Jose Mourinho Bandingkan Kasus Negreira Barcelona dengan Calciopoli, Skandal Korupsi Wasit Terbesar di Dunia?

Mourinho sentil kasus Negreira Barcelona, bandingkan dengan skandal Calciopoli.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 14 Oktober 2026, 21:45 WIB
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. (Oscar Del Pozo / AFP)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho kembali melontarkan kritik terhadap penanganan kasus Negreira yang melibatkan Barcelona.

Pelatih Real Madrid itu membandingkan perkara tersebut dengan Calciopoli, skandal pengaturan penunjukan wasit yang mengguncang sepak bola Italia pada 2006.

Advertisement

Mourinho menyampaikan pandangannya dalam wawancara dengan Prime Video Italia menjelang pertandingan Real Madrid melawan AS Roma di League Phase Liga Champions, Kamis (15-10-2026) dini hari WIB.

Ia menyoroti belum adanya konsekuensi terhadap Barcelona dalam kasus yang menjadi sorotan sepak bola Spanyol tersebut.

Mourinho memuji Italia karena menilai penanganan skandal Calciopoli di negara tersebut telah menghasilkan tindakan nyata.

"Saya hanya ingin mengatakan satu hal: selamat kepada Italia. Tahu alasannya? Karena Italia adalah satu-satunya negara yang benar-benar menangani Calciopoli sebagaimana seharusnya," ujar pelatih asal Portugal itu, dikutip dari Madrid Universal.


Selamat kepada Italia

Aksi Jose Mourinho pada laga Real Madrid lawan Espanyol pada pekan ke-2 La Liga 2026/2027 di RCDE Stadium - AP Photo/Joan Monfort

Mourinho memuji Italia karena menilai otoritas sepak bola di sana telah menindak skandal Calciopoli sebagaimana mestinya.

"Saya hanya ingin mengatakan satu hal: selamat kepada Italia. Tahu alasannya? Karena Italia adalah satu-satunya negara yang benar-benar menangani Calciopoli sebagaimana seharusnya," ujar Mourinho.

Sebaliknya, ia menilai penanganan kasus Negreira di Spanyol belum menunjukkan hasil yang berarti, meskipun peristiwa tersebut telah diketahui banyak orang.

"Di Spanyol, apa yang terjadi sudah diketahui semua orang. Namun, tampaknya persoalannya masih belum beres. Sampai sekarang, belum ada apa-apa. Tidak ada apa-apa," katanya.

Mourinho kemudian memperingatkan bahwa ketiadaan konsekuensi dalam kasus tersebut dapat menjadikannya skandal korupsi wasit terbesar di dunia.

"Jika tidak ada konsekuensi yang dijatuhkan, mungkin ini adalah skandal korupsi wasit terbesar di dunia," tegasnya.


Hukuman dalam Skandal Calciopoli

AFP/ Giulio Piscitelli

Calciopoli merupakan skandal besar yang mengguncang sepak bola Italia pada 2006. Investigasi dalam kasus tersebut mengungkap adanya sistem manipulasi penunjukan wasit yang merusak integritas kompetisi.

Luciano Moggi, yang saat itu menjabat sebagai manajer umum Juventus, menjadi tokoh sentral dalam perkara tersebut

Otoritas sepak bola Italia kemudian menjatuhkan sejumlah sanksi berat. Juventus harus turun ke Serie B, kehilangan gelar Serie A musim 2004/2005 dan 2005/2006, serta menerima pengurangan poin.

Klub lain, termasuk AC Milan, Lazio, dan Fiorentina, juga mendapat hukuman. Sementara itu, Moggi kemudian dinyatakan bersalah melalui proses peradilan pidana.

Dengan mengangkat kembali Calciopoli, Mourinho menyoroti perbedaan antara tindakan tegas yang diambil otoritas Italia dan apa yang ia nilai sebagai minimnya konsekuensi dalam kasus Negreira di Spanyol.


Terus Menyoroti Kasus Negreira

Para awak media mengelilingi mantan kepala wasit, Jose Maria Enriquez Negreira, saat ia meninggalkan pengadilan setelah memberikan kesaksian dalam kasus korupsi FC Barcelona yang sedang berlangsung, di Barcelona pada 19 Maret 2024. Tahun lalu, Barcelona dan beberapa mantan direktur juara Spanyol tersebut didakwa dengan suap setelah diduga melakukan pembayaran kepada mantan wakil presiden wasit Spanyol, yang memegang jabatan tersebut selama 25 tahun. Negreira diduga memperoleh lebih dari tujuh juta euro ($7,6 juta) dari Barcelona antara tahun 2001 dan 2018, melalui perusahaan yang diduga memproduksi laporan wasit, menurut klub tersebut. Jaksa Spanyol sedang berupaya untuk mengetahui apakah pembayaran Barcelona tersebut merupakan upaya untuk memengaruhi wasit, yang dibantah oleh Barcelona. (Pau Barrena/AFP)

Komentar Mourinho sejalan dengan sikap Real Madrid yang terus menyoroti penanganan kasus Negreira.

Perkara ini berkaitan dengan pembayaran yang dilakukan Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira, mantan wakil presiden komite wasit Spanyol.

Real Madrid menilai kasus tersebut belum mendapatkan respons yang semestinya. Menurut klub ibu kota Spanyol itu, perkara serupa di Italia akan memicu tindakan yang lebih tegas dari otoritas terkait.

Di tengah situasi tersebut, Real Madrid masih berharap UEFA mengambil tindakan terhadap kasus Negreira.

Real Madrid menilai otoritas sepak bola Spanyol belum memberikan konsekuensi yang diperlukan dalam penanganan perkara tersebut.

 

Sumber: Madrid Universal

Berita Terkait