Real Madrid Butuh Comeback demi Semifinal Liga Champions, Jude Bellingham: Ini Pertandingan Segalanya

Real Madrid menatap laga leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Bayern Munich.

Bola.com, Jakarta - Gelandang Jude Bellingham menegaskan bahwa Real Madrid harus menganggap laga leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Bayern Munich sebagai pertandingan hidup-mati.

Madrid berada dalam tekanan setelah kalah 1-2 pada leg pertama di Santiago Bernabeu. Situasi ini semakin sulit karena mereka juga tertinggal dalam perburuan gelar liga domestik dan sudah tersingkir dari Copa del Rey.

“Pertandingan besok seperti final bagi kami, ini segalanya atau tidak sama sekali,” ujar Bellingham.

Ia menekankan bahwa setiap kekalahan di Liga Champions selalu terasa seperti bencana bagi klub sebesar Real Madrid, sehingga timnya harus tampil dengan mentalitas maksimal.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Siap Tempur

Pemain asal Inggris itu juga mengakui bahwa kerja sama dirinya dengan dua bintang Madrid lainnya, Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, belum sepenuhnya padu. Salah satu kendalanya adalah kecenderungan keduanya untuk bermain di sisi kiri, yang terkadang membuat pergerakan tim menjadi kurang seimbang.

Meski begitu, Bellingham meminta semua pihak tetap percaya pada kualitas mereka. Ia menilai ada momen-momen di mana kombinasi ketiganya berjalan baik dan membantu tim meraih kemenangan.

Sementara itu, pelatih Madrid Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa timnya tidak membutuhkan keajaiban untuk membalikkan keadaan. Ia justru menyoroti performa gemilang kiper Bayern, Manuel Neuer, pada leg pertama sebagai bukti bahwa Madrid sebenarnya mampu bersaing.

“Klub ini tidak pernah menyerah. Kami hanya perlu menunjukkan karakter dan siapa diri kami sebenarnya,” tegas Arbeloa.

Pertaruhan Harga Diri

Dengan sejarah panjang dan koleksi 15 trofi Liga Champions, Real Madrid kini dituntut membuktikan mental juara mereka saat bertandang ke markas Bayern dalam laga penentuan yang akan menentukan nasib musim mereka.

Hasil buruk di La Liga, termasuk kekalahan dari Mallorca dan imbang kontra Girona, membuat mereka tertinggal jauh dari Barcelona dalam perburuan gelar juara La Liga.

Sejak ditinggal Xabi Alonso, perjalanan Madrid di bawah Arbeloa belum stabil. Tekanan pun terus meningkat, apalagi setelah tersingkir secara mengejutkan di Copa del Rey.

 

Rekor Lawan Tim Jerman

Meski demikian, Real Madrid tetaplah Real Madrid. Klub dengan 15 gelar Liga Champions itu bukan lawan sembarangan, karena dikenal punya mental baja dan kemampuan bangkit di momen krusial.

Menariknya, mereka punya rekor apik melawan tim Jerman. El Real memenangi sembilan duel dua leg terakhir melawan klub Bundesliga dan tak terkalahkan dalam empat kunjungan terakhir ke Allianz Arena.

 

Video Populer

Foto Populer