Bruno Fernandes Tetap Kapten Manchester United meski Terang-terangan Kritik Michael Carrick

Bruno Fernandes dipastikan tetap menjabat kapten Manchester United meski melontarkan kritik terhadap taktik Michael Carrick

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 23 Oktober 2026, 08:45 WIB
Pemain Manchester United Bruno Fernandes merayakan gol dalam laga Premier League Inggris antara Man Utd vs Ipswich Town di Manchester, Inggris, Minggu, 30 Agustus 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Bruno Fernandes dipastikan tetap menjabat kapten Manchester United meski melontarkan kritik terhadap taktik Michael Carrick setelah kekalahan telak 1-4 dari Como pada ajang Liga Champions, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.

Seperti dikutip dari BBC, Jumat (23/10/2026), manajemen Setan Merah juga tidak akan menjatuhkan sanksi kepada gelandang asal Portugal tersebut.

Advertisement

Fernandes mengkritik pendekatan taktik Carrick dalam pertandingan itu. Ia juga menegaskan bahwa pelatih kepala beserta stafnya, bukan para pemain, yang seharusnya mampu mendeteksi masalah di lapangan dan melakukan perubahan.

Komentar tersebut dinilai sejumlah pihak sebagai tantangan terhadap otoritas Carrick. Apalagi, hanya delapan hari sebelumnya, bek MU, Lisandro Martinez, juga melontarkan kritik kepada direktur sepak bola klub, Jason Wilcox, terkait kebijakan perekrutan pemain pada bursa transfer musim panas.

Meski demikian, sejumlah pihak di internal Manchester United memahami posisi Fernandes. Gelandang berusia 32 tahun itu harus menjalani 10 sesi wawancara seusai pertandingan di Como, meskipun dirinya ditarik keluar dan digantikan Joshua Zirkzee pada pertengahan babak kedua.

Simak update terkini klasemen Liga Inggris 2026/2027 di sini. 

 


Tetap Jadi Starter?

Gelandang Manchester United Portugal #08 Bruno Fernandes bereaksi selama Liga Champions UEFA, League Phase matchday 3, antara Como 1907 dan Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia di Como, Italia utara pada 21 Oktober 2026. (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Ada kekecewaan terhadap sejumlah pernyataan Fernandes. Namun, rasa frustrasinya juga dianggap bisa dimengerti mengingat buruknya penampilan MU dalam kekalahan yang menjadi salah satu hasil paling mengecewakan mereka sepanjang sejarah kompetisi Eropa.

Belum diketahui apakah Fernandes akan tetap masuk starting XI saat Manchester United menjamu Bournemouth dalam lanjutan Premier League di Old Trafford, Minggu (25/10/2026).

Carrick dijadwalkan memberikan keterangan kepada media dalam konferensi pers prapertandingan pada Jumat (23/10/2026) pukul 13.30 waktu setempat.

 


Kritik Keras Wayne Rooney

Pemain Manchester United, Matthijs de Ligt (kiri), berbicara dengan rekan setimnya, Bruno Fernandes, saat mereka meninggalkan lapangan pada jeda babak pertama dalam pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Como dan Manchester United di Como, Italia, Rabu (21-10-2026). (Foto AP/Antonio Calanni)

Sementara itu, mantan striker Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik keras terhadap penampilan mantan klubnya saat menghadapi Como. Ia mengaku terkejut dan tidak percaya dengan performa yang ditunjukkan Setan Merah.

Rooney bahkan menyebut dirinya merasa sangat khawatir dengan situasi di Old Trafford. Meski memahami munculnya pertanyaan terhadap keputusan Carrick, yang merupakan sahabat dekatnya, ia menilai para pemain juga harus bertanggung jawab atas keterpurukan tim.

Rooney secara khusus menyoroti sikap sejumlah pemain yang mengkritik pihak lain setelah kekalahan tersebut. Ia menyebut para pemain MU egois dan mengibaratkan mereka seperti anak kecil yang mengamuk ketika keinginannya tidak terpenuhi.

"Ketika Martinez angkat bicara, saya mengatakan ini benar-benar mimpi buruk karena situasi seperti ini akan menghancurkan ruang ganti. Itu baru permulaan. Sekarang kita melihat hal serupa dari Bruno, dan akan ada lebih banyak pemain yang melakukan hal sama karena mereka tidak mau bertanggung jawab," ujar Rooney dalam podcast The United Stand.

"Anda boleh menilai apakah Bruno benar atau salah atas perkataannya. Namun, Anda harus bertanggung jawab di lapangan. Sebagai sebuah kelompok pemain, Anda juga harus bertanggung jawab," lanjutnya.

Rooney kemudian melontarkan kritik lebih tajam terhadap mentalitas para pemain Manchester United.

"Para pemain ini egois. Mereka tidak peduli kepada rekan setim, pelatih, staf, atau suporter. Mereka hanya peduli kepada diri sendiri. Jika tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka seperti bayi, mengamuk, lalu mengalihkan kesalahan kepada siapa pun selain diri mereka sendiri," tegas Rooney.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait