George Russell Curhat soal Musim F1 2026, Terus Bangkit hingga Kehabisan Energi

George Russell kelelahan mental, musim F1 2026 jadi ujian berat buatnya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 06 November 2026, 13:15 WIB
George Russell menyapa para penggemar usai memastikan diri menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi F1 Singapura 2025 di Marina Bay Street Circuit, Singapura, Sabtu (4/10/2025). (AFP/Lillian SUWANRUMPHA)

Bola.com, Jakarta - George Russell mengakui dirinya mengalami kelelahan mental setelah melewati musim Formula 1 2026 yang diwarnai berbagai tantangan. Pembalap Mercedes itu merasa harus berulang kali bangkit dari situasi sulit sepanjang musim.

Russell mengawali musim sebagai favorit juara dunia. Namun, serangkaian masalah di luar kendalinya serta performa luar biasa rekan setimnya, Kimi Antonelli, membuat Russell harus menyaksikan pembalap muda Italia tersebut meraih gelar juara dunia di Meksiko.

Advertisement

Berbicara kepada media di Interlagos pada Kamis, Russell mengungkapkan kedatangannya ke Brasil, tempat ia meraih kemenangan perdana di Formula 1 pada 2022, belum cukup untuk mengangkat semangatnya.

"Seperti yang saya katakan, saya mungkin hanya merasa sedikit kelelahan musim ini karena terus-menerus harus bangkit kembali. Ketika Anda terjatuh, Anda bangkit lagi, lalu terjatuh kembali dan harus bangkit lagi. Saya berharap hal seperti itu hanya terjadi mungkin dua kali dalam satu musim, bukan hampir setiap akhir pekan," ungkap Russell, dikutip dari Motorsport.


Hadapi Faktor di Luar Kendali

Pembalap Inggris dari tim Mercedes, George Russell, berlomba selama Grand Prix Formula 1 Kanada 2026 di Sirkuit Gilles-Villeneuve di Montreal, Kanada, pada 25 Mei 2026. (Geoff Robins/AFP)

Russell juga mengaku sulit menghadapi situasi ketika peluang meraih kemenangan maupun podium lenyap karena faktor yang berada di luar kendalinya.

Terlebih, kondisi tersebut terjadi ketika ia harus menjalani tiga pekan berturut-turut jauh dari rumah.

"Ketika Anda sampai pada titik tertentu di musim ini, Anda berada jauh dari rumah selama tiga pekan berturut-turut, lalu mengalami balapan seperti di Meksiko, ketika peluang menang atau naik podium benar-benar hilang karena sesuatu yang sepenuhnya di luar kendali Anda. Itu sulit untuk dihadapi. Sangat sulit," lanjutnya.

Russell menyebut Brasil sebagai satu di antara tempat yang ia sukai dan memiliki kenangan indah. Meski demikian, ia tidak memasang ekspektasi tinggi untuk balapan kali ini.

"Brasil adalah tempat yang saya sukai. Saya punya kenangan indah di sini. Apakah saya datang dengan ekspektasi tinggi? Jujur, tidak. Namun, untuk tahun depan, tentu saja saya menantikannya," kata pembalap asal Inggris tersebut.


Perjalanan Musim

Pembalap asal Inggris dari tim Mercedes, George Russell, berlaga dalam ajang F1 1 Grand Prix Mexico City di sirkuit Hermanos Rodriguez, Mexico City, pada 2 November 2026. (YURI CORTEZ/AFP)

Setelah balapan di Meksiko, Russell mengungkapkan dirinya bersama para engineers Mercedes meninjau kembali perjalanan musim ini. Dari evaluasi tersebut, mereka menemukan hanya enam balapan yang berlangsung tanpa masalah.

"Dalam 14 balapan, kami mengalami hal-hal yang selama ini kami anggap sebagai nasib buruk. Namun, kami perlu mulai mempertanyakan lebih dalam ketika hal itu terjadi begitu sering, terutama di pihak kami," ucapnya.

Saat ini, Russell menempati posisi keempat klasemen pembalap dengan koleksi 250 poin.

Ia tertinggal 11 poin dari Max Verstappen yang berada di urutan kedua dengan 261 poin, serta sembilan poin dari Lewis Hamilton di posisi ketiga dengan 259 poin.

 

Sumber: Motorsport

Berita Terkait