Mercedes Tak Menyangka, Kimi Antonelli Memperlebar Keunggulan di Klasemen F1 usai Menang di GP AS

Mercedes tak menyangka usai Kimi Antonelli raih podium satu pada GP Amerika Serikat.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 28 Oktober 2026, 14:45 WIB
Pembalap Mercedes asal Italia, Kimi Antonelli, yang meraih posisi pertama, merayakan kemenangannya dengan trofi di podium setelah berkompetisi di Grand Prix F1 Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, pada 19 Juli 2026. (Andrej ISAKOVIC/AFP)

Bola.com, Jakarta - Data telemetri di garasi Mercedes setelah sesi latihan bebas Jumat di Circuit of the Americas (COTA), seperti dilansir Motorsport, Rabu (28/10/2026), sempat mengisyaratkan akhir pekan yang buruk bagi Mercedes.

Mobil W17 tampil jauh dari kecepatan terbaik, keseimbangan dikeluhkan para pembalap, dan paket pembaruan aerodinamika terbaru tampak seperti keputusan yang salah.

Advertisement

Namun, situasi berbalik drastis pada Minggu sore saat pembalap berusia 19 tahun, Andrea Kimi Antonelli, berdiri di podium tertinggi.

Kemenangan luar biasa ini tidak hanya mengejutkan banyak pihak, tapi juga memperkukuh posisinya di puncak klasemen sementara kejuaraan dunia F1 2026.

Direktur Rekayasa Trek Mercedes, Andrew Shovlin, mengakui perubahan drastis dari performa buruk pada Jumat menjadi kemenangan dominan di hari balapan merupakan sebuah keajaiban.

"Selamat untuk Kimi dan semua staf di Brackley serta Brixworth atas kemenangan ini. Setelah sesi Jumat, kemenangan balapan rasanya sama sekali tidak mungkin dicapai melihat kecepatan satu putaran dan long-run kami, jadi ini adalah pembalikan keadaan yang luar biasa dan hasil yang sangat memuaskan," ujar Shovlin usai balapan.

 

Russell Berjuang Keras di GP Amerika Serikat

George Russell menyapa para penggemar usai memastikan diri menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi F1 Singapura 2025 di Marina Bay Street Circuit, Singapura, Sabtu (4/10/2025). (AFP/Lillian SUWANRUMPHA)

Penyebab keterpurukan pada Jumat tersebut berkaitan langsung dengan keluhan rekan setimnya, George Russell, yang sempat menyebut mobilnya sangat buruk setelah finis di papan bawah.

Shovlin mengonfirmasi bahwa paket pembaruan yang dibawa sejak seri Malaysia memang membuat karakter mobil menjadi lebih sulit dikendalikan.

"Ada sinyal yang menjanjikan terkait kecepatan mobil, meskipun sejak adanya pembaruan, set-up window terasa jauh lebih sulit untuk ditemui," aku Shovlin secara terbuka.

Sempitnya jendela pengaturan mobil tersebut menghasilkan nasib yang berbanding terbalik bagi kedua pembalap Mercedes.

Saat Antonelli berhasil menjaga usia ban dengan sangat baik di barisan depan, Russell justru harus berjuang keras sepanjang balapan, yang membuatnya gagal raih podium pada GP Amerika Serikat.


Apresiasi Kerja Keras Kimi Antonelli

Pemenang balapan, Andrea Kimi Antonelli, dari Italia dan Tim F1 Mercedes AMG Petronas merayakan bersama timnya di parc ferme saat Grand Prix F1 Amerika Serikat di Sirkuit Amerika pada 26 Oktober 2026 di Austin, Texas. (Sona Maleterova/Getty Images melalui AFP)

Kendala yang dialami Russell berbanding terbalik dengan strategi matang di garasi Antonelli.

Tim teknis Mercedes tampil tenang di bawah tekanan tinggi dan menolak panik saat tingkat keausan ban meningkat tajam di atas aspal Austin yang bergelombang.

Pada akhirnya, Shovlin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pembalap mudanya tersebut yang mampu memaksimalkan potensi mobil di saat situasi sulit.

"Yang paling utama, Kimi harus sangat bangga dengan penampilannya. Hari Jumat berjalan sangat sulit, tetapi apa yang ia tunjukkan pada sesi kualifikasi dan balapan hari ini benar-benar luar biasa," ujar Shovlin.

Sumber: Motorsport

Berita Terkait