Fenomenal! Klub Super Kaya Malaysia Johor Darul Ta'zim Pecahkan Rekor Dunia dengan 109 Laga Tidak Terkalahkan

Klub Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta'zim atau JDT, memecahkan rekor dunia sebagai klub yang paling lama tidak terkalahkan di kompetisi domestik.

Bola.com, Johor Bahru - Klub Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta'zim atau JDT, memecahkan rekor dunia sebagai klub yang paling lama tidak terkalahkan di kompetisi domestik setelah membantai Kuching City 3-0 dalam Piala Sultan Haji Ahmad Shah 2026 alias Malaysian Charity Shield di Sultan Ibrahim Stadium, Johor Bahru, Jumat (21-8-2026).

JDT telah mencatatkan 109 laga Liga Malaysia tanpa kekalahan. Tim berjuluk Harimau Selatan itu melewati pencapaian ASEC Mimosas dari Pantai Gading yang sebelumnya tidak kalah dalam 108 partai.

ASEC Mimosas membukukan rekor tersebut dalam periode 1989 hingga 1994 sebelum dilewati JDT, lebih dari tiga dekade berselang.

JDT sebenarnya sudah menyamai rekor ASEC Mimosas pada pertandingan terakhir musim lalu ketika menghancurkan Kelantan The Real Warriors 14-1.

Hasil tersebut sekaligus memastikan Harimau Selatan meraih gelar Liga Super Malaysia untuk ke-12 kalinya secara beruntun.

Rekor 109 pertandingan tanpa kekalahan JDT itu telah berlangsung sejak 2021.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dominasi JDT

Kesuksesan JDT tidak hanya terlihat dari rekor pertandingan tanpa kekalahan, tetapi juga dari dominasi di kompetisi domestik Malaysia.

Harimau Selatan bahkan telah meraih empat quadruple secara beruntun dan kini memiliki rentetan gelar terpanjang yang masih aktif di sepak bola dunia.

Transformasi JDT tidak terlepas dari peran Tunku Ismail Idris, Putra Mahkota Johor sekaligus pemilik klub, yang mulai terlibat dalam sepak bola Johor pada 2012.

Satu di antara perubahan penting yang dilakukan saat itu adalah menyatukan sejumlah klub di negara bagian Johor menjadi satu klub bernama Johor Darul Ta'zim.

Setelah perubahan tersebut, JDT mulai aktif mendatangkan pemain dengan nama besar, termasuk mantan penyerang Timnas Spanyol, Dani Guiza, pada 2012 dan eks gelandang Timnas Argentina, Pablo Aimar, pada 2013.

Setahun berselang, Harimau Selatan meraih gelar Liga Super Malaysia untuk pertama kalinya dan sejak saat itu tidak pernah kehilangan trofi liga.

Peran TMJ

TMJ, panggilan Tunku Ismail, meningkatkan keterlibatannya dengan menjadi pemegang saham mayoritas JDT pada 2016 serta mendorong pembangunan infrastruktur.

Harimau Selatan lalu mendirikan Sultan Ibrahim Stadium yang memiliki kapasitas 40.000 penonton dan juga menyiapkan kompleks latihan seluas 39 hektare yang terinspirasi fasilitas milik Real Madrid.

Kekuatan JDT di pasar transfer juga menjadi bagian dari perkembangan dalam satu dekade terakhir.

Harimau Selatan mendatangkan sejumlah pemain Malaysia terbaik sekaligus pemain asing berprofil tinggi, sementara tahun ini, memperkuat struktur manajemen dengan menunjuk mantan pemain Liverpool dan Timnas Spanyol, Luis Garcia, sebagai CEO.

Prestasi JDT telah menembus turnamen antarkkub Asia setelah menjadi klub Asia Tenggara pertama sekaligus satu-satunya yang berhasil menjuarai Piala AFC pada 2015.

Dalam beberapa musim terakhir, Harimau Selatan berkembang di AFC Champions League (ACL) Elite dan untuk pertama kalinya mencapai perempat final pada musim lalu sebelum kalah 1-2 dari Al Ahli yang berakhir sebagai juara.

Video Populer

Foto Populer