Dominic Solanke membuyarkan kemenangan di depan mata setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-92.

Hasil imbang ini membuat Setan Merah baru mengoleksi enam poin dari enam pertandingan pertama Premier League musim ini.

Performa tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa tim asuhan Michael Carrick justru mengalami kemunduran dibandingkan musim lalu, ketika berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions.

Tekanan terhadap Carrick pun semakin besar. Para pendukung MU beberapa kali melontarkan cemoohan, termasuk ketika Tottenham tampil lebih dominan pada babak pertama dan setelah peluit panjang dibunyikan.

Carrick mengakui reaksi tersebut menyakitkan. Namun, ia memahami kekecewaan suporter yang melihat tim kesayangannya kembali gagal meraih kemenangan.

 


Permainan MU Mengecewakan

Bek Tottenham Hotspur asal Belanda, Jan Paul van Hecke (nomor punggung 6), memenangi duel udara dalam pertandingan Liga Inggris kontra Manchester United di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (10/10/2026). (Paul Ellis/AFP)

MU sejatinya memasuki pertandingan dengan harapan bisa menunjukkan kebangkitan. Carrick bahkan meminta para pemainnya memperlihatkan semangat dan daya juang lebih besar.

Namun, harapan itu tidak langsung terwujud. MU justru kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama, sementara Tottenham mampu menciptakan tekanan dan beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah.

Permainan lambat dan kurang agresif membuat Setan Merah kesulitan menemukan ritme. Cemoohan suporter mulai terdengar ketika pertandingan memasuki sekitar setengah jam pertama, kemudian kembali menggema saat turun minum.

Situasi baru sedikit membaik setelah MU meningkatkan intensitas permainan. 

Di tengah hasil mengecewakan, penampilan Carlos Baleba memberikan sedikit alasan bagi Carrick untuk tetap optimistis. Gelandang yang didatangkan dari Brighton dengan nilai transfer 65 juta poundsterling itu masuk sekitar satu jam pertandingan dan membantu meningkatkan energi permainan MU.

Baleba terlihat mampu memberikan dinamika lebih baik di lini tengah. Kehadirannya juga dinilai bisa menjadi pasangan yang cocok bagi Kobbie Mainoo.

 


Kesalahan MU

Gelandang Manchester United , Bryan Mbeumo (depan), berlari membawa bola dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (10/10/2026). (Paul Ellis/AFP)

Carrick mengakui timnya kesulitan menemukan cara untuk mengendalikan permainan, baik ketika menguasai bola maupun saat bertahan.

"Kami tidak bisa menemukan cara untuk masuk ke dalam permainan, baik ketika menguasai bola maupun tidak. Pengambilan keputusan kami sedikit lambat dan kami tidak cukup jeli melihat ruang serta jalur umpan," ujar Carrick.

Ia menambahkan, masalah tersebut seolah menyebar ke seluruh tim sehingga permainan MU tidak berkembang sesuai harapan.

Sumber: The Telegraph

 

Berita Terkait