Andai Bisa Memutar Waktu, Luis Figo Ingin Mengulang 2 Pertandingan Bersejarah Ini

Luis Figo hampir meraih semua gelar saat masih aktif sebagai pemain.

Bola.com, Jakarta - Legenda sepak bola asal Portugal, Luis Figo, memiliki karier yang cemerlang. Ia pernah meraih banyak gelar terutama di level klub saat memperkuat Real Madrid

Bahkan, Luis Figo juga pernah meraih gelar prestisius, Ballon d'Or alias pemain terbaik di dunia. Figo meraih gelar individu yang sangat bergengsi itu pada 2000. 

Bola.com penasaran, setelah menjalani karier yang impresif sebagai pemain, apakah Luis Figo memiliki penyesalan. Apakah ia memiliki harapan untuk mengulang pertandingan yang pernah dijalani di masa lalu. 

"Semua pertandingan yang bisa saya menangkan, saya ingin mengubah hasilnya. Karena, ya, begitulah adanya. Tapi, yah, saya rasa tidak ada yang akan berubah saat ini," ujar Figo menjawab pertanyaan dari Bola.com di Jakarta, Minggu (13/7/2026) malam. 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Final Euro 2004

Ada satu laga yang langsung muncul di benak Luis Figo. Jika benar-benar bisa, laga itu diharapkan Figo untuk bisa diulang yang tentu saja berbuah hasil positif bagi timnya. 

Laga yang dimaksud adalagh final Euro 2004 antara Timnas Portugal melawan Timnas Yunani. Pada laga tersebut, Figo dan kawan-kawan keok 0-1 di kandang sendiri.

"Mungkin, jika saya harus memilih, saya punya banyak pilihan. Karena ini adalah final Euro, tetapi saya rasa bagi saya pertandingan itu menggambarkan apa itu sepak bola. Terkadang sepak bola memberi Anda, terkadang sepak bola mengambil sesuatu Anda," jelas Luis Figo. 

Semifinal Piala Dunia 2006

Satu laga lagi yang diharapkan Luis Figo bisa diulang adalah laga semifinal Piala Dunia 2006. Diketahui, saat itu tim yang diperkuat Figo kalah dari Timnas Prancis. 

"Mungkin semifinal melawan Prancis di Piala Dunia 2006. Saya rasa jika saya memiliki kesempatan untuk mengubah hasilnya, saya akan mengubahnya. Dan itu memberi saya kemungkinan untuk berada di final dan bermain di final Piala Dunia," tandas eks pemain Barcelona, Real Madrid, dan Inter Milan itu. 

Video Populer

Foto Populer