Bola.com, Jakarta - Perjuangan tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, di Korea Open 2026 harus berakhir pada babak perempat final.
Ia belum mampu mengatasi perlawanan Akane Yamaguchi setelah kalah dua gim langsung di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, Jumat (6-11-2026).
Dhinda takluk dengan skor 13-21 dan 18-21.
Meski sempat memberikan perlawanan lebih ketat pada gim kedua, atlet bulutangkis Indonesia itu tetap harus mengakui keunggulan Yamaguchi, yang tampil lebih konsisten dalam mengumpulkan poin.
Kekalahan tersebut sekaligus menggagalkan langkah Dhinda untuk menembus semifinal turnamen BWF World Tour Super 500 itu.
Dhinda Pratiwi Kesulitan Mengimbangi Yamaguchi
Pada gim pertama, Dhinda harus menghadapi tekanan dari Yamaguchi.
Tunggal putri Jepang tersebut mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan mengamankan kemenangan dengan skor 21-13.
Memasuki gim kedua, Dhinda berusaha memberikan perlawanan lebih baik. Ia mampu mengumpulkan 18 poin, lebih banyak dibandingkan gim pembuka.
Namun, Yamaguchi tetap mampu menjaga keunggulan hingga menutup gim kedua dengan skor 21-18.
Statistik pertandingan menunjukkan kedua pemain sama-sama memainkan 39 poin pada gim kedua. Namun, Yamaguchi mencatatkan enam poin beruntun, sementara Dhinda maksimal hanya meraih empat poin secara beruntun.
Gagal ke Semifinal Korea Open 2026
Kekalahan dari Yamaguchi membuat Dhinda harus mengakhiri perjalanannya di Korea Open 2026 pada babak perempat final.
Sebelum menghadapi Yamaguchi, Dhinda berhasil melewati babak 16 besar setelah mengalahkan rekannya sesama Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-13.
Namun, tantangan menghadapi Yamaguchi yang merupakan unggulan kedua turnamen menjadi ujian berat bagi Dhinda.
Hasil di perempat final ini sekaligus menutup peluangnya untuk melangkah lebih jauh di Korea Open 2026.