Malam Magis Liga Champions! Inilah 5 Fakta Mencengangkan yang Tercipta Dini Hari Tadi

Fase liga Liga Champions 2025/2026 resmi berakhir lewat Matchday 8 yang berlangsung luar biasa dramatis.

Bola.com, Jakarta - Fase liga Liga Champions 2025/2026 resmi berakhir lewat Matchday 8 yang berlangsung luar biasa dramatis. Seluruh 36 klub bertanding pada waktu bersamaan, menghadirkan malam penuh ketegangan dengan nasib lolos dan tersingkir ditentukan hingga detik terakhir.

Sejak peluit awal dibunyikan, perubahan posisi di klasemen terjadi silih berganti. Hasil dari satu stadion langsung berdampak pada laga lain, membuat Matchday pamungkas ini menjadi salah satu yang paling kacau dan tak terlupakan dalam sejarah format baru Liga Champions.

Drama terbesar datang dari Portugal. Sporting CP dan Benfica sama-sama menjadi pusat perhatian, mengguncang peta persaingan dan menyeret sejumlah raksasa Eropa ke posisi yang tidak diharapkan.

Pada akhirnya, Matchday 8 benar-benar menghadirkan dua sisi ekstrem Liga Champions, euforia bagi sebagian klub dan patah hati mendalam bagi yang lain.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 6 halaman

Anatoliy Trubin Si Clutch Master

Anatoliy Trubin jadi kiper kelima dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol. Pemain Benfica itu juga penentu keberhasiln timnya lolos ke fase play-off lewat golnya ke gawang Real Madrid.

Adapun empat kiper sebelumnya yang juga pernah mencetak gol adalah Hans-Jorg Butt (4 gol), Sinan Bolat, Vincent Enyeama, dan Ivan Povedel.

 

3 dari 6 halaman

Virgil van Dijk Cetak 3 Assist

Kemenangan Liverpool atas Qarabag FK juga menorehkan sejarah. Virgil van Dijk mampu menyumbangkan tiga assist.

Pemain Belanda itu jadi satu-satunya bek tengah yang berhasil mencatatkan tiga assist dalam satu pertandingan Liga Champions.

 

4 dari 6 halaman

Marcus Rashford Istimewa

Tak cuma satu, tetapi dua sekaligus. Ya, Marcus Rashford menorehkan dua sejarah hanya dalam satu pertandingan.

Rashford jadi pemain Inggris kedua yang berhasil mencetak gol via tendangan bebas di dua klub berbeda (Barcelona dan MU) setelah David Beckham (MU dan Real Madrid).

Selain itu, Rashford juga menjadi pemain pertama Barcelona yang mencetak gol via tendangan bebas setelah kali terakhir dilesakkan Lionel Messi pada 2019, di mana Messi melakukannya ke gawang Liverpool.

 

5 dari 6 halaman

Cole Palmer Sang Super-sub

Cole Palmer jadi pemain Chelsea kedua yang berhasil menyumbangkan dua assist di Liga Champions dalam satu pertandingan dengan status pemain pengganti.

Adapun pemain pertama yang melakukannya untuk Chelsea adalah Nicolas Anelka pada April 2009.

6 dari 6 halaman

Persaingan di Liga Champions

Video Populer

Foto Populer