George Russell Absen dari Tugas Media usai Kimi Antonelli Juara Dunia F1, Toto Wolff: Ia Hancur

Kimi Antonelli juara dunia F1, George Russell terpukul hingga ogah layani media.

Bola.com, Jakarta - George Russell memilih tidak menjalani sesi wawancara dengan media setelah balapan F1 1 GP Mexico City, Senin (2-11-2026) dini hari WIB.

Bos Mercedes, Toto Wolff, memahami keputusan tersebut karena Russell sedang mengalami momen yang sangat berat setelah rekan setimnya, Kimi Antonelli, merayakan keberhasilan meraih gelar juara dunia.

Russell sempat menjadi favorit utama untuk merebut gelar juara pada awal musim. Namun, Antonelli justru mampu membalikkan keadaan dan mengungguli pembalap yang lebih berpengalaman tersebut.

Pembalap berusia 20 tahun itu berhasil mengoleksi sembilan kemenangan, sedangkan Russell hanya meraih tiga.

Antonelli pun memastikan gelar juara dunia pada musim keduanya di F1 sekaligus mencatatkan diri sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah F1.

Russell sebelumnya mengakui musim ini menjadi periode paling mengecewakan dalam kariernya. Pengakuan itu muncul ketika ia merasa seharusnya mampu memberikan hasil terbaik.

Meski begitu, Russell tetap menunjukkan sikap sportif dengan memberikan ucapan selamat kepada Antonelli sesaat setelah balapan berakhir. Setelah itu, Mercedes mengizinkannya meninggalkan sirkuit.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Russell Terpukul

Wolff mengungkapkan Russell benar-benar terpukul dengan situasi yang dihadapinya.

Ia juga menilai tindakan Russell menghampiri Antonelli untuk memberikan selamat sebagai bentuk sportivitas yang luar biasa.

"Dia sangat terpukul dengan situasi ini. Merupakan sebuah sikap sportivitas yang hebat ketika dia menghampiri Kimi," ungkap Wolff.

"Saya sudah mengenal George sejak lama dan saya tahu, bagi seorang atlet, bagi seorang pembalap, ini merupakan momen yang sangat menghancurkan."

"Saya pernah berada dalam situasi yang sangat, sangat sulit untuk dihadapi. Jadi, keputusannya untuk tidak menjalani tugas media atau meninggalkan sirkuit sepenuhnya bisa dimengerti. Justru saya akan terkejut jika dia tetap bertahan," lanjut Wolff.

Petaka Russell

Absennya Russell dalam sesi media setelah balapan membuat Mercedes harus menerima denda sebesar 5.000 euro atau sekitar Rp101,7 juta dari FIA.

Dalam balapan hari Minggu, Russell memulai lomba dari posisi kedua. Namun, ia kehilangan sejumlah posisi ketika melaju menuju tikungan pertama setelah mobil Mercedes miliknya terlihat mengalami kendala tenaga.

Situasi Russell makin sulit setelah ia menabrak mobil Isack Hadjar dari Red Bull.

Insiden tersebut membuatnya menerima penalti 10 detik dan harus mengakhiri balapan di posisi keenam.

Hasil itu membuat Russell turun ke peringkat keempat klasemen pembalap. Posisinya kini telah dilewati Max Verstappen dan Lewis Hamilton.

Gambaran Perjalanan Russel

Wolff menilai jalannya balapan di Mexico City sedikit menggambarkan perjalanan Russell sepanjang musim ini.

Menurutnya, Russell sebenarnya memiliki peluang untuk memenangi lomba tersebut karena Mercedes mempunyai kecepatan yang memadai.

"Balapan ini mungkin sedikit menggambarkan musimnya. Ini merupakan balapan yang seharusnya bisa dia menangi. Kami memiliki kecepatan pada mobil," kata Wolff.

"Namun, kami mengecewakannya di lintasan lurus pertama. Penyaluran energi tidak berjalan seperti yang kami perkirakan. Karena itu, saya benar-benar memahami apa yang sedang dia alami saat ini," kata Wolff.

 

Sumber: DPA

Video Populer

Foto Populer