Malam Bersejarah bagi Sepak Bola Spanyol: Meraih Delapan Penghargaan di Ballon d’Or 2026

Trofi Ballon D'Or 2026 menjadi milik Harry Kane.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 27 Oktober 2026, 16:15 WIB
Penyerang Spanyol dan Barcelona Lamine Yamal berbicara setelah memenangkan Trofi Men's Young Talent of the Year pada upacara penghargaan Ballon d'Or France Football 2026 di Teater Palladium di London pada 27 Oktober 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Malam penganugerahan Ballon d’Or 2026 yang berlangsung di London pada Selasa (27/10/2026) dini hari WIB menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Spanyol. Dari total 13 penghargaan yang diberikan di London Palladium Theatre, delapan di antaranya berhasil diraih oleh pemain, pelatih, atau klub asal Spanyol.

Dari lima penghargaan lainnya, tiga menjadi milik perwakilan Inggris, satu diraih perwakilan Prancis, dan satu lainnya diraih perwakilan Meksiko. Dominasi Spanyol terlihat jelas dalam kategori Pemain Muda Terbaik, Kiper Terbaik, dan Pelatih Terbaik. Keenam penghargaan di kategori putra dan putri tersebut seluruhnya dimenangkan oleh perwakilan Spanyol.

Advertisement

Dalam kategori pemain muda, Lamine Yamal dari FC Barcelona kembali meraih Trofi Kopa di kategori putra untuk tahun ketiga secara beruntun. Meski demikian, Yamal mengungkapkan dalam pidato kemenangannya bahwa ia juga berharap rekan setimnya di klub dan tim nasional, Pau Cubarsí, yang memenangkan penghargaan tersebut tahun ini.

Sementara itu, penghargaan Pemain Muda Terbaik di kategori putri juga jatuh ke tangan pemain FC Barcelona. Vicky López berhasil mempertahankan penghargaan yang diraihnya tahun lalu.

 


Dominasi Luar Biasa

Penjaga gawang tim nasional Spanyol dan Athletic Bilbao, Unai Simon, bereaksi setelah menerima Trofi Yashin sebagai penjaga gawang putra terbaik dalam upacara penghargaan Ballon d'Or France Football 2026 di Palladium Theatre, London, pada 27 Oktober 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Penghargaan kiper terbaik diraih Unai Simón dari Athletic Club di kategori putra dan Cata Coll dari FC Barcelona di kategori putri. Keduanya untuk pertama kalinya dalam karier masing-masing memenangkan Trofi Yashin setelah menjalani musim 2025/2026 yang impresif. Bagi Simón, performa gemilang tersebut mencapai puncaknya dengan keberhasilan mengangkat trofi Piala Dunia bersama tim nasional Spanyol, setelah hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, turut membawa pulang penghargaan setelah dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Sepak Bola Putra. Pelatih berusia 65 tahun tersebut telah mendedikasikan seluruh kariernya untuk sepak bola Spanyol dan meniti perjalanan hingga mencapai posisi saat ini melalui kiprahnya melatih berbagai kelompok usia di tim nasional. Sementara itu, Pere Romeu meraih penghargaan Pelatih Terbaik Sepak Bola Putri berkat kontribusinya bersama FC Barcelona Femení.

FC Barcelona juga dinobatkan sebagai Klub Putri Terbaik Tahun Ini. Tim asuhan Romeu tersebut berhasil meraih empat trofi sepanjang musim 2025/26, termasuk Liga F dan gelar UEFA Women’s Champions League keempat dalam sejarah klub asal Catalunya tersebut.


Alexia Putellas Raih Ballon d’Or Ketiga

Gelandang Spanyol dan Barcelona, ​​Alexia Putellas, serta penyerang Inggris dan Bayern Munchen, Harry Kane, mencium trofi mereka di atas panggung setelah menerima penghargaan Ballon d'Or sebagai pesepak bola putri dan putra terbaik dalam upacara penganugerahan Ballon d'Or France Football 2026 di Palladium Theatre, London, pada 27 Oktober 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Penghargaan individu paling prestisius dalam sepak bola putri, Ballon d’Or Féminin, diberikan kepada Alexia Putellas. Bintang asal Spanyol tersebut kini telah mengoleksi tiga trofi Ballon d’Or Féminin sepanjang kariernya. Sebagai salah satu pemain kunci dalam perjalanan impresif FC Barcelona Femení pada musim 2025/26, Putellas kembali dinobatkan sebagai pemain putri terbaik dunia.

Meski kini telah bergabung dengan London City Lionesses, Putellas menegaskan dalam pidato kemenangannya bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak di FC Barcelona.

Kemenangan Putellas juga memperpanjang dominasi pemain Spanyol dalam perebutan Ballon d’Or Féminin. Dalam enam musim terakhir, penghargaan tersebut selalu dimenangkan oleh pemain asal Spanyol. Secara khusus, Putellas dan Aitana Bonmatí bergantian meraih trofi tersebut sejak 2021.

Berita Terkait