Kylian Mbappe Terancam Masuk Daftar, Ini 6 Pemain Terbaik Dunia yang Tak Pernah Meraih Ballon d'Or

Tanpa Mbappe, berikut adalah 6 daftar pemain terbaik dunia yang tak pernah meraih Ballon d'Or.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 29 Oktober 2026, 13:00 WIB
Ballon d'Or merupakan penghargaan untuk individu yang mampu tampil gemilang untuk klub maupun negaranya dalam satu musim. Trofi Ballon d'Or sendiri merupakan trofi individu termahal di dunia yaitu 600 ribu dolar AS atau setara Rp8,6 miliar. (Foto: AFP/Fabrice Coffrini)

Bola.com, Jakarta - Penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola, Ballon d'Or, sering kali menjadi tolok ukur kehebatan seorang pesepak bola.

Meski era dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo telah membendung jalan banyak pemain bintang, terdapat deretan maestro lapangan hijau yang tetap gagal merengkuh trofi ini sepanjang kariernya.

Advertisement

Kylian Mbappe menjadi sosok yang berpotensi memimpin daftar pemain hebat tanpa Ballon d'Or di masa depan.

Penyerang asal Prancis tersebut merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia, pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk timnas Prancis, dan baru-baru ini naik ke peringkat kelima dalam daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions, meski ia harus puas menjadi runner-up di belakang Harry Kane pada edisi 2026.

Nama Mbappe belum dimasukkan ke dalam daftar utama saat ini karena ia masih berada di puncak kariernya bersama Real Madrid dan memiliki peluang besar untuk memenanginya.

Namun, dengan usianya yang akan menginjak 28 tahun pada Desember mendatang, waktu terus berjalan baginya, dan jika ia pensiun tanpa trofi tersebut, klaimnya akan menjadi yang terkuat di antara yang lain.


Dominasi Messi dan Ronaldo

Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Neymar bertarung untuk terpilih menjadi pesepak bola terbaik di dunia versi FIFA. Berikut ini momen penting ketiga kandidat tersebut sepanjang tahun 2017. (Kolase foto-foto dari AFP)

1. Andres Iniesta

Gol bersejarah di final Piala Dunia menjadikan Iniesta sosok paling penting dalam sejarah sepak bola Spanyol, tetapi kariernya jauh lebih besar dari sekadar satu momen tersebut.

Dengan kontrol bola yang sanggup menyaingi Messi, Iniesta memiliki kemampuan mengatur lini tengah seperti Xavi, namun ia juga sangat handal dalam mencetak gol dan assist. Dengan gelimang trofi yang membuktikan kehebatannya serta kualitas permainan yang selalu membedakannya dari pemain lain.

2. Thierry Henry

Hanya sedikit pemain yang memiliki kemampuan menciptakan keajaiban seperti Thierry Henry melalui kecepatan, kontrol jarak dekat, keanggunan saat menguasai bola, dan yang paling utama adalah penyelesaian akhir.

Henry mampu mencetak berbagai jenis gol hingga menjadi ikon Liga Premier setelah masa-masa bergelimang trofi bersama Arsenal dan Barcelona, dan meski hanya menjadi runner-up di belakang Pavel Nedved pada 2003, ia sangat layak meraih Ballon d'Or atas segala hal yang bisa ia lakukan di lapangan.

3. Neymar

Tanpa keberadaan Lionel Messi, Neymar memiliki peluang besar untuk mengoleksi lebih dari satu trofi Ballon d'Or di lemari penyimpanannya.

Sebagai salah satu pesepak bola paling berbakat secara alami sepanjang masa, pesepak bola asal Brasil ini mampu melakukan apa saja dengan bola dan menjadi salah satu dari sedikit pemain yang benar-benar memenuhi statusnya sebagai wonderkid.

Meskipun keputusannya meninggalkan Camp Nou menjadi titik balik penting dalam kariernya sebelum ia tetap diakui secara luas sebagai pemain terbaik ketiga di dunia selama bertahun-tahun.


Terhalang COVID-19 Lewandowski Gagal Raih Ballon d'Or

Robert Lewandowski berseragam Chicago Fire FC di MLS. (Jared Lennon/Getty Images/AFP)

4. Xavi

Gelandang pengatur tempo ini merupakan bagian inti dari salah satu tim terbaik sepanjang masa yang pernah ada di dunia sepak bola.

Meski tidak mencetak gol sebanyak Messi atau Iniesta, Xavi sama pentingnya dan dinilai sebagai pengumpan terbaik sepanjang masa, salah satu pemain Spanyol terbaik.

Hingga gelandang terbaik yang pernah ada, di mana keberhasilannya menempati posisi ketiga dalam pemungutan suara Ballon d'Or sebanyak tiga kali bukanlah sebuah kegagalan mengingat siapa lawan yang harus dihadapinya.

5.Luis Suarez

Keputusan Barcelona menggelontorkan 65 juta pounds atau sekitar Rp1,5 triliun untuk pemain yang baru saja menggigit lawannya untuk ketiga kali sempat dinilai berisiko.

Namun kepindahannya ke klub impian tersebut berhasil meredam sisi gelap dari personalitasnya. Suarez membentuk bagian akhir dari trio penyerang terbaik sepanjang masa, menjadi satu-satunya pemain luar Messi dan Ronaldo yang memenangkan Sepatu Emas dalam rentang 11 tahun, serta mempersembahkan treble winner sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa untuk klub Katalan tersebut.

6. Robert Lewandowski

Jika bukan karena pandemi global yang melanda dunia, Lewandowski tidak akan pernah masuk ke dalam daftar pemain yang gagal memenangkan Ballon d'Or ini.

Mesin pencetak gol ini berada dalam performa terbaiknya bersama Bayern Munchen pada akhir 2010-an dengan mencetak 34 gol dari 31 laga Bundesliga musim 2019-2020 dan 41 gol dari 29 laga di musim berikutnya.

Namun ia digagalkan meraih Ballon d'Or 2020 ketika France Football membatalkan acara akibat COVID-19 meski ia jelas merupakan pemain terbaik di dunia saat itu, sebelum akhirnya melanjutkan karier ke Barcelona dan tetap tampil memukau di usia 37 tahun.

Sumber: Planet Football

 

Berita Terkait