Gelandang Muda Bayern Munchen Ungkap Alasan Tolak Man City: Tawaran Rp2 Triliun Tidak Bikin Hati Goyah

Meski klub raksasa Premier League itu dikabarkan siap menggelontorkan dana hingga 100 juta euro atau sekitar Rp2 triliun untuk merekrutnya, Pavlovic memilih bertahan di Allianz Arena.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 15 Oktober 2026, 07:45 WIB
Gelandang muda Bayern Munchen, Aleksandar Pavlovic. (AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)

Bola.com, Jakarta - Gelandang muda Bayern Munchen, Aleksandar Pavlovic, buka suara mengenai keputusan menolak tawaran Manchester City.

Meski klub raksasa Premier League itu dikabarkan siap menggelontorkan dana hingga 100 juta euro atau sekitar Rp2 triliun untuk merekrutnya, Pavlovic memilih bertahan di Allianz Arena.

Advertisement

Pemain yang tumbuh besar di Munchen itu mengaku tidak kesulitan menentukan pilihan. Kedekatannya dengan Bayern Munchen, keluarga, serta teman-teman yang tinggal di kota itu menjadi alasan utama untuk melanjutkan karier bersama Die Roten.

Keputusan itu tentu menjadi kabar menggembirakan bagi para pendukung Bayern Munchen yang berharap Pavlovic bisa berkembang menjadi salah satu pilar penting klub dalam jangka panjang.

 

Manchester City Siap Tebus Pavlovic 100 Juta Euro

Gelandang Bayern Munchen, Aleksandar Pavlovic (kiri), dan gelandang Augsburg, Han-Noah Massengo, berebut bola dalam pertandingan Bundesliga Jerman di Munich, pada 24 Januari 2026. (Alexandra Beier/AFP)

Manchester City dilaporkan tertarik merekrut Aleksandar Pavlovic pada bursa transfer musim panas lalu.

Man City disebut siap menawarkan hingga 100 juta euro demi mendapatkan tanda tangan gelandang muda Bayern Munchen itu.

Nilai itu menunjukkan betapa tingginya penilaian Man City terhadap potensi Pavlovic.

Pada usianya yang masih muda, ia dipandang sebagai pemain yang memiliki prospek cerah untuk berkembang menjadi gelandang papan atas.

Namun, rencana transfer itu tidak pernah terwujud. Pavlovic memilih bertahan di Bayern Munchen, klub yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan kariernya.

Menurut laporan yang dikutip akun X @iMiaSanMia, Pavlovic kemudian menjelaskan alasan di balik keputusannya menolak kesempatan bermain di Inggris.


Keputusan Bertahan di Bayern Munchen Tidak Sulit

Selebrasi Aleksandar Pavlovic dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (AP Photo/Lennart Preiss)

Pavlovic mengakui ketertarikan dari klub sebesar Manchester City merupakan kehormatan. Namun, faktor personal membuatnya tidak ragu untuk tetap bersama Bayern Munchen.

"Pertama, merupakan sebuah kehormatan ketika klub besar seperti City datang menawarkan kesempatan," ujar Pavlovic.

"Saya tumbuh besar di Munchen, menghabiskan seluruh hidup saya di sini, dan selalu bermain untuk FC Bayern. Keluarga dan teman-teman saya tinggal di sini, dan bagi saya, tidak ada yang lebih baik daripada itu. Karena itulah, keputusan itu tidak sulit," lanjutnya.

Pernyataan itu menegaskan pertimbangan Pavlovic bukan semata-mata soal nilai kontrak atau kesempatan bergabung dengan klub besar lainnya.

Bayern memiliki tempat istimewa dalam hidupnya. Selain berkembang melalui akademi klub, Pavlovic juga memiliki ikatan kuat dengan lingkungan tempat ia dibesarkan.


Pavlovic Diproyeksikan Jadi Pilar Masa Depan

Keputusan Pavlovic bertahan menjadi keuntungan bagi Bayern Munchen. Klub tidak hanya mempertahankan gelandang muda berbakat, tetapi juga menjaga salah satu pemain yang memiliki ikatan kuat dengan identitas mereka.

Bagi para pendukung Bayern, Pavlovic merupakan sosok yang berpotensi menjadi bagian penting dari tim untuk tahun-tahun mendatang.

Kesediaannya melanjutkan karier di Munchen juga memperlihatkan kesempatan bermain di klub elite lain tidak selalu menjadi prioritas utama seorang pemain.

Ketertarikan Manchester City menjadi bukti kualitas Pavlovic mendapat perhatian dari klub-klub besar Eropa. Namun, ia memilih melanjutkan perkembangannya bersama Bayern, tempat yang sudah dikenalnya sejak kecil.

Kini, tantangan bagi Pavlovic adalah membuktikan potensinya secara konsisten dan terus berkembang menjadi pemain penting di level tertinggi sepak bola Eropa.


Manchester City Beralih ke Enzo Fernandez?

Setelah gagal mendapatkan Pavlovic, Manchester City dikabarkan mengalihkan perhatian kepada opsi lain untuk memperkuat lini tengah.

Sumber itu menyebut Man City kemudian merekrut Enzo Fernandez dengan nilai transfer 145 juta euro, lebih tinggi daripada angka 100 juta euro yang sebelumnya dikaitkan dengan upaya mereka mendatangkan Pavlovic.

Nilai transfer itu memperlihatkan besarnya investasi yang dapat dikeluarkan klub-klub elite demi mendapatkan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Meski demikian, tidak ada jaminan bahwa nilai transfer yang tinggi akan membuat seorang pemain lebih memilih pindah.

Dalam kasus Pavlovic, ikatan dengan Bayern Munchen menjadi faktor penentu. Alih-alih mengejar kesempatan baru di Premier League, ia memilih bertahan di klub masa kecilnya dan melanjutkan perjalanan karier bersama Die Roten.

Sumber: Bavarian Football Works

 

Berita Terkait