Sukses


Sarri: All English Final di Kompetisi Eropa Bukti Premier League Terbaik di Dunia

Bola.com, Jakarta - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, menyatakan Premier League merupakan kompetisi terbaik di dunia. Klaim tersebut dilontarkan Sarri setelah Chelsea dan Arsenal memastikan All English Final di Liga Europa dengan menyingkirkan lawan masing-masing, Jumat (10/5/2019). 

Keberhasilan Chelsea dan Arsenal tersebut menggenapi dominasi Premier League Inggris yang juga menciptakan All English Final di Liga Champions. Laga puncak Liga Champions mempertemukan Liverpool melawan Tottenham Hotspur. 

Dominasi Inggris tersebut merupakan sejarah bagi di Eropa. Belum pernah ada dalam sejarah keempat finalis di dua kompetisi top Eropa datang dari satu negara.

Sarri menilai keberhasilan empat tim Inggris ke puncak kompetisi Eropa tak didapat dengan mudah. Salah satunya berkat tingginya level kompetisi.

"Bulan lalu, tidak mudah bagi tim Inggris datang dalam kondisi yang baik secara fisik. Kami bermain lebih banyak daripada negara lain. Kami memainkan 61 pertandingan hingga hari ini. Di Italia tim hanya bermain 51 atau 52 pertandingan. Sebanyak 10 laga itu perbedaan besar. Levelnya sangat tinggi di sini," kata Sarri, dikutip Reuters

Sarri mencontohkan persaingan di level kompetisi terendah Inggris seperti Piala Liga saja sangat ketat. 

"Untuk masuk ke final Piala Liga (Februari), kami harus menghadapi Liverpool, Tottenham dan kemudian menghadapi tim yang menurut kami terbaik di Eropa, Manchester City. Saat ini Premier League adalah liga terbaik di Eropa, bahkan dunia," ujarnya.

 

 

2 dari 2 halaman

Kompetisi Belum Rampung

Arsenal memastikan lolos ke final dengan agregat 7-3 atas Valencia dan Chelsea berhasil mengalahkan Eintracht Frankfrut dalam drama adu penalti untuk lolos ke final Liga Europa. Sementara Liverpool dan Tottenham Hotspur berhasil melaju ke final Liga Champions dengan melakukan comeback sensasional.

Liverpool berhasil menyingkirkan Barcelona setelah membantai Barcelona 4-0 di Anfield dan lolos dengan agregat 4-3. Sementara Spurs menyingkirkan tim pembunuh raksasa, Ajax Amsterdam, setelah menang 3-2 pada leg kedua. Agregat kedua tim 3-3, tetapi Spurs unggul dalam produktivitas gol tandang.

Sebelumnya tim Inggris hanya dua kali menciptakan All English Final. Yang pertama, di Piala UEFA 1971-1972 saat Tottenham Hotspur bertemu dengan Wolverhampton Wanderers. Setelah itu final Liga Champions 2007-2008 saat Manchester United bertemu dengan Chelsea.

Arsenal dan Chelsea akan bentrok di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan pada 29 Mei 2019. Sementara Liverpool dan Tottenham Hotspur akan berhadapan di Wanda Metropolitano, Madrid, 1 Juni 2019.

Saat ini, kompetisi Premier League belum rampung sehingga Liverpool, Tottenham Hotspur, Arsenal dan Chelsea masih harus bertanding di tengah fokusnya ke final.

Sumber : Reuters, BBC

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Video Populer

Foto Populer