Davide Frattesi Ungkap Rahasia Golnya untuk Italia dan Aksi Unik Michael Kayode

Timnas Italia tampil luar biasa dalam pertandingan UEFA Nations League yang digelar pada Selasa (29/9/2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Davide Frattesi mengaku sudah terlalu lama menunggu untuk kembali mencetak gol bagi Timnas Italia. Gelandang Lazio itu akhirnya mengakhiri paceklik gol bersama Gli Azzurri saat membantu timnya menang telak 4-1 atas Turki.

Timnas Italia tampil luar biasa dalam pertandingan UEFA Nations League yang digelar pada Selasa (29/9/2026) dini hari WIB.

Mereka melakukan delapan perubahan dari tim yang kalah 0-2 dari Belgia pada Jumat sebelumnya, tetapi justru menunjukkan permainan yang jauh lebih meyakinkan.

Alessandro Bastoni, Frattesi, Michael Kayode, dan Francesco Pio Esposito menjadi pencetak gol Italia dalam kemenangan di Bursa tersebut.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Frattesi Akhiri Paceklik Gol Bersama Italia

Frattesi mengaku sangat senang bisa kembali mencetak gol untuk Italia. Gol itu merupakan gol kesembilannya bersama Gli Azzurri sekaligus yang pertama sejak Oktober 2024 ketika Italia juga menang 4-1 atas Israel.

"Saya benar-benar menginginkan ini karena sudah terlalu lama saya tidak mencetak gol untuk Italia," ujar Frattesi kepada Sky Sport Italia.

Kemenangan atas Turki juga dianggap penting karena Italia membutuhkan respons setelah kekalahan dari Belgia.

"Kami perlu memberikan respons konkret terhadap kekalahan dari Belgia dan memulai kembali era baru yang semoga bisa memberi banyak kepuasan kepada para penggemar Italia," lanjutnya.

Frattesi Sedang Tampil Tajam Bersama Lazio

Performa Frattesi bersama Italia tidak terlepas dari awal musim yang cukup positif di level klub. Setelah meninggalkan Inter Milan karena frustrasi dengan minimnya kesempatan bermain, sang gelandang kini menjadi bagian penting Lazio.

Frattesi sudah mencetak tiga gol dalam lima laga Serie A musim ini. Ia menilai kesempatan bermain secara reguler menjadi kunci agar bisa memberikan kontribusi maksimal untuk Italia.

"Menjadi penentu di sini hanya bisa terjadi jika pertama-tama saya tampil menentukan bersama klub dan, yang terpenting, bermain secara reguler," kata Frattesi.

"Itulah tujuan saya. Saya sangat termotivasi dan memiliki api yang menyala dalam diri saya setelah apa yang terjadi musim lalu. Saya akan membawa itu dalam diri saya untuk waktu yang lama."

Frattesi pun berharap ketajamannya terus berlanjut.

"Saya berharap bisa berkontribusi untuk tim dengan lebih banyak gol, tetapi saya tidak menyangka musim ini akan dimulai dengan sangat baik," ujarnya.

Gol Frattesi Ternyata Sudah Direncanakan

Gol Frattesi melawan Turki bukan sepenuhnya kebetulan. Sang gelandang mengungkapkan pelatih Italia sudah mengingatkannya untuk berada di posisi yang tepat guna menyambar bola muntah.

Italia bermain dengan kombinasi umpan satu sentuhan yang cepat. Frattesi kemudian bergerak masuk ke kotak penalti dan siap memanfaatkan bola hasil penyelamatan kiper Turki dari tembakan Kayode.

"Pelatih sudah mengatakan kepada saya, pastikan kamu siap untuk bola muntah!" ungkap Frattesi.

"Saya sudah tahu bahwa ketika pelatih memberikan saran kepada Anda, itu tidak pernah tanpa alasan. Selalu ada alasan yang bagus."

Pergerakan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Frattesi berada di posisi yang tepat dan dengan mudah menyambar bola muntah untuk membawa Italia semakin menjauh dari Turki.

Frattesi Bingung Lihat Kayode Bawa Handuk

Selain gol dan permainan kolektif Italia, Frattesi juga dibuat penasaran dengan aksi debutan Michael Kayode.

Bek Brentford tersebut dikenal memiliki kemampuan melakukan lemparan ke dalam yang sangat jauh.

Senjata itu sudah menjadi salah satu taktik Brentford di Premier League dan kembali digunakan Italia saat menghadapi Turki.

Namun, kondisi hujan deras dan lapangan berlumpur membuat Kayode harus melakukan persiapan ekstra.

Ia bahkan terlihat membawa handuk ke pinggir lapangan untuk mengeringkan bola sebelum melakukan lemparan ke dalam.

Frattesi mengaku sempat kebingungan ketika melihat aksi tersebut.

"Saya benar-benar bingung ketika melihat dia membawa handuk di pinggir lapangan... Apa yang sedang dia lakukan?" ujar Frattesi sambil tertawa.

"Tetapi itu adalah taktik yang bagus!"

Kehadiran Kayode memberikan warna baru bagi permainan Italia. Debutnya semakin sempurna setelah ia ikut berkontribusi dalam gol Frattesi sebelum kemudian mencetak golnya sendiri.

Sumber: Football Italia

Video Populer

Foto Populer