KNVB Tunjuk Xavi Hernandez Latih Belanda Hingga 2030, Gantikan Koeman

Xavi Hernandez resmi melatih Timnas Belanda dengan kontrak empat tahun hingga Piala Dunia 2030, menggantikan Ronald Koeman usai tersingkir di 32 besar.

Bola.com, Jakarta - KNVB resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih kepala tim nasional putra Belanda pada Rabu, 12 Agustus 2026. Penunjukan ini menegaskan arah baru Tim Oranye pasca-Piala Dunia 2026.

Kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun memastikan Xavi akan mendampingi Belanda hingga Piala Dunia FIFA 2030, termasuk melalui kualifikasi dan putaran final Euro 2028.

Pelatih asal Spanyol berusia 46 tahun itu menggantikan Ronald Koeman, yang mundur setelah langkah Belanda terhenti di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Secara historis, Xavi menjadi pelatih asing pertama yang menangani Belanda sejak Ernst Happel asal Austria pada 1978.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Mandat Hingga Piala Dunia 2030

Federasi Sepak Bola Belanda mengikat Xavi Hernandez dengan kontrak empat tahun. Mandat panjang ini memberinya kesempatan membangun proyek berkelanjutan yang mencakup Euro 2028 hingga Piala Dunia 2030.

Perubahan di kursi pelatih terjadi setelah Belanda tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim Oranye kalah dari Maroko lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 pada 29 Juni 2026.

Penunjukan ini juga menandai momen penting: untuk pertama kalinya sejak era Ernst Happel pada 1978, Belanda kembali dipimpin pelatih asing.

Xavi, 46 tahun, datang dengan mandat jelas dari KNVB untuk membawa Tim Oranye kembali kompetitif di turnamen besar berikutnya.

Alasan KNVB dan Kesesuaian Filosofi

KNVB memilih Xavi Hernandez berbekal pengalamannya mengembangkan pemain muda serta pemahamannya yang mendalam tentang sepak bola internasional di level tertinggi.

Xavi menyatakan penunjukan ini merupakan kehormatan besar. Ia merasa terhubung dengan filosofi "Total Football" yang lekat dengan sepak bola Belanda, dipengaruhi oleh sosok Johan Cruyff dan Rinus Michels.

Direktur Profesional Sepak Bola KNVB, Marianne van Leeuwen, menilai Xavi memahami apa yang diperlukan untuk sukses di level tertinggi dan membawa pengalaman tersebut selaras dengan ambisi federasi.

Direktur Sepak Bola Elit KNVB, Nigel de Jong, menegaskan visi Xavi soal "sepak bola dominan dan menyerang" sangat sejalan dengan gaya bermain yang ingin diusung Tim Oranye.

Rekam Jejak Xavi di Klub

Sebelum menukangi Belanda, Xavi dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang masa, dengan visi permainan dan kemampuan mengatur tempo yang menonjol.

Karier kepelatihannya dimulai di Al Sadd pada 2019–2021, sebelum memimpin Barcelona pada 2021–2024. Bersama Barcelona, ia mempersembahkan gelar La Liga pada 2023.

Xavi tidak menangani tim mana pun sejak berpisah dengan Barcelona pada Mei 2024, hingga akhirnya menerima tawaran KNVB.

Menariknya, ini adalah kali kedua Xavi menggantikan posisi Ronald Koeman. Ia juga mengambil alih kursi Koeman di Barcelona pada musim 2021/2022.

Debut Kontra Jerman dan Susunan Staf

Ujian perdana Xavi bersama Timnas Belanda akan hadir pada 24 September. Tim Oranye dijadwalkan menghadapi rival abadi, Jerman.

Untuk komposisi staf, nama Patrick Kluivert disebut-sebut berpeluang besar untuk bergabung dalam tim kepelatihan Xavi.

Laga melawan Jerman menjadi ajang awal untuk melihat bagaimana penerapan ide Xavi di level internasional, sekaligus momentum membangun fondasi menuju Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer