Wayne Rooney Kritik Bruno Fernandes saat MU Tertinggal 0-2 dari Roma: Kapten Harus Tanggung Jawab

Wayne Rooney kritik Bruno Fernandes, lalu beri pujian usai MU bangkit hajar Roma di Liga Champions.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 November 2026, 11:45 WIB
Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, bereaksi setelah mencetak gol melalui penalti—gol pertama bagi timnya—dalam pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Manchester United dan AS Roma di Manchester, Inggris, Rabu (4-11-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Wayne Rooney melontarkan kritik kepada kapten Manchester United, Bruno Fernandes, setelah AS Roma mencetak gol pembuka dalam duel matchday keempat Liga Champions di Old Trafford, Rabu (4-11-2026) dini hari WIB.

Rooney menilai Fernandes seharusnya mengambil tanggung jawab untuk menutup ruang ketika Diogo Dalot bergerak lebih maju.

Advertisement

MU akhirnya mengakhiri rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan dengan menundukkan Roma 3-2. Namun, Setan Merah sempat berada dalam situasi sulit setelah tertinggal dua gol pada babak pertama.

Matias Soule dan penalti Donyell Malen membawa Roma unggul dalam 17 menit pertama. Tim tamu tampil lebih agresif, sedangkan MU kesulitan memberikan perlawanan.

Rooney bahkan menilai MU tidak menunjukkan reaksi terhadap berbagai kritik yang sebelumnya diterima.

"Anda bermain di Liga Champions dan dengan semua pembicaraan serta kritik yang diterima tim, Anda tentu mengharapkan semacam reaksi. Namun, tidak ada. Sama sekali tidak ada," ujar Rooney saat menjadi komentator di Amazon Prime pada jeda pertandingan.


Minta Bruno Fernandes Bertanggung Jawab

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, mencetak gol melalui penalti—gol pertama bagi timnya—dalam pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Manchester United dan AS Roma di Manchester, Inggris, Rabu (4-11-2026). (Foto AP/Jon Super)

Rooney secara khusus menyoroti posisi Fernandes dalam proses gol pertama Roma. Menurutnya, sang kapten harus berlari kembali untuk mengisi ruang yang ditinggalkan Dalot.

"Jika Anda bermain dengan sebuah sistem, ketika Dalot bergerak lebih tinggi, Bruno seharusnya mengisi posisi itu. Dia harus berlari kembali. Anda adalah kapten klub sepak bola ini, berlarilah kembali dan ambil tanggung jawab," tegas Rooney via TEAMtalk.

Ia juga menilai MU kalah agresif dari Roma pada babak pertama. Para pemain Setan Merah dinilai tidak cukup memberikan tekanan dan kesulitan menjaga permainan, terutama di sisi kiri

Di sisi lain, Rooney turut menyampaikan simpati kepada suporter MU yang berada dalam situasi sulit. Ia merasa para pendukung tidak tahu apakah harus terus memberikan dukungan atau melontarkan kritik kepada tim.

"Saya benar-benar merasa kasihan kepada para suporter. Mereka sudah bertahun-tahun tidak berada dalam posisi seperti ini, sehingga tidak tahu apakah harus mendukung tim atau justru mengkritik mereka," katanya.

Rooney menilai MU kehilangan kepercayaan diri dan kehabisan ide pada paruh pertama. Namun, penampilan tim berubah setelah jeda.


Puji Kebangkitan MU

Gelandang Manchester United asal Portugal, #08 Bruno Fernandes, mencetak gol pertama timnya melalui titik penalti dalam pertandingan League Phase Liga Champions UEFA antara Manchester United dan Roma di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 4 November 2026. (Oli SCARFF/AFP)

MU bangkit pada babak kedua dan mencetak tiga gol dalam 28 menit untuk membalikkan keadaan. Rooney menilai timnya pantas meraih kemenangan setelah memperlihatkan permainan yang jauh lebih baik.

"Babak kedua, luar biasa. Mereka bermain dengan berani dan pada akhirnya pantas memenangi pertandingan," ujar Rooney seusai laga.

Ia menyoroti peran suporter yang kembali memberikan dukungan ketika MU mulai menemukan permainan. Menurutnya, atmosfer di Old Trafford membuat tim terlihat mampu mengejar kemenangan.

Rooney pun memberikan penilaian lebih positif terhadap Fernandes. Jika sebelumnya ia mengkritik sang kapten karena tidak menutup posisi Dalot, setelah pertandingan Rooney melihat semangat Fernandes di lapangan

"Bruno Fernandes menunjukkan sedikit semangat ketika membela dirinya atas apa yang menurutnya benar. Namun, yang lebih penting, kita melihat semangat dan perjuangan itu di lapangan karena babak pertama sangat buruk," kata Rooney.

Ia menegaskan perbedaan penampilan MU pada dua babak sangat mencolok.

"Babak pertama tidak menunjukkan apa pun yang kita lihat pada babak kedua. Tidak ada semangat, tidak ada tekel, tidak ada usaha merebut bola, tidak ada agresivitas. Semuanya benar-benar berlawanan dengan babak kedua," ulasnya.

 

Sumber: Teamtalk


Persaingan Terkini

Berita Terkait