Bola.com, Jakarta - Pembalap muda Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, berpeluang besar mengunci gelar juara dunia Formula 1 untuk pertama kalinya pada seri terdekat, yakni di GP Meksiko.
Hasil manis tersebut bisa langsung diraih setelah meraih kemenangan kesembilannya musim ini di Circuit of the Americas pada GP Amerika Serikat, akhir pekan lalu.
Kemenangan di GP Amerika Serikat membuat Antonelli kini unggul 123 poin dari rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang hanya mampu finis di posisi kedelapan di Austin.
Saat ini Antonelli mengumpulkan poin 365 dan Russel 242.
Dengan menyisakan lima seri balapan, total poin maksimal yang tersisa kini hanya tinggal 125 poin.
Situasi tersebut membuat Antonelli berpeluang besar mencatatkan sejarah baru sebagai juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah di Mexico City.
Cetak Rekor Baru
Keunggulan poin yang sangat jauh membuat persaingan gelar juara dunia musim 2026 praktis hampir tertutup bagi para pesaing.
Untuk memastikan gelar juara dunia di Meksiko, syarat yang harus dipenuhi Antonelli terbilang cukup mudah.
Pembalap asal Italia itu hanya perlu menjaga agar jarak poinnya tidak terpangkas lebih dari 23 poin oleh Russell dan 24 poin oleh Lewis Hamilton.
Secara matematis, Antonelli hanya membutuhkan tambahan minimal dua poin saja pada balapan di GP Meksiko nanti.
Hal ini berarti, finis di posisi kesembilan sudah cukup bagi sang wonderkid Mercedes untuk mengamankan takhta juara dunia, sekalipun Russell keluar sebagai pemenang di GP Meksiko.
Mustahil Dikejar Pesaingnya
Bahkan, Antonelli dipastikan bakal langsung mengunci gelar juara dunia tanpa memedulikan posisi finisnya, asalkan Russell maupun Hamilton gagal meraih kemenangan di balapan tersebut.
Skenario ini membuat kans Antonelli menjadi juara dunia di GP Meksiko terbuka begitu lebar.
Jika mampu menyelesaikan misi tersebut di Mexico City, Antonelli bakal membungkus gelar juara dunia Formula 1 2026 saat musim masih menyisakan empat seri balapan.
Sebuah pencapaian luar biasa bagi pembalap yang baru dua musim beraksi di F1 itu.
Saat ini, secara matematis memang masih ada tiga pembalap yang berpeluang menjuarai musim 2026.
Namun, di luar skenario yang sangat mustahil, posisi Antonelli di puncak klasemen hampir dipastikan mustahil untuk terkejar lagi oleh para rivalnya.
Sumber: Crash