Pelatih Timnas Malaysia Memuji Komitmen dan Perjuangan Skuadnya saat Kalah dari Vietnam dan Gagal ke Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, memuji ketabahan, ketahanan, dan kebanggaan para pemainnya meskipun kalah menyakitkan dari Vietnam.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, memuji ketabahan, ketahanan, dan kebanggaan para pemainnya meskipun kalah menyakitkan dari Vietnam. Menurutnya, Timnas Malaysia tetap berjuang sekuat tenaga untuk memberi perlawanan terhadap Vietnam, walau hasil akhirnya belum sesuai harapan.

Malaysia kalah dari Vietnam pada laga pamungkas Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027. Harimau Malaya tumbang 1-3 di hadapan pendukung Vietnam di Thien Truong Stadium, Ninh Bình, Selasa (31/3/2026) malam WIB.

Gawang Timnas Malaysia sudah jebol saat laga baru berjalan lima menit, melalui gol Do Duy Manh. Tandukan sang kapten Timnas Vietnam itu meluncur deras ke gawang Timnas Malaysia.

Striker Timnas Vietnam, Nguyen Xuan Son kemudian menunjukkan kelasnya. Pemain kelahiran Brasil itu mampu mencetak brace masing-masing pada menit ke-51 dan 59.

Timnas Malaysia hanya mampu mencetak satu gol hiburan di akhir laga tepatnya di menit ke-76 melalui eksekusi pemain naturalisasi Endrick Dos Santos.

Hasil ini menempatkan Timnas Malaysia sebagai runner-up Grup F dengan nilai 9 dan gagal tampil di putaran final Piala Asia tahun depan di Arab Saudi. Malaysia juga menghadapi serangkaian hukuman FIFA karena skandal pemalsuan dokumen untuk tujuh pemain naturalisasinya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sudah Mati-Matian

"Saya berharap para pendukung Malaysia bangga dengan usaha, komitmen, dan keinginan para pemain karena mereka memberikan penampilan yang kuat dalam pertandingan tandang yang sulit," tuturnya seperti dikutip dari pemberitaan The Star.

"Dari lubuk hati mereka, mereka memberikan segalanya yang mereka bisa," kata Cklamovski.

"Meskipun mereka tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, cara mereka berjuang adalah inspirasi bagi bangsa," tegas pelatih asal Australia.

 

Pujian untuk Vietnam

Malaysia menunjukkan tekad sepanjang pertandingan, berjuang dari awal hingga akhir di depan penonton yang memenuhi Stadion Nam Dinh. Terlepas dari kekalahan dan kebobolan hingga tiga kali, permainan Malaysia diakuinya cukup baik dengan menunjuk peluang yang terbuang.

"Mereka mencetak gol lebih awal dari sepak pojok dengan umpan yang bagus, tetapi saya pikir kami merespons dengan baik," katanya.

"Kami menciptakan momen-momen yang sangat bagus di babak pertama. Jika kami memanfaatkan salah satu peluang itu untuk membuat skor menjadi 1-1, itu bisa mengubah jalannya pertandingan."

“Kami memiliki empat atau lima peluang yang sangat bagus. Inilah momen-momen yang menentukan pertandingan. Pujian untuk Vietnam, mereka memanfaatkan peluang, terutama para pemain Brasil mereka yang bermain sangat baik," jelas Cklamovski.

 

Mental Terganggu

Perjalanan Malaysia menuju Piala Asia 2027 dibayangi kontroversi setelah Konfederasi Sepak Bola Asia memutuskan bahwa mereka menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam dua pertandingan sebelumnya. Tujuh pemain naturalisasi mereka kedapatan bermasalah secara dokumen, dan dinyatakan bersalah.

Alhasil kemenangan Malaysia 2-0 atas Nepal dan 4-0 atas Vietnam harus dianuli. Kedua pertandingan tersebut kemudian dicatat sebagai kekalahan 0-3. Cklamovski mengakui dampak emosional yang dirasakan oleh skuadnya.

"Ada proses penyembuhan yang dibutuhkan. Para pemain adalah manusia dan mereka telah mengalami kehancuran dan kekecewaan," katanya.

"Sekarang ini tentang pemulihan, perjalanan pulang, dan agar para pemain kembali fokus dengan klub mereka sebelum kita berkumpul kembali sebagai tim nasional," tandas Cklamovski.

Usai gagal menembus putaran final Piala Asia 2027, Timnas Malaysia wajib move on untuk mempersiapkan ajang lain di tahun kalender tahun ini, termasuk Piala AFF 2026 (24 Juli-26 Agustus) dan Piala ASEAN FIFA (September).

Sumber: The Star

Video Populer

Foto Populer