Calvin Verdonk usai Jadi Player of the Match Vs Bodo/Glimt di Liga Champions: Trofi Akan Saya Letakkan di Dekat TV

Calvin Verdonk bangga jadi pemain terbaik Liga Champions, trofi bakal dipajang di ruang tamu.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 04 November 2026, 09:40 WIB
Calvin Verdonk jadi Man of the Match dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Bodoe Glimt dan LOSC Lille di Bodoe, Norwegia, pada 4 November 2026. (Dok. X@losclive)

Bola.com, Jakarta - Calvin Verdonk senang bisa terpilih sebagai pemain terbaik (MoM) saat Lille menghadapi Bodo/Glimt pada matchday keempat League Phase Liga Champions 2026/2027.

Penghargaan itu terasa istimewa bagi bek Timnas Indonesia yang baru menjalani kiprah di kompetisi elite Eropa tersebut.

Advertisement

Verdonk mendapat kepercayaan sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit ketika Lille bertandang ke Aspmyra Stadion, Rabu (4-11-2026) dini hari WIB.

Ia tampil solid dalam pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol itu.

Meski bangga dengan penghargaan yang diraih, Verdonk tetap menyimpan kekecewaan. Lille membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen League Phase, tetapi hanya mampu membawa pulang satu poin.

"Kami membutuhkan tiga poin. Sayangnya, kami hanya bermain imbang. Jadi, saya tidak puas," ujar Verdonk dalam wawancara yang diunggah Lille.


Sisi Positif

Wasit asal Portugal, Joao Pinheiro (kanan), berbicara dengan pemain bertahan Lille asal Indonesia, Calvin Verdonk (nomor punggung 24), dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Bodoe Glimt dan LOSC Lille di Bodoe, Norwegia, pada 4 November 2026. (Mats Torbergsen/NTB/AFP)

Pemain berusia 29 tahun itu tetap melihat sisi positif dari hasil pertandingan.

"Tapi, ya setidaknya kami berhasil mendapatkan satu poin," lanjutnya.

Hasil imbang tersebut menjadi poin pertama Lille di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, Les Dogues selalu kalah dalam tiga pertandingan, masing-masing melawan Real Betis, Arsenal, dan Galatasaray.

Lille kini menempati posisi ke-34 klasemen sementara, naik satu tingkat di atas FC Porto dan Slovan Bratislava.


Bermakna Khusus

Gelandang Bodo/Glimt asal Norwegia #08 Sondre Auklend (kiri) dan bek Lille Indonesia #24 Calvin Verdonk berebut bola pada pertandingan Liga Champions UEFA antara Bodoe Glimt dan LOSC Lille di Bodoe, Norwegia pada 4 November 2026. (Mats Torbergsen/NTB/AFP)

Penghargaan pemain terbaik pertandingan memiliki arti khusus bagi Verdonk.

Ia baru mencatatkan tiga penampilan di Liga Champions musim ini, setelah bermain selama 12 menit menghadapi Arsenal dan tampil penuh saat melawan Galatasaray serta Bodo/Glimt.

Verdonk juga belum lama mengukir sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions Eropa.

Itulah mengapa, penghargaan yang diraihnya kali ini menjadi momen yang membanggakan.

"Saya sangat senang bisa meraih penghargaan pemain terbaik dalam pertandingan Liga Champions. Kompetisi sepak bola terbesar. Jadi, saya sangat senang dengan penghargaan ini," kata mantan pemain NEC Nijmegen itu.


Trofi Dipajang di Ruang Tamu

Pemain bertahan Lille asal Indonesia, Calvin Verdonk (nomor punggung 24), dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Bodoe Glimt dan LOSC Lille di Bodoe, Norwegia, pada 4 November 2026. (Dok. LOSC Lille, losc.fr)

Verdonk bahkan sudah memiliki rencana untuk trofi pemain terbaik yang diterimanya. Ia ingin menempatkannya di ruang tamu agar bisa terus melihat penghargaan tersebut.

"Saya akan meletakkan trofi ini di ruang tamu di sebelah televisi, supaya saya bisa melihatnya setiap saat," ungkap Verdonk.

Selanjutnya, Verdonk berpeluang kembali memperkuat Lille saat bertandang ke markas Rennes pada pertandingan pekan ke-10 Ligue 1 2026/2027, Minggu (8-11-2026) dini hari WIB.

Berita Terkait