Jorge Martin Cedera, Marc Marquez Justru Yakin Rivalnya Itu Bakal Tetap Ngebut di Sepang

Marc Marquez mengaku mewaspadai potensi Jorge Martin jika rivalnya itu lolos fit untuk balapan di Sepang, akhir pekan ini.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 30 Oktober 2026, 11:45 WIB
Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin (tengah), pembalap Spanyol Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez (kanan), dan pembalap Spanyol BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, berkompetisi pada Grand Prix MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, di Misano Adriatico, Italia utara pada 13 September 2026. (Andreas SOLARO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez mengakui Jorge Martin tetap menjadi ancaman serius dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Pembalap Ducati Lenovo itu bahkan meyakini Martin bisa langsung tampil kompetitif apabila dinyatakan layak mengikuti balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan ini.

Advertisement

Martin mengalami patah tulang pergelangan tangan setelah terlibat kecelakaan keras dalam sprint race MotoGP Australia, akhir pekan lalu.

Insiden tersebut membuat pembalap Aprilia itu tertinggal 10 poin dari Marquez dalam klasemen sementara kejuaraan dunia.

Kendati mengalami cedera, Martin telah mendapatkan izin medis untuk mengikuti sesi latihan pertama pada Jumat di Malaysia.

 


Pemeriksaan Lebih Ketat

Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin (kiri) dan pembalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol, Marc Marquez (kanan), berkompetisi selama Grand Prix MotoGP Thailand di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 1 Maret 2026. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Namun, banyak pihak memperkirakan kondisi fisik Martin belum sepenuhnya pulih sehingga berpotensi memengaruhi penampilannya apabila tetap turun balapan.

Marquez ternyata tidak sependapat dengan anggapan tersebut. Pembalap berusia 33 tahun itu mengingatkan standar pemeriksaan medis MotoGP kini lebih ketat setelah dirinya pernah memperparah cedera akibat terlalu cepat kembali ke lintasan seusai mengalami kecelakaan di Jerez pada 2020.

"Saya merasa dan percaya dengan protokol baru yang diterapkan setelah cedera saya di Jerez, jika Martin dinyatakan layak, berarti dia memang mampu mengendarai motor," kata Marquez, dikutip dari Crash.

"Jika dia bisa balapan, saya yakin Martin akan tampil pada level yang sangat tinggi karena adrenalin adalah obat penghilang rasa sakit terbaik," lanjutnya.

 


Penilaian Tegas

Pembalap asal Spanyol dari tim Aprilia Racing, Jorge Martin (kiri), dan pembalap asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bersaing dalam balapan Sprint MotoGP Grand Prix Austria di Spielberg bei Knittelfeld, Austria, pada 19 September 2026. (Joe Klamar/AFP)

Marquez memberikan penilaian lebih tegas ketika berbicara mengenai peluang Martin dalam bahasa Spanyol, bahasa asal kedua pembalap tersebut.

"Saya sangat yakin Jorge Martin akan tampil cepat di lintasan. Namun, kehadirannya tidak akan mengubah pendekatan saya dalam menghadapi balapan. Saya tetap akan berusaha memberikan kemampuan terbaik," ujar Marquez.

Pembalap asal Spanyol itu juga menyambut baik kemungkinan Martin tampil di Malaysia. Menurut Marquez, kehadiran rival senegaranya tersebut akan membuat persaingan perebutan gelar juara dunia makin menarik.

"Ya, tentu saja persaingan kejuaraan akan lebih baik jika Jorge berada di sana. Saya senang melihat Martin kembali berada di lintasan," ucap Marquez.

 


Terjatuh saat Bersaing

Podium Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (11/10/2026) berisi Marco Bezzecchi (posisi pertama) Raul Fernandez (kedua), dan Jorge Martin (ketiga). (AFP/Sonny Tumbelaka)

Di balik pernyataan positifnya mengenai Martin, Marquez sebelumnya sempat memberikan tekanan psikologis kepada rivalnya tersebut di Phillip Island, Australia.

Martin, juara dunia MotoGP 2024, mengalami kecelakaan ketika terlibat duel ketat dengan Marquez. Insiden itu terjadi meski Martin sebenarnya memiliki kecepatan lebih baik dalam persaingan di lintasan.

Kesalahan tersebut menambah catatan buruk Martin setelah mengalami kejadian serupa dalam sprint race MotoGP Indonesia. Dalam balapan itu, Martin juga memiliki kecepatan lebih baik dibandingkan Marquez.

Namun, Martin harus memberikan posisi terdepan kepada Marquez akibat persoalan tekanan ban. Ketika berusaha merebut kembali posisi tersebut, Martin justru melakukan kesalahan.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait