Jorge Martin Berpacu dengan Waktu untuk Tampil di MotoGP Malaysia, Ini Rencana Pemulihannya

Jorge Martin menjalani program pemulihan selama empat hari setelah mengalami patah tulang radius di lengan kanan demi mengejar peluang balapan di Sepang.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 27 Oktober 2026, 20:45 WIB
Jorge Martin terjatuh di Sprint Race MotoGP Australia 2026 (AFP)

Bola.com, Jakarta - Jorge Martin berusaha memulihkan kondisinya agar bisa tampil pada MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang. Pembalap Aprilia itu mengalami patah tulang radius di lengan kanan setelah terjatuh saat Sprint Race MotoGP Australia di Phillip Island.

Martin memiliki waktu sekitar empat hari untuk menjalani perawatan sebelum menjalani pemeriksaan medis pada Kamis (29/10/2026). Jika dinyatakan layak, ia berpeluang kembali mengendarai motor pada sesi latihan bebas pertama, Jumat (30/10/2026).

Advertisement

Fisioterapis Martin, Aitor Tomas, telah menyiapkan program pemulihan khusus. Namun, keputusan untuk kembali balapan tetap bergantung pada perkembangan kondisi Martin dan hasil pemeriksaan tim medis MotoGP.


Dua Tahap Pemulihan Jorge Martin

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, asal Spanyol, mengendarai motornya selama sesi latihan bebas MotoGP Grand Prix Jepang di Mobility Resort Motegi, Motegi, Prefektur Tochigi, pada 26 September 2025. (Toshifumi KITAMURA/AFP)

Fisioterapis Martin menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan melalui terapi dingin atau krioterapi dan terapi manual. Selain itu, Martin akan menjalani magnetoterapi untuk membantu proses regenerasi tulang.

"Kami akan membagi proses ini menjadi dua fase. Fase pertama berfokus mengurangi pembengkakan dan menangani segala hal yang berkaitan dengan cedera tulang. Tujuannya memulihkan mobilitas, kekuatan, dan fungsi," ujar Tomas yang dilansir dari Motorsport, Selasa (27/10/2026).

Apabila Martin mendapat izin untuk kembali mengendarai motor, pendekatan perawatannya akan disesuaikan. Fokusnya beralih pada pergelangan tangan, termasuk mengendalikan pembengkakan dan rasa sakit yang mungkin muncul saat berkendara.


Aprilia Tak Ingin Memaksakan Kondisi Martin

Pembalap Aprilia Racing Team, Jorge Martin, berhasil meraih podium juara di MotoGP Prancis musim ini yang berlangsung di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (10/05/2026) malam WIB. (AFP/Loic VENANCE)

Cedera di bagian pergelangan tangan kanan menjadi tantangan tersendiri bagi Martin. Bagian tersebut berperan penting ketika pembalap mengatur gas, mengoperasikan rem depan, serta menopang tubuh saat motor melakukan pengereman maupun akselerasi.

Aprilia mendukung keinginan Martin untuk tampil di Malaysia, tetapi menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas.

"Kami harus menjalani proses ini hari demi hari dan melihat bagaimana kondisi Jorge seiring berjalannya waktu. Kami mendukungnya, tetapi memahami bahwa situasi seperti ini sangat rumit," ujar perwakilan tim Aprilia kepada Motorsport, Selasa (27/10/2026).

Tim juga tidak ingin memberikan tekanan kepada Martin untuk kembali terlalu cepat. Keputusan akhir akan mempertimbangkan kondisi fisiknya setelah menjalani rangkaian perawatan.


Pemeriksaan Medis Jadi Penentu Comeback

Martin dijadwalkan menjalani perawatan dan beristirahat hingga Kamis. Pada hari itu, ia akan menuju sirkuit untuk menjalani pemeriksaan bersama tim medis MotoGP yang dipimpin Dr. Angel Charte.

Hasil pemeriksaan tersebut akan menentukan apakah Martin mendapat izin mengikuti sesi latihan bebas pertama pada Jumat. Dalam situasi seperti ini, pemeriksaan lanjutan juga dapat dilakukan setelah sesi tersebut sebelum pembalap diizinkan melanjutkan aktivitas sepanjang akhir pekan.

Sebelumnya, hasil pemindaian di Melbourne menunjukkan bahwa patah tulang radius Martin tidak mengalami pergeseran. Pemeriksaan itu juga menyingkirkan dugaan awal adanya patah tulang tambahan pada ulna di lengan kanan, sehingga ia tidak perlu kembali ke Spanyol untuk menjalani operasi.

Meski demikian, peluang Martin tampil di Sepang masih bergantung pada perkembangan pemulihannya.

Sumber: Motorsport

Berita Terkait