Jorge Martin Absen di Balapan MotoGP Australia 2026 karena Patah Tulang, Peluang Juara Dunia Terancam

Jorge Martin dipastikan absen pada balapan utama MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026).

Bola.com, Jakarta - Jorge Martin dipastikan absen pada balapan utama MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026). Pembalap Aprilia Racing itu mengalami patah tulang pada lengan kanannya setelah kecelakaan dalam sprint race, Sabtu (24/10/2026).

Kabar tersebut menjadi pukulan telak bagi Martin dalam persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap asal Spanyol itu sebelumnya tengah bersaing ketat dengan Marc Marquez untuk memperebutkan kemenangan di Phillip Island.

Insiden terjadi pada lap kedelapan sprint race ketika Martin terjatuh di Tikungan 8 yang berkecepatan tinggi. Ia terlempar dan terguling di area gravel hingga harus dievakuasi menggunakan tandu oleh petugas marshal.

Setelah menjalani pemeriksaan di pusat medis sirkuit, Martin diketahui mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kanannya. Aprilia kemudian mengonfirmasi bahwa pembalap berusia 28 tahun tersebut tidak layak mengikuti balapan utama pada Minggu.

"Jorge Martin dibawa ke pusat medis sirkuit setelah mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan sinar-X menunjukkan patah tulang radius kanan dan dugaan patah tulang ulna kanan di bagian ujung bawah," demikian pernyataan resmi Aprilia, seperti dikutip dari Crash. 

"Martin akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan penilaian pasti mengenai kondisinya. Martin dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan besok," lanjut pernyataan tersebut.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berapa Lama Jorge Martin Menepi?

Cedera ini datang pada momen krusial dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Sebelum sprint race di Phillip Island, Martin memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin atas Marc Marquez.

Namun, kemenangan Marquez dalam sprint race membuat pembalap Ducati tersebut berbalik unggul 10 poin atas Martin. Absennya Martin dalam balapan utama Australia berpotensi memperlebar jarak keduanya di klasemen.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai berapa lama Martin harus menepi. Kondisinya pun menjadi perhatian karena kalender MotoGP masih menyisakan rangkaian balapan penting dalam perebutan gelar.

Setelah seri Australia, para pembalap dijadwalkan melanjutkan persaingan di MotoGP Malaysia pada pekan berikutnya. Balapan di Qatar kemudian dijadwalkan berlangsung tujuh hari setelah seri Malaysia.

 

 

Marc Marquez Diuntungkan

Situasi ini membuka peluang bagi Marquez untuk semakin menjauh dalam perburuan gelar juara dunia 2026. Pembalap asal Spanyol itu kini memiliki kesempatan besar untuk mengamankan gelar juara dunia MotoGP kedelapannya.

Bukan hanya Marquez yang berpeluang memanfaatkan situasi ini. Rekan setim Martin di Aprilia, Marco Bezzecchi, juga berkesempatan memperbaiki posisinya dalam persaingan gelar juara dunia.

Meski demikian, tugas Bezzecchi tidak mudah. Ia masih tertinggal 50 poin dari Marquez sehingga membutuhkan hasil maksimal dalam seri-seri tersisa untuk kembali meramaikan perebutan gelar.

Bagi Martin, cedera ini menjadi pukulan menyakitkan setelah musim debutnya bersama Aprilia pada 2025 juga diwarnai berbagai masalah fisik. Saat itu, ia hanya mampu tampil dalam tujuh seri.

Kini, Martin kembali menghadapi tantangan besar ketika persaingan menuju gelar juara dunia memasuki fase penentuan. Belum diketahui kapan ia bisa kembali ke lintasan, sementara peluangnya mempertahankan asa menjadi juara dunia semakin terancam.

Sumber: Crash

Video Populer

Foto Populer