Son Heung-min Pecahkan Rekor Cha Bum-kun, Kini Jadi Raja Gol Timnas Korea Selatan

Son Heung-min resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Korea Selatan dengan torehan gol ke-59 miliknya.

Bola.com, Jakarta - Son Heung-min menorehkan sejarah baru bersama Timnas Korea Selatan.

Penyerang berusia 34 tahun itu kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di sepak bola putra Korea Selatan setelah mencetak gol ke-59 saat menghadapi Uzbekistan dalam laga persahabatan, Selasa kemarin.

Son Heung-min mencetak gol melalui tendangan bebas ketika pertandingan baru berjalan enam menit di Stadion Yongin Mireu, Yongin, sekitar 40 kilometer di selatan Seoul.

Gol itu membuat Son Heung-min melewati catatan Cha Bum-kun. Ia sebelumnya menyamai rekor legenda Korea Selatan itu lewat gol saat menghadapi Uruguay, Senin lalu.

Son hanya membutuhkan dua pertandingan setelah menyamai catatan Cha Bum-kun untuk menciptakan rekor baru.

Selain menjadi pencetak gol terbanyak, Son juga sudah berstatus pemain putra dengan jumlah penampilan terbanyak untuk Korea Selatan, yakni 151 kali.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sumbang Gol dan Beri Kemenangan

Son masih mendapat dua kesempatan lain melalui tendangan bebas dalam pertandingan melawan Uzbekistan. Salah satunya pada menit ke-48 memaksa kiper Abduvohid Nematov melakukan penyelamatan sulit.

Son kemudian ditarik keluar pada menit ke-71. Korea Selatan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0 tanpa kebobolan.

Setelah pertandingan, Son mengaku emosional ketika mengingat perjalanan yang membawanya hingga mencatatkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak Timnas Korea Selatan.

"Saya tidak pernah menganggap posisi saya di tim nasional sebagai sesuatu yang bisa saya dapatkan begitu saja. Saya bisa mencetak begitu banyak gol berkat rekan-rekan setim dan para pelatih, tetapi yang paling utama, saya berutang kepada para penggemar atas dukungan mereka yang tak pernah berhenti," ujar Son, dikutip dari Yonhap.

"Bukan hanya gol yang penting. Setiap momen yang saya habiskan bersama tim nasional sangat berharga. Saya tidak tahu sampai kapan saya masih bisa melakukan ini. Namun, setiap kali mengenakan jersey tim nasional, saya akan memberikan yang terbaik dan membuat para penggemar bangga," lanjutnya.

Lebih Bahagia dengan Kemenangan

Son mengaku pencapaian individunya bukan hal yang paling membuatnya senang pada pertandingan melawan Uzbekistan. Ia justru lebih puas melihat Korea Selatan mencetak dua gol dan mampu menjaga gawang tetap bersih.

"Ini hari yang luar biasa. Kami mencetak dua gol dan tidak kebobolan. Saya paling senang dengan hal itu," kata Son.

Ia juga menyebut periode terakhir cukup menguras fisik karena Korea Selatan menjalani empat pertandingan dalam beberapa pekan. Meski begitu, Son menikmati kesempatan tampil dalam empat laga beruntun di kandang.

"Ada kalanya kami mengecewakan para penggemar, tetapi saya senang bisa mengakhirinya dengan kemenangan," ujar Son.

Tak Terbebani Rekor Cha Bum-kun

Son mengaku merasa sangat terhormat karena berhasil mencatatkan rekor baru. Namun, ia menegaskan tidak pernah merasa terbebani dalam upayanya melewati catatan Cha Bum-kun.

"Rekor akan mengikuti dengan sendirinya ketika Anda bermain bagus di lapangan, dan sepanjang perjalanan, saya selalu mendapat bantuan luar biasa dari rekan-rekan setim," ucapnya.

Ketika ditanya berapa lama ia ingin mempertahankan rekor itu, Son justru berharap catatannya segera dipecahkan.

"Saya hanya orang biasa dan sekarang memiliki rekor ini. Saya berharap ada pemain yang jauh lebih baik yang bisa memecahkannya dalam waktu dekat," kata Son.

Son juga memberikan penghormatan kepada Cha Bum-kun. Menurutnya, Cha merupakan sosok luar biasa sehingga dirinya merasa terhormat bisa disejajarkan dengan sang legenda.

"Cha Bum-kun selalu menjadi sosok yang luar biasa. Merupakan kehormatan besar bisa berada dalam kelompok yang sama dengannya. Saya bahkan merasa tidak enak nama saya disebut bersamanya. Karena itu, saya merasa harus bermain lebih baik lagi," tutur legenda Tottenham Hotspur tersebut.

Empat Piala Dunia

Son menjalani debut internasional bersama Korea Selatan pada 30 Desember 2010 saat menghadapi Suriah.

Ia kemudian mencetak gol pertamanya untuk tim nasional ketika melawan India pada 18 Januari 2011 di Piala Asia.

Sejak itu, Son telah memperkuat Korea Selatan di Piala Dunia 2014, 2018, 2022, dan 2026. Ia juga tampil dalam Piala Asia 2011, 2015, 2019, dan 2023.

 

Sumber: Yonhap

Video Populer

Foto Populer