Bola.com, Jakarta - Harry Kane resmi memperpanjang kontrak bersama Bayern Munchen hingga 2029. Kesepakatan itu diumumkan klub raksasa Jerman itu pada Kamis (5/11/2026), hanya sepekan setelah striker Timnas Inggris itu meraih penghargaan Ballon d'Or.
Harry Kane menandatangani kontrak baru pada Rabu (4/11/2026). Perpanjangan ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya setelah kontrak sebelumnya bersama Die Roten dijadwalkan berakhir pada penghujung musim ini.
Penyerang berusia 33 tahun itu mengaku sudah lama mencapai kesepahaman dengan Bayern Munchen.
Kini, Harry Kane ingin melanjutkan kesuksesan bersama klub sekaligus mengejar trofi yang masih menjadi ambisinya, yakni Liga Champions.
Harry Kane Ingin Persembahkan Trofi Liga Champions
Harry Kane mengungkapkan Bayern Munchen memiliki ambisi besar untuk terus mendominasi kompetisi domestik Jerman.
Namun, target mereka tidak berhenti di sana karena gelar juara Liga Champions juga menjadi prioritas.
"Saya ingin kami mendominasi di Jerman, tetapi kami juga ingin memenangkan Liga Champions," ujar Harry Kane.
"Saya akan berada di sini hingga 2029 dan saya berbohong jika mengatakan tidak ingin setidaknya memenangkan satu gelar Liga Champions sebelum kontrak itu berakhir. Itu tekanan, tetapi saya menikmatinya," lanjutnya.
Kane bergabung dengan Bayern Munchen dari Tottenham Hotspur pada 2023. Selama membela klub Jerman itu, ia telah mencetak 156 gol dalam 161 pertandingan dan memecahkan sejumlah rekor Bundesliga.
Bersama Bayern, Kane akhirnya berhasil meraih trofi-trofi kolektif yang sulit didapatkannya selama memperkuat Tottenham.
Ia membantu Die Roten menjuarai Bundesliga pada musim 2024/2025, sebelum meraih gelar liga dan Piala Jerman sekaligus pada musim lalu.
Ballon d'Or Jadi Puncak Perjalanan Kane Bersama Bayern
Perpanjangan kontrak Kane datang setelah pencapaian luar biasa dalam kariernya. Pekan lalu, ia dinobatkan sebagai peraih Ballon d'Or dan menjadi pemain Inggris pertama dalam 25 tahun terakhir yang memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola itu.
Kane juga menjadi pemain dari kompetisi Jerman pertama dalam 30 tahun terakhir yang meraih penghargaan itu.
Produktivitasnya sepanjang musim lalu menjadi salah satu faktor utama keberhasilan tersebut. Ia mencetak total 73 gol untuk Bayern Munchen dan Timnas Inggris.
Setelah bertahun-tahun mengoleksi penghargaan individu tanpa meraih trofi bersama Tottenham, Kane akhirnya merasakan kesuksesan bersama Bayern.
Ia pun menilai keputusannya meninggalkan zona nyaman di Inggris dan mencoba tantangan baru di Jerman merupakan langkah tepat.
"Ketika saya sudah lebih tua nanti, saya akan melihat ke belakang dan mengatakan bahwa ini adalah keputusan yang tepat, keluar dari zona nyaman," kata Kane.
Vincent Kompany Dapat Pujian dari Kane
Dalam kesempatan itu, Kane juga memberikan pujian kepada pelatih Bayern, Vincent Kompany. Ia menyebut mantan bek Manchester City itu sebagai sosok manajer yang luar biasa.
Namun, Kane mengakui Kompany mungkin baru mengetahui kabar penandatanganan kontrak barunya pada Kamis pagi.
Kompany saat ini tengah menjalani pemulihan setelah mengalami sakit yang membuatnya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Bayern Munchen bahkan menerapkan kebijakan untuk tidak melibatkan sang pelatih dalam pembicaraan terkait pekerjaan selama masa pemulihan.
Klub ingin memberikan kesempatan kepada Kompany untuk sepenuhnya berfokus pada proses penyembuhannya.
Sementara itu, Presiden Bayern, Herbert Hainer, menyambut positif keputusan Kane bertahan lebih lama di Allianz Arena.
Menurutnya, kehadiran striker Inggris tersebut telah menjadi bagian penting dalam sejarah klub.
"Apa yang awalnya merupakan transfer besar, seiring berjalannya waktu, telah menjadi babak istimewa dalam sejarah FC Bayern," ujar Hainer.
"Harry Kane memenuhi setiap janji yang ditawarkan sepak bola dan telah mengamankan tempat di hati para penggemar sebagai salah satu figur terbesar dalam olahraga ini pada era kita," lanjutnya.
Peluang Kane Kejar Rekor Gol Liga Inggris Makin Menipis
Keputusan Harry Kane memperpanjang kontrak hingga 2029 juga memunculkan pertanyaan mengenai peluangnya kembali ke Inggris untuk mengejar rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Premier League.
Saat ini, Kane menempati posisi kedua dalam daftar tersebut dengan koleksi 213 gol. Ia masih tertinggal 47 gol dari Alan Shearer, mantan penyerang Blackburn Rovers dan Newcastle United yang memegang rekor dengan 260 gol.
Ketika kontrak barunya bersama Bayern Munchen berakhir, Kane akan berusia 35 tahun. Kondisi itu berpotensi membuat waktunya untuk kembali ke Premier League dan mengejar rekor Shearer semakin terbatas.
Meski demikian, fokus Kane saat ini adalah melanjutkan kesuksesan bersama Bayern dan mewujudkan ambisi menjuarai Liga Champions.
Bayern dijadwalkan menghadapi Mainz dalam lanjutan Bundesliga pada Sabtu (7/11/2026). Kane berpeluang kembali menjadi andalan Die Roten dalam pertandingan tersebut.
Sumber: Asia One